<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Masih Dibayangi Konflik Iran-Israel, Cermati 5 Saham Ini&amp;nbsp;</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan, Senin (23/6/2025) diproyeksi masih rentan koreksi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/22/278/3149327/ihsg-pekan-depan-masih-dibayangi-konflik-iran-israel-cermati-5-saham-ini-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/22/278/3149327/ihsg-pekan-depan-masih-dibayangi-konflik-iran-israel-cermati-5-saham-ini-nbsp"/><item><title>IHSG Pekan Depan Masih Dibayangi Konflik Iran-Israel, Cermati 5 Saham Ini&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/22/278/3149327/ihsg-pekan-depan-masih-dibayangi-konflik-iran-israel-cermati-5-saham-ini-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/22/278/3149327/ihsg-pekan-depan-masih-dibayangi-konflik-iran-israel-cermati-5-saham-ini-nbsp</guid><pubDate>Minggu 22 Juni 2025 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/22/278/3149327/ihsg_2025-Uvpe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Pekan Depan Masih Dibayangi Konflik Iran-Israel, Cermati 5 Saham Ini&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/22/278/3149327/ihsg_2025-Uvpe_large.jpg</image><title>IHSG Pekan Depan Masih Dibayangi Konflik Iran-Israel, Cermati 5 Saham Ini&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan, Senin (23/6/2025) diproyeksi masih rentan koreksi. Secara teknikal, IHSG telah menutup gap di 6.882 pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025.&#13;
&#13;
1. Prediksi IHSG&#13;
&#13;
Indikator Stochastic RSI berada di area oversold, namun belum ada indikasi pembalikan arah. Sementara negative slope MACD melebar dan volume jual meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga diperkirakan IHSG masih rentan koreksi dan menguji support 6.820-6.850,&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jakarta, Minggu (22/6/2025).&#13;
&#13;
2. Sentimen IHSG&#13;
&#13;
Diketahui, IHSG kembali ditutup melemah di level 6.907.14 atau turun 0,88 persen pada Jumat (20/6). Kekhawatiran akan dampak ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya intensitas ketegangan geopolitik masih menjadi sentimen negatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berlanjutnya pelemahan rupiah seiring dengan penguatan dolar AS juga membebani indeks. Kecemasan bahwa AS akan ikut serta dalam perang Israel-Iran, telah menjadi faktor negatif pada pekan ini. Namun kekhawatiran tersebut sedikit mereda setelah Presiden Trump menyatakan akan menunggu selama dua pekan sebelum memutuskan untuk ikut berperang melawan Iran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, indeks bursa Asia ditutup beragam pada Jumat (20/6), setelah Bank Sentral Tiongkok memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap pada level 3 persen untuk Loan Prime Rate 1 tahun dan 3,5 persen untuk Loan Prime Rate 5 tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keputusan ini senada dengan The Fed dan BoE yang cenderung berhati-hati dalam menurunkan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik,&amp;rdquo; lanjut riset tersebut.&#13;
&#13;
Selain itu, harga emas mengalami koreksi pada Jumat (20/6), di tengah kekhawatiran akan kembali naiknya laju inflasi yang akan membatasi penurunan suku bunga dan mendorong penguatan dolar AS.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Rekomendasi Saham&#13;
&#13;
Sejumlah saham yang direkomendasikan pekan depan meliputi:&#13;
- PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)&#13;
- PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)&#13;
- PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)&#13;
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan&amp;nbsp;&#13;
- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan, Senin (23/6/2025) diproyeksi masih rentan koreksi. Secara teknikal, IHSG telah menutup gap di 6.882 pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025.&#13;
&#13;
1. Prediksi IHSG&#13;
&#13;
Indikator Stochastic RSI berada di area oversold, namun belum ada indikasi pembalikan arah. Sementara negative slope MACD melebar dan volume jual meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga diperkirakan IHSG masih rentan koreksi dan menguji support 6.820-6.850,&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jakarta, Minggu (22/6/2025).&#13;
&#13;
2. Sentimen IHSG&#13;
&#13;
Diketahui, IHSG kembali ditutup melemah di level 6.907.14 atau turun 0,88 persen pada Jumat (20/6). Kekhawatiran akan dampak ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya intensitas ketegangan geopolitik masih menjadi sentimen negatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berlanjutnya pelemahan rupiah seiring dengan penguatan dolar AS juga membebani indeks. Kecemasan bahwa AS akan ikut serta dalam perang Israel-Iran, telah menjadi faktor negatif pada pekan ini. Namun kekhawatiran tersebut sedikit mereda setelah Presiden Trump menyatakan akan menunggu selama dua pekan sebelum memutuskan untuk ikut berperang melawan Iran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, indeks bursa Asia ditutup beragam pada Jumat (20/6), setelah Bank Sentral Tiongkok memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap pada level 3 persen untuk Loan Prime Rate 1 tahun dan 3,5 persen untuk Loan Prime Rate 5 tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keputusan ini senada dengan The Fed dan BoE yang cenderung berhati-hati dalam menurunkan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik,&amp;rdquo; lanjut riset tersebut.&#13;
&#13;
Selain itu, harga emas mengalami koreksi pada Jumat (20/6), di tengah kekhawatiran akan kembali naiknya laju inflasi yang akan membatasi penurunan suku bunga dan mendorong penguatan dolar AS.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Rekomendasi Saham&#13;
&#13;
Sejumlah saham yang direkomendasikan pekan depan meliputi:&#13;
- PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)&#13;
- PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)&#13;
- PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)&#13;
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan&amp;nbsp;&#13;
- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
