<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Danantara Dikabarkan Beli Saham GoTo di Tengah Isu Merger dengan Grab, Apa Untungnya?</title><description>Danantara dalam rencana akuisisi GoTo oleh Grab menandai fase baru peran negara dalam menjaga kedaulatan digital.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/320/3145748/danantara-dikabarkan-beli-saham-goto-di-tengah-isu-merger-dengan-grab-apa-untungnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/320/3145748/danantara-dikabarkan-beli-saham-goto-di-tengah-isu-merger-dengan-grab-apa-untungnya"/><item><title>Danantara Dikabarkan Beli Saham GoTo di Tengah Isu Merger dengan Grab, Apa Untungnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/320/3145748/danantara-dikabarkan-beli-saham-goto-di-tengah-isu-merger-dengan-grab-apa-untungnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/09/320/3145748/danantara-dikabarkan-beli-saham-goto-di-tengah-isu-merger-dengan-grab-apa-untungnya</guid><pubDate>Senin 09 Juni 2025 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/09/320/3145748/bp_danantara-Jdln_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danantara Dikabarkan Beli Saham GoTo di Tengah Isu Merger dengan Grab, Apa Untungnya?</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/09/320/3145748/bp_danantara-Jdln_large.jpg</image><title>Danantara Dikabarkan Beli Saham GoTo di Tengah Isu Merger dengan Grab, Apa Untungnya?</title></images><description>JAKARTA - Kabar keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam rencana akuisisi GoTo oleh Grab menandai fase baru peran negara dalam menjaga kedaulatan digital.&#13;
&#13;
Danantara tengah menjajaki pembelian saham minoritas dari entitas gabungan Grab-GoTo dengan nilai yang diperkirakan mencapai USD7 miliar, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.&#13;
&#13;
Jika benar rencana ini terealisasi, maka transaksi ini akan menandakan bahwa negara tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pemain aktif dalam ekosistem teknologi digital.&#13;
&#13;
Hingga saat ini ekosistem dua pemain terbesar di sektor layanan on-demand Asia Tenggara tersebut, telah menciptakan entitas yang melayani puluhan juta pelanggan, menghubungkan jutaan UMKM, dan mempekerjakan sekitar 4 juta mitra driver dan kurir di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, keterlibatan Danantara sangat relevan dalam konteks ini dan memiliki peluang pengembangan yang efektif untuk sektor sub-ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ekosistem ini secara efektif menghubungkan puluhan juta pelaku ekonomi, dari mulai ojek, taksi, kurir, hingga sistem pembayaran, dengan peluang pengembangan ke depan yang sangat luas untuk sub-sektor ekonomi lainnya,&amp;quot; katanya di Jakarta, Senin (9/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto menambahkan langkah Danantara tidak bisa dilepaskan dari keprihatinan terhadap potensi dominasi asing. Dia menyatakan bahwa jika terjadi merger, kepentingan nasional harus mempunyai suara mayoritas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika merger benar-benar terjadi, maka kepentingan nasional harus mempunyai suara mayoritas, jangan sampai ekosistem yang teramat penting ini dikuasai oleh asing,&amp;rdquo; tambahnya&#13;
&#13;
Dia berharap keterlibatan Danantara bisa menjadi sebuah solusi realistis untuk melindungi kepentingan publik, di tengah kekhawatiran atas hilangnya kendali nasional atas perusahaan teknologi strategis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam konteks ini, keterlibatan Pemerintah melalui Danantara sebagai pemegang saham merupakan langkah paling praktis untuk memastikan kepentingan Pemerintah dan rakyat terfasilitasi,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Wijayanto menekankan pentingnya momentum untuk masuk ke dalam struktur kepemilikan sebelum merger difinalisasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masuk sebelum merger akan &amp;nbsp;memberikan keuntungan bagi Danantara dalam bentuk valuasi yang lebih rendah, sehingga return yang didapatkan akan jauh lebih tinggi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kabar keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam rencana akuisisi GoTo oleh Grab menandai fase baru peran negara dalam menjaga kedaulatan digital.&#13;
&#13;
Danantara tengah menjajaki pembelian saham minoritas dari entitas gabungan Grab-GoTo dengan nilai yang diperkirakan mencapai USD7 miliar, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.&#13;
&#13;
Jika benar rencana ini terealisasi, maka transaksi ini akan menandakan bahwa negara tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pemain aktif dalam ekosistem teknologi digital.&#13;
&#13;
Hingga saat ini ekosistem dua pemain terbesar di sektor layanan on-demand Asia Tenggara tersebut, telah menciptakan entitas yang melayani puluhan juta pelanggan, menghubungkan jutaan UMKM, dan mempekerjakan sekitar 4 juta mitra driver dan kurir di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, keterlibatan Danantara sangat relevan dalam konteks ini dan memiliki peluang pengembangan yang efektif untuk sektor sub-ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ekosistem ini secara efektif menghubungkan puluhan juta pelaku ekonomi, dari mulai ojek, taksi, kurir, hingga sistem pembayaran, dengan peluang pengembangan ke depan yang sangat luas untuk sub-sektor ekonomi lainnya,&amp;quot; katanya di Jakarta, Senin (9/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wijayanto menambahkan langkah Danantara tidak bisa dilepaskan dari keprihatinan terhadap potensi dominasi asing. Dia menyatakan bahwa jika terjadi merger, kepentingan nasional harus mempunyai suara mayoritas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika merger benar-benar terjadi, maka kepentingan nasional harus mempunyai suara mayoritas, jangan sampai ekosistem yang teramat penting ini dikuasai oleh asing,&amp;rdquo; tambahnya&#13;
&#13;
Dia berharap keterlibatan Danantara bisa menjadi sebuah solusi realistis untuk melindungi kepentingan publik, di tengah kekhawatiran atas hilangnya kendali nasional atas perusahaan teknologi strategis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam konteks ini, keterlibatan Pemerintah melalui Danantara sebagai pemegang saham merupakan langkah paling praktis untuk memastikan kepentingan Pemerintah dan rakyat terfasilitasi,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Wijayanto menekankan pentingnya momentum untuk masuk ke dalam struktur kepemilikan sebelum merger difinalisasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masuk sebelum merger akan &amp;nbsp;memberikan keuntungan bagi Danantara dalam bentuk valuasi yang lebih rendah, sehingga return yang didapatkan akan jauh lebih tinggi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
