<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Ungkap Proyek Giant Sea Wall Dilirik Investor China hingga Korea</title><description>Sejumlah investor dari berbagai negara menyampaikan ketertarikan terhadap proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3148195/istana-ungkap-proyek-giant-sea-wall-dilirik-investor-china-hingga-korea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3148195/istana-ungkap-proyek-giant-sea-wall-dilirik-investor-china-hingga-korea"/><item><title>Istana Ungkap Proyek Giant Sea Wall Dilirik Investor China hingga Korea</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3148195/istana-ungkap-proyek-giant-sea-wall-dilirik-investor-china-hingga-korea</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/17/470/3148195/istana-ungkap-proyek-giant-sea-wall-dilirik-investor-china-hingga-korea</guid><pubDate>Selasa 17 Juni 2025 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/17/470/3148195/tanggul_laut-QFmN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">China hingga Korea Lirik Proyek Giant Sea Wall RI. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/17/470/3148195/tanggul_laut-QFmN_large.jpg</image><title>China hingga Korea Lirik Proyek Giant Sea Wall RI. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah investor dari berbagai negara menyampaikan ketertarikan terhadap proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dari Tiongkok, kemudian rekan-rekan dari Korea juga, saat forum Indonesia-Korea kemarin, sudah menyampaikan ketertarikan. Insya Allah,&amp;rdquo; ujar Prasetyo, kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan, sejauh ini ketertarikan para investor masih disampaikan secara informal. Terkait calon investor utama, dia menekankan bahwa belum ada yang ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum. Belum ada. Pertama, karena semua masih dibicarakan di tingkat kementerian, termasuk bersama pemerintah provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan lainnya,&amp;rdquo; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prasetyo juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih dalam proses pembentukan badan otorita pembangunan tanggul laut raksasa. Hingga kini, belum ada nama-nama yang ditunjuk untuk bergabung dalam badan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum, masih dalam proses. Kita sedang mempersiapkan. Tapi yang paling penting untuk kita pahami adalah bahwa ide tersebut sebenarnya sudah cukup lama ada,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah investor dari berbagai negara menyampaikan ketertarikan terhadap proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dari Tiongkok, kemudian rekan-rekan dari Korea juga, saat forum Indonesia-Korea kemarin, sudah menyampaikan ketertarikan. Insya Allah,&amp;rdquo; ujar Prasetyo, kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan, sejauh ini ketertarikan para investor masih disampaikan secara informal. Terkait calon investor utama, dia menekankan bahwa belum ada yang ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum. Belum ada. Pertama, karena semua masih dibicarakan di tingkat kementerian, termasuk bersama pemerintah provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan lainnya,&amp;rdquo; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prasetyo juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih dalam proses pembentukan badan otorita pembangunan tanggul laut raksasa. Hingga kini, belum ada nama-nama yang ditunjuk untuk bergabung dalam badan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum, masih dalam proses. Kita sedang mempersiapkan. Tapi yang paling penting untuk kita pahami adalah bahwa ide tersebut sebenarnya sudah cukup lama ada,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
