<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO 2026, Bank Jakarta Butuh Dana Segar Rp3 Triliun</title><description>Pramono Anung mengatakan dibutuhkan dana segar Rp3 triliun untuk PT Bank Jakarta melantai di Bursa Efek Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/23/278/3149479/ipo-2026-bank-jakarta-butuh-dana-segar-rp3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/23/278/3149479/ipo-2026-bank-jakarta-butuh-dana-segar-rp3-triliun"/><item><title>IPO 2026, Bank Jakarta Butuh Dana Segar Rp3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/23/278/3149479/ipo-2026-bank-jakarta-butuh-dana-segar-rp3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/23/278/3149479/ipo-2026-bank-jakarta-butuh-dana-segar-rp3-triliun</guid><pubDate>Senin 23 Juni 2025 06:32 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/23/278/3149479/bank_jakarta_ipo_2026-ygeY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Jakarta IPO 2026 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/23/278/3149479/bank_jakarta_ipo_2026-ygeY_large.jpg</image><title>Bank Jakarta IPO 2026 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan dibutuhkan dana segar Rp3 triliun untuk PT Bank Jakarta melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau IPO di tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp; Naik Tingkat&#13;
&#13;
Dia sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Jakarta meminta jajaran direksi dan komisaris untuk segera naik tingkat Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 menjadi tier 3.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Jakarta, saya memberikan dan menugaskan kepada jajaran direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk segera naik tingkat,&amp;quot; ujar Pramono dikutip, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Caranya bagaimana? IPO. Dan kalau IPO tadi katanya kurang Rp3 triliun, dengan sederhana pasti akan bisa terpenuhi,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pengawasan Publik&#13;
&#13;
Pramono menilai IPO hanya akan tercapai jika bank dikelola secara profesional. Oleh karenanya, Ia menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap bank milik daerah tersebut agar transparansi terjaga dan target IPO terpenuhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bank Jakarta harus bisa secepatnya. Saya yakin Bank Jakarta bisa&amp;mdash;kata kuncinya tetap profesionalisme dan orang-orang yang mengelola,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
3. Kebanggan Jakarta&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia berharap Bank Jakarta selain menjadi kebanggaan Jakarta, tapi juga mampu bersaing secara global.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin Bank Jakarta menjadi bank yang profesional dan membanggakan warga Jakarta, serta bisa naik kelas,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, Bank DKI masih berada pada kategori KBMI 2, dengan total aset per akhir kuartal I/2025 sebesar Rp78,39 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Angka tersebut tumbuh tipis 0,28% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp78,17 triliun pada 31 Maret 2024.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan dibutuhkan dana segar Rp3 triliun untuk PT Bank Jakarta melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau IPO di tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp; Naik Tingkat&#13;
&#13;
Dia sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Jakarta meminta jajaran direksi dan komisaris untuk segera naik tingkat Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 menjadi tier 3.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Jakarta, saya memberikan dan menugaskan kepada jajaran direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk segera naik tingkat,&amp;quot; ujar Pramono dikutip, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Caranya bagaimana? IPO. Dan kalau IPO tadi katanya kurang Rp3 triliun, dengan sederhana pasti akan bisa terpenuhi,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Pengawasan Publik&#13;
&#13;
Pramono menilai IPO hanya akan tercapai jika bank dikelola secara profesional. Oleh karenanya, Ia menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap bank milik daerah tersebut agar transparansi terjaga dan target IPO terpenuhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bank Jakarta harus bisa secepatnya. Saya yakin Bank Jakarta bisa&amp;mdash;kata kuncinya tetap profesionalisme dan orang-orang yang mengelola,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
3. Kebanggan Jakarta&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia berharap Bank Jakarta selain menjadi kebanggaan Jakarta, tapi juga mampu bersaing secara global.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin Bank Jakarta menjadi bank yang profesional dan membanggakan warga Jakarta, serta bisa naik kelas,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, Bank DKI masih berada pada kategori KBMI 2, dengan total aset per akhir kuartal I/2025 sebesar Rp78,39 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Angka tersebut tumbuh tipis 0,28% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp78,17 triliun pada 31 Maret 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
