<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji dan Tunjangan Hakim di Indonesia Sebelum Naik hingga 280 Persen</title><description>Gaji dan tunjangan hakim di Indonesia menarik diketahui. Jika ingin menjadi hakim perlu bersekolah minimal lulusan S1 Hukum.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/14/320/3147182/gaji-dan-tunjangan-hakim-di-indonesia-sebelum-naik-hingga-280-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/14/320/3147182/gaji-dan-tunjangan-hakim-di-indonesia-sebelum-naik-hingga-280-persen"/><item><title>Gaji dan Tunjangan Hakim di Indonesia Sebelum Naik hingga 280 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/14/320/3147182/gaji-dan-tunjangan-hakim-di-indonesia-sebelum-naik-hingga-280-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/14/320/3147182/gaji-dan-tunjangan-hakim-di-indonesia-sebelum-naik-hingga-280-persen</guid><pubDate>Sabtu 14 Juni 2025 00:16 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Widiarko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/14/320/3147182/gaji_hakim_naik-8W0r_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji Hakim Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/14/320/3147182/gaji_hakim_naik-8W0r_large.jpeg</image><title>Gaji Hakim Naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gaji dan tunjangan hakim di Indonesia menarik diketahui.&amp;nbsp;Jika ingin menjadi hakim&amp;nbsp;perlu bersekolah minimal lulusan S1 Hukum, S1 Syariah (untuk hakim agama), atau S1 Hukum Tata Negara (untuk TUN) dari perguruan tinggi terakreditasi.&#13;
&#13;
Profesi hakim di Indonesia dapat dianggap menjanjikan, terutama dalam hal prestise, stabilitas, dan penghasilan, tetapi juga memiliki tantangan dan tanggung jawab besar. Putusan hakim menyangkut hidup orang lain, harta, dan keadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Harus bebas dari pengaruh politik atau tekanan luar. Kesalahan bisa berdampak serius pada banyak pihak dan karier.&#13;
&#13;
Okezone telah merangkum gaji dan tunjangan hakim di Indonesia, sebagai berikut.&#13;
&#13;
1. Gaji dan Tunjangan Hakim di Indonesia&#13;
&#13;
Berdasarkan PP No. 94 Tahun 2012 (lama), berikut nilai riil sebelum penyesuaian:&#13;
&#13;
Golongan IIIA (masa kerja 0 tahun): Rp2.064.100&#13;
Golongan IIID / golongan IVe (masa kerja maxim): ~Rp4.294.100 &amp;ndash; Rp4.978.000&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan PP No. 44 Tahun 2024, gaji pokok meningkat menjadi:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Golongan IIIA: Rp2.785.700 (+35 persen)&#13;
Golongan IIID: Rp5.185.700&#13;
Golongan IVa: Rp3.287.000&#13;
Golongan IVe: Rp6.373.000&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Persentase kenaikan ini menghadirkan lonjakan hingga ~50 persen pada gaji pokok golongan terendah, dan sekitar 28 persen di golongan tertinggi.&#13;
&#13;
Tunjangan jabatan bervariasi berdasarkan kelas dan jenjang pengadilan (kelas II, 1B, 1A, dsb.):&#13;
&#13;
Contoh di Pengadilan Kelas II:&#13;
&#13;
Ketua: Rp17,5 juta&#13;
Wakil Ketua: Rp15,9 juta&#13;
Hakim Utama: Rp14,6 juta&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pengadilan Kelas 1B / 1A:&#13;
&#13;
Ketua: Rp20,2 &amp;ndash; 23,4 juta&#13;
Wakil Ketua: Rp18,4 &amp;ndash; 21,3 juta&#13;
Hakim Utama: Rp17,2 &amp;ndash; 20,3 juta&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan zona wilayah tugas, berikut tabel rinciannya, Jumat (14/6/2025):&#13;
&#13;
Zona&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lokasi Tunjangan Kemahalan&#13;
Zona 1&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;DKI dan Jawa (umum)&#13;
Zona 2&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp1.350.000&#13;
Zona 3&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Papua, Maluku, dll.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp2.400.000&#13;
Zona 3 Khusus&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Halmahera, Wamena, Tahuna&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp10.000.000&#13;
&#13;
Total Paket&amp;mdash;Sebelum &amp;amp; Sesudah&#13;
&#13;
Sebelum: gaji pokok Rp2&amp;ndash;5 juta + tunjangan jabatan Rp8&amp;ndash;40 juta + tunjangan kemahalan = total rata-rata Rp20&amp;ndash;50 juta.&#13;
&#13;
2. Sesudah Naik Gaji&#13;
&#13;
