<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Harta Kekayaan Anak Buah Bahlil yang Jadi Komisaris di Tambang Nikel Raja Ampat</title><description>Lana Saria menjadi sorotan karena menjadi Komisaris PT GAG Nikel, perusahaan tambang yang disoroti karena beroperasi di Raja Ampat&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/10/320/3145985/intip-harta-kekayaan-anak-buah-bahlil-yang-jadi-komisaris-di-tambang-nikel-raja-ampat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/10/320/3145985/intip-harta-kekayaan-anak-buah-bahlil-yang-jadi-komisaris-di-tambang-nikel-raja-ampat"/><item><title>Intip Harta Kekayaan Anak Buah Bahlil yang Jadi Komisaris di Tambang Nikel Raja Ampat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/10/320/3145985/intip-harta-kekayaan-anak-buah-bahlil-yang-jadi-komisaris-di-tambang-nikel-raja-ampat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/10/320/3145985/intip-harta-kekayaan-anak-buah-bahlil-yang-jadi-komisaris-di-tambang-nikel-raja-ampat</guid><pubDate>Selasa 10 Juni 2025 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/10/320/3145985/rupiah-iC5f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kekayaan Lana Saria menjadi sorotan karena menjadi Komisaris PT GAG Nikel. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/10/320/3145985/rupiah-iC5f_large.jpg</image><title>Kekayaan Lana Saria menjadi sorotan karena menjadi Komisaris PT GAG Nikel. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM Lana Saria menjadi sorotan karena menjadi Komisaris PT GAG Nikel, perusahaan tambang yang disoroti karena beroperasi di Raja Ampat. Operasi tambang tersebut kini dihentikan sementara oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lana Saria lama berkarier di Ditjen Minerba sejak 1998. Dirinya diketahui memiliki harta Rp6.317.581.771 berdasarkan data LHKPN, Selasa (10/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap harta dan kekayaan Lana Saria:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
A. Tanah dan Bangunan sebesar Rp4.125.800.000.&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan seluas 162 m&amp;sup2; / 110 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp1.550.000.000.&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan seluas 162 m&amp;sup2; / 110 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp 1.550.000.000.&#13;
&#13;
Tanah seluas 190 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp661.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.250 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp45.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.500 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp54.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.250 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp45.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.600 m&amp;sup2; di Kabupaten Sukabumi, hasil sendiri sebesar Rp76.800.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 3.000 m&amp;sup2; di Kabupaten Sukabumi, hasil sendiri sebesar Rp144.000.000&#13;
&#13;
B. Alat Transportasi dan Mesin sebesar Rp257.000.000&#13;
&#13;
Mobil Toyota Rush tahun 2020, hasil sendiri sebesar Rp220.000.000&#13;
&#13;
Motor Honda PCX 160 tahun 2023, hasil sendiri sebesar Rp37.000.000&#13;
&#13;
C. Kas dan Setara Kas sebesar Rp1.934.781.771&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Profil Lana Saria&#13;
&#13;
Dirinya masuk Ditjen Minerba sebagai Inspektur Tambang, Lana menghabiskan perjalanan karir di Direktorat Teknik dan Lingkungan Minerba.&#13;
&#13;
Hingga pada 2020, Lana diamanahkan sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba, lalu di tahun 2022 diamanahkan untuk mengurusi batubara sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan&#13;
Batubara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di bulan Maret 2024, Lana dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam namun tetap ditugaskan untuk membantu sebagai Plt. Direktur.&#13;
&#13;
Lulusan SMAN 70 Bulungan Jakarta ini menamatkan pendidikan sarjana biologi di Universitas Nasional Jakarta (1995). Kemudian Lana menamatkan pendidikan magister Ilmu Lingkungan di Universitas&#13;
Indonesia (2001) dan menamatkan pendidikan doktoral Urban and Enviromental Engineering di Kyushu University, Jepang (2006).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM Lana Saria menjadi sorotan karena menjadi Komisaris PT GAG Nikel, perusahaan tambang yang disoroti karena beroperasi di Raja Ampat. Operasi tambang tersebut kini dihentikan sementara oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lana Saria lama berkarier di Ditjen Minerba sejak 1998. Dirinya diketahui memiliki harta Rp6.317.581.771 berdasarkan data LHKPN, Selasa (10/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap harta dan kekayaan Lana Saria:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
A. Tanah dan Bangunan sebesar Rp4.125.800.000.&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan seluas 162 m&amp;sup2; / 110 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp1.550.000.000.&#13;
&#13;
Tanah dan bangunan seluas 162 m&amp;sup2; / 110 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp 1.550.000.000.&#13;
&#13;
Tanah seluas 190 m&amp;sup2; di Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri sebesar Rp661.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.250 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp45.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.500 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp54.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.250 m&amp;sup2; di Kabupaten Bogor, hasil sendiri sebesar Rp45.000.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 1.600 m&amp;sup2; di Kabupaten Sukabumi, hasil sendiri sebesar Rp76.800.000&#13;
&#13;
Tanah seluas 3.000 m&amp;sup2; di Kabupaten Sukabumi, hasil sendiri sebesar Rp144.000.000&#13;
&#13;
B. Alat Transportasi dan Mesin sebesar Rp257.000.000&#13;
&#13;
Mobil Toyota Rush tahun 2020, hasil sendiri sebesar Rp220.000.000&#13;
&#13;
Motor Honda PCX 160 tahun 2023, hasil sendiri sebesar Rp37.000.000&#13;
&#13;
C. Kas dan Setara Kas sebesar Rp1.934.781.771&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Profil Lana Saria&#13;
&#13;
Dirinya masuk Ditjen Minerba sebagai Inspektur Tambang, Lana menghabiskan perjalanan karir di Direktorat Teknik dan Lingkungan Minerba.&#13;
&#13;
Hingga pada 2020, Lana diamanahkan sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba, lalu di tahun 2022 diamanahkan untuk mengurusi batubara sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan&#13;
Batubara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di bulan Maret 2024, Lana dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam namun tetap ditugaskan untuk membantu sebagai Plt. Direktur.&#13;
&#13;
Lulusan SMAN 70 Bulungan Jakarta ini menamatkan pendidikan sarjana biologi di Universitas Nasional Jakarta (1995). Kemudian Lana menamatkan pendidikan magister Ilmu Lingkungan di Universitas&#13;
Indonesia (2001) dan menamatkan pendidikan doktoral Urban and Enviromental Engineering di Kyushu University, Jepang (2006).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
