<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AHY Undang Pelaku Usaha Belanda untuk Investasi di Tanggul Raksasa RI</title><description>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengundang pelaku usaha Belanda untuk kerja sama pada proyek tanggul laut.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3147997/ahy-undang-pelaku-usaha-belanda-untuk-investasi-di-tanggul-raksasa-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3147997/ahy-undang-pelaku-usaha-belanda-untuk-investasi-di-tanggul-raksasa-ri"/><item><title>AHY Undang Pelaku Usaha Belanda untuk Investasi di Tanggul Raksasa RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3147997/ahy-undang-pelaku-usaha-belanda-untuk-investasi-di-tanggul-raksasa-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3147997/ahy-undang-pelaku-usaha-belanda-untuk-investasi-di-tanggul-raksasa-ri</guid><pubDate>Selasa 17 Juni 2025 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahma Anhar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/17/470/3147997/menko_ahy-5iM1_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Menko AHY Undang Pelaku Usaha Belanda (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/17/470/3147997/menko_ahy-5iM1_large.png</image><title>Menko AHY Undang Pelaku Usaha Belanda (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengundang pelaku usaha Belanda untuk kerja sama pada proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.&#13;
&#13;
1. Kolaborasi Jangka Panjang&#13;
&#13;
Dia mengundang para pelaku usaha Belanda untuk kembali terlibat secara aktif dan menjalin kolaborasi jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya percaya Anda semua memiliki pengalaman dan keahlian untuk membantu kami mencapai tujuan ini. Mari kita eksplorasi kolaborasi baru yang lebih erat dan bermanfaat bagi kedua negara,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, Selasa (17/6/2025).&#13;
&#13;
Pemerintah terus mempererat kerja sama konkret dengan Belanda dalam pengembangan infrastruktur strategis, khususnya di bidang ketahanan iklim dan pembangunan kawasan perkotaan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan AHY dalam forum The Netherlands&amp;ndash;Indonesia CEO Roundtable Discussion yang mempertemukan pimpinan perusahaan dari kedua negara, termasuk 14 perusahaan Belanda yang tergabung dalam Misi Ekonomi Belanda ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu proyek yang menjadi sorotan dalam forum ini adalah pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di pesisir utara Pulau Jawa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Jadi Prioritas Nasional&#13;
&#13;
AHY menegaskan proyek ini telah menjadi prioritas nasional, mengingat ancaman penurunan muka tanah yang mencapai 10&amp;ndash;15 cm per tahun di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proyek Giant Sea Wall bagi Presiden kami bukan lagi pilihan. Melainkan sudah menjadi keharusan. Anda semua mendengar bahwa beliau ingin memulainya sekarang, atau secepat mungkin,&amp;rdquo; katanya dikutip Antara.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengundang pelaku usaha Belanda untuk kerja sama pada proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.&#13;
&#13;
1. Kolaborasi Jangka Panjang&#13;
&#13;
Dia mengundang para pelaku usaha Belanda untuk kembali terlibat secara aktif dan menjalin kolaborasi jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya percaya Anda semua memiliki pengalaman dan keahlian untuk membantu kami mencapai tujuan ini. Mari kita eksplorasi kolaborasi baru yang lebih erat dan bermanfaat bagi kedua negara,&amp;rdquo; ujarnya di Jakarta, Selasa (17/6/2025).&#13;
&#13;
Pemerintah terus mempererat kerja sama konkret dengan Belanda dalam pengembangan infrastruktur strategis, khususnya di bidang ketahanan iklim dan pembangunan kawasan perkotaan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan AHY dalam forum The Netherlands&amp;ndash;Indonesia CEO Roundtable Discussion yang mempertemukan pimpinan perusahaan dari kedua negara, termasuk 14 perusahaan Belanda yang tergabung dalam Misi Ekonomi Belanda ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu proyek yang menjadi sorotan dalam forum ini adalah pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di pesisir utara Pulau Jawa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Jadi Prioritas Nasional&#13;
&#13;
AHY menegaskan proyek ini telah menjadi prioritas nasional, mengingat ancaman penurunan muka tanah yang mencapai 10&amp;ndash;15 cm per tahun di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proyek Giant Sea Wall bagi Presiden kami bukan lagi pilihan. Melainkan sudah menjadi keharusan. Anda semua mendengar bahwa beliau ingin memulainya sekarang, atau secepat mungkin,&amp;rdquo; katanya dikutip Antara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