Sesudah kenaikan: gaji pokok naik hingga Rp6,3 juta, tunjangan tetap nominal (zona/fungsi), tapi total paket bisa meningkat hingga hampir 280 persen di golongan paling rendah/pejabat pengadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gaji pokok naik signifikan sekitar 30&amp;ndash;50 persen. Tunjangan jabatan dan kemahalan tidak berubah, tetapi nilai total kini lebih besar secara proporsional bagi golongan bawah.&#13;
&#13;
Total remunerasinya (gaji pokok + tunjangan) bisa mencapai peningkatan mendekati 200&amp;ndash;280 &amp;nbsp;persen, tergantung kelas dan zona.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Inilah dasar klaim naik hingga 280 persen bukan hanya gaji pokok, tetapi total paket pendapatan hakim mengalami peningkatan signifikan dibanding sebelum 2024.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gaji dan tunjangan hakim di Indonesia menarik diketahui.&amp;nbsp;Jika ingin menjadi hakim&amp;nbsp;perlu bersekolah minimal lulusan S1 Hukum, S1 Syariah (untuk hakim agama), atau S1 Hukum Tata Negara (untuk TUN) dari perguruan tinggi terakreditasi.&#13;
&#13;
Profesi hakim di Indonesia dapat dianggap menjanjikan, terutama dalam hal prestise, stabilitas, dan penghasilan, tetapi juga memiliki tantangan dan tanggung jawab besar. Putusan hakim menyangkut hidup orang lain, harta, dan keadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Harus bebas dari pengaruh politik atau tekanan luar. Kesalahan bisa berdampak serius pada banyak pihak dan karier.&#13;
&#13;
Okezone telah merangkum gaji dan tunjangan hakim di Indonesia, sebagai berikut.&#13;
&#13;
1. Gaji dan Tunjangan Hakim di Indonesia&#13;
&#13;
Berdasarkan PP No. 94 Tahun 2012 (lama), berikut nilai riil sebelum penyesuaian:&#13;
&#13;
Golongan IIIA (masa kerja 0 tahun): Rp2.064.100&#13;
Golongan IIID / golongan IVe (masa kerja maxim): ~Rp4.294.100 &amp;ndash; Rp4.978.000&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan PP No. 44 Tahun 2024, gaji pokok meningkat menjadi:&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Golongan IIIA: Rp2.785.700 (+35 persen)&#13;
Golongan IIID: Rp5.185.700&#13;
Golongan IVa: Rp3.287.000&#13;
Golongan IVe: Rp6.373.000&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Persentase kenaikan ini menghadirkan lonjakan hingga ~50 persen pada gaji pokok golongan terendah, dan sekitar 28 persen di golongan tertinggi.&#13;
&#13;
Tunjangan jabatan bervariasi berdasarkan kelas dan jenjang pengadilan (kelas II, 1B, 1A, dsb.):&#13;
&#13;
Contoh di Pengadilan Kelas II:&#13;
&#13;
Ketua: Rp17,5 juta&#13;
Wakil Ketua: Rp15,9 juta&#13;
Hakim Utama: Rp14,6 juta&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pengadilan Kelas 1B / 1A:&#13;
&#13;
Ketua: Rp20,2 &amp;ndash; 23,4 juta&#13;
Wakil Ketua: Rp18,4 &amp;ndash; 21,3 juta&#13;
Hakim Utama: Rp17,2 &amp;ndash; 20,3 juta&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan zona wilayah tugas, berikut tabel rinciannya, Jumat (14/6/2025):&#13;
&#13;
Zona&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lokasi Tunjangan Kemahalan&#13;
Zona 1&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;DKI dan Jawa (umum)&#13;
Zona 2&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp1.350.000&#13;
Zona 3&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Papua, Maluku, dll.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp2.400.000&#13;
Zona 3 Khusus&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Halmahera, Wamena, Tahuna&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rp10.000.000&#13;
&#13;
Total Paket&amp;mdash;Sebelum &amp;amp; Sesudah&#13;
&#13;
Sebelum: gaji pokok Rp2&amp;ndash;5 juta + tunjangan jabatan Rp8&amp;ndash;40 juta + tunjangan kemahalan = total rata-rata Rp20&amp;ndash;50 juta.&#13;
&#13;
2. Sesudah Naik Gaji&#13;
&#13;
Sesudah kenaikan: gaji pokok naik hingga Rp6,3 juta, tunjangan tetap nominal (zona/fungsi), tapi total paket bisa meningkat hingga hampir 280 persen di golongan paling rendah/pejabat pengadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gaji pokok naik signifikan sekitar 30&amp;ndash;50 persen. Tunjangan jabatan dan kemahalan tidak berubah, tetapi nilai total kini lebih besar secara proporsional bagi golongan bawah.&#13;
&#13;
Total remunerasinya (gaji pokok + tunjangan) bisa mencapai peningkatan mendekati 200&amp;ndash;280 &amp;nbsp;persen, tergantung kelas dan zona.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Inilah dasar klaim naik hingga 280 persen bukan hanya gaji pokok, tetapi total paket pendapatan hakim mengalami peningkatan signifikan dibanding sebelum 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
