<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar 6 Provinsi dengan Kualitas Air Terburuk di Pulau Jawa</title><description>Hanif Faisol Nurofiq mengatakan 6 dari 10 Provinsi di Indonesia dengan kualitas air terburuk berada di Pulau Jawa.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/16/320/3147751/daftar-6-provinsi-dengan-kualitas-air-terburuk-di-pulau-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/16/320/3147751/daftar-6-provinsi-dengan-kualitas-air-terburuk-di-pulau-jawa"/><item><title>Daftar 6 Provinsi dengan Kualitas Air Terburuk di Pulau Jawa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/16/320/3147751/daftar-6-provinsi-dengan-kualitas-air-terburuk-di-pulau-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/16/320/3147751/daftar-6-provinsi-dengan-kualitas-air-terburuk-di-pulau-jawa</guid><pubDate>Senin 16 Juni 2025 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/16/320/3147751/kualitas_air-DS0q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kualitas Air (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/16/320/3147751/kualitas_air-DS0q_large.jpg</image><title>Kualitas Air (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan 6 dari 10 Provinsi di Indonesia dengan kualitas air terburuk berada di Pulau Jawa.&#13;
&#13;
1. Kualitas Air&#13;
&#13;
Menteri Hanif menjelaskan buruknya kualitas air di pulau Jawa sendiri terjadi akibat pencemaran yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat dengan jumlah populasi yang besar, hingga maraknya pertumbuhan industri di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;6 dari 10 provinsi dengan kualitas air terendah berada di pulau Jawa yang juga menjadi pusat kegiatan ekonomi, dan kepadatan penduduk,&amp;quot; ujarnya dalam acara Hari Air Dunia ke- 33 yang diselenggarakan Kementerian PU, Senin (16/6/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, 6 provinsi di Pulau Jawa dengan kualitas air terburuk se- Indonesia itu adalah Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sedangkan 4 provinsi lain dengan kualitas air terburuk adalah Lampung, Jambi, Nusa Tenggara Barat, dan Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi sumber air kita, saat ini patut menjadi perhatian serius, data menunjukkan bahwa indeks kualitas air nasional tahun 2024 berada di angka 51,78 masih di bawah target nasional,&amp;quot; kata Hanif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sungai Besar&#13;
&#13;
Menurutnya, sejak 3 tahun terakhir sungai - sungai besar yang ada di Indonesia mengalami penurunan kualitas. Hal ini seiring dengan pertumbuhan kawasan industri yang juga masif terjadi selama kurun waktu 3 tahun kebelakang.&#13;
&#13;
Hanif menyebut, sungai - sungai yang mengalami penurunan kualitas selama 3 tahun terakhir itu meliputi, Sungai Citarum, Sungai Brantas, Sungai Musi dan Sungai Batanghari. Kondisi ini justru membuat ketimpangan kualitas air semakin mencolok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangka peringatan hari air dunia ke 33, izinkan saya untuk mengajak masyarakat memaknai air sebagai warisan bersama yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan,&amp;quot; pungkasny&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan 6 dari 10 Provinsi di Indonesia dengan kualitas air terburuk berada di Pulau Jawa.&#13;
&#13;
1. Kualitas Air&#13;
&#13;
Menteri Hanif menjelaskan buruknya kualitas air di pulau Jawa sendiri terjadi akibat pencemaran yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat dengan jumlah populasi yang besar, hingga maraknya pertumbuhan industri di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;6 dari 10 provinsi dengan kualitas air terendah berada di pulau Jawa yang juga menjadi pusat kegiatan ekonomi, dan kepadatan penduduk,&amp;quot; ujarnya dalam acara Hari Air Dunia ke- 33 yang diselenggarakan Kementerian PU, Senin (16/6/2025).&#13;
&#13;
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, 6 provinsi di Pulau Jawa dengan kualitas air terburuk se- Indonesia itu adalah Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sedangkan 4 provinsi lain dengan kualitas air terburuk adalah Lampung, Jambi, Nusa Tenggara Barat, dan Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi sumber air kita, saat ini patut menjadi perhatian serius, data menunjukkan bahwa indeks kualitas air nasional tahun 2024 berada di angka 51,78 masih di bawah target nasional,&amp;quot; kata Hanif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sungai Besar&#13;
&#13;
Menurutnya, sejak 3 tahun terakhir sungai - sungai besar yang ada di Indonesia mengalami penurunan kualitas. Hal ini seiring dengan pertumbuhan kawasan industri yang juga masif terjadi selama kurun waktu 3 tahun kebelakang.&#13;
&#13;
Hanif menyebut, sungai - sungai yang mengalami penurunan kualitas selama 3 tahun terakhir itu meliputi, Sungai Citarum, Sungai Brantas, Sungai Musi dan Sungai Batanghari. Kondisi ini justru membuat ketimpangan kualitas air semakin mencolok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangka peringatan hari air dunia ke 33, izinkan saya untuk mengajak masyarakat memaknai air sebagai warisan bersama yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan,&amp;quot; pungkasny&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
