<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi Masih Tinggi, Rosan Sebut Konflik Iran-Israel Tak Redupkan Minat Investor Asing ke RI</title><description>Konflik yang memanas antara Iran dan Israel belum memberikan dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3149939/investasi-masih-tinggi-rosan-sebut-konflik-iran-israel-tak-redupkan-minat-investor-asing-ke-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3149939/investasi-masih-tinggi-rosan-sebut-konflik-iran-israel-tak-redupkan-minat-investor-asing-ke-ri"/><item><title>Investasi Masih Tinggi, Rosan Sebut Konflik Iran-Israel Tak Redupkan Minat Investor Asing ke RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3149939/investasi-masih-tinggi-rosan-sebut-konflik-iran-israel-tak-redupkan-minat-investor-asing-ke-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3149939/investasi-masih-tinggi-rosan-sebut-konflik-iran-israel-tak-redupkan-minat-investor-asing-ke-ri</guid><pubDate>Selasa 24 Juni 2025 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/24/320/3149939/rosan-slHt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi Masih Tinggi, Rosan Sebut Konflik Iran-Israel Tak Redupkan Minat Investor Asing ke RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/24/320/3149939/rosan-slHt_large.jpg</image><title>Investasi Masih Tinggi, Rosan Sebut Konflik Iran-Israel Tak Redupkan Minat Investor Asing ke RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Konflik yang memanas antara Iran dan Israel belum memberikan dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menegaskan, minat dan komitmen para investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau saya sih melihatnya, karena dilihat dari appetite maupun para investor kita tetap sama ya, tetap tinggi,&amp;quot; ujar Rosan saat ditemui di kantornya, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan bahwa karakteristik investor asing (Foreign Direct Investment) yang masuk ke Indonesia cenderung terkonsentrasi di negara-negara Asia, seperti Singapura, China, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kelompok investor tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dan tidak terpengaruh secara substansial oleh gejolak geopolitik di Timur Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan saya melihat sih dampaknya boleh dibilang hampir, kalau ke kami ya, kita lihat kalau dari sisi Foreign Direct Investment boleh dibilang belum kita lihat ya sampai saat ini,&amp;quot; tegas Rosan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rosan menambahkan bahwa seluruh proses investasi masih berjalan lancar. Bahkan, data investasi yang masuk hingga enam bulan pertama tahun ini menunjukkan angka yang sangat positif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi yang masuk juga kita lihat sampai dengan 6 bulan ini sangat-sangat baik kok, sangat-sangat positif gitu. Buat kami kelihatannya tidak ada pengaruh yang besar jadi semua oke kok. Berjalan dengan baik,&amp;quot; pungkas Rosan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Konflik yang memanas antara Iran dan Israel belum memberikan dampak signifikan terhadap iklim investasi di Indonesia. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menegaskan, minat dan komitmen para investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau saya sih melihatnya, karena dilihat dari appetite maupun para investor kita tetap sama ya, tetap tinggi,&amp;quot; ujar Rosan saat ditemui di kantornya, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan bahwa karakteristik investor asing (Foreign Direct Investment) yang masuk ke Indonesia cenderung terkonsentrasi di negara-negara Asia, seperti Singapura, China, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kelompok investor tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dan tidak terpengaruh secara substansial oleh gejolak geopolitik di Timur Tengah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan saya melihat sih dampaknya boleh dibilang hampir, kalau ke kami ya, kita lihat kalau dari sisi Foreign Direct Investment boleh dibilang belum kita lihat ya sampai saat ini,&amp;quot; tegas Rosan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rosan menambahkan bahwa seluruh proses investasi masih berjalan lancar. Bahkan, data investasi yang masuk hingga enam bulan pertama tahun ini menunjukkan angka yang sangat positif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi yang masuk juga kita lihat sampai dengan 6 bulan ini sangat-sangat baik kok, sangat-sangat positif gitu. Buat kami kelihatannya tidak ada pengaruh yang besar jadi semua oke kok. Berjalan dengan baik,&amp;quot; pungkas Rosan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
