<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin dan Bank Tanah Jalin Kerja Sama, Siap Manfaatkan 33.000 Hektare untuk Program Prioritas</title><description>Kadin) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah untuk mempercepat pelaksanaan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3150062/kadin-dan-bank-tanah-jalin-kerja-sama-siap-manfaatkan-33-000-hektare-untuk-program-prioritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3150062/kadin-dan-bank-tanah-jalin-kerja-sama-siap-manfaatkan-33-000-hektare-untuk-program-prioritas"/><item><title>Kadin dan Bank Tanah Jalin Kerja Sama, Siap Manfaatkan 33.000 Hektare untuk Program Prioritas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3150062/kadin-dan-bank-tanah-jalin-kerja-sama-siap-manfaatkan-33-000-hektare-untuk-program-prioritas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/24/320/3150062/kadin-dan-bank-tanah-jalin-kerja-sama-siap-manfaatkan-33-000-hektare-untuk-program-prioritas</guid><pubDate>Selasa 24 Juni 2025 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/24/320/3150062/kerja_sama_kadin_dan_bank_tanah-mEUj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerja Sama Kadin dan Bank Tanah (Foto: Kadin Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/24/320/3150062/kerja_sama_kadin_dan_bank_tanah-mEUj_large.jpg</image><title>Kerja Sama Kadin dan Bank Tanah (Foto: Kadin Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas Kadin.&#13;
&#13;
1. Manfaatkan Aset Tanah&#13;
&#13;
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan kemitraan ini selaras dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
Anin menegaskan Kadin dan Bank Tanah akan memanfaatan aset tanah negara untuk mendukung proyek strategis dunia usaha.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bank Tanah sekarang memang mempunyai sekitar 33.000 hektare tanah, tapi jumlahnya akan terus berkembang dan mempunyai kemampuan untuk bekerja sama dengan HGB 30 tahun tambah 20, tambah 30 tahun,&amp;rdquo; ujar Anindya usai menerima kunjungan Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
2. Program Sosial&#13;
&#13;
Dia menegaskan aset tanah tersebut bisa digunakan untuk program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan rumah layak huni gotong royong, pelatihan tenaga kerja migran, hingga layanan kesehatan gratis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Khusus untuk kepentingan sosial, ia menyebut ada potensi tarif sewa tanah ditetapkan nol rupiah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menurut saya luar biasa. Terobosan pemerintah, dan tentu kami dari dunia usaha selalu ingin kerja sama dengan pemerintah yang progresif dan menjunjung keadilan sosial,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
3. Jamin Kepastian Hukum&#13;
&#13;
Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, menyambut positif kerja sama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menilai audiensi dengan Kadin sebagai langkah penting dalam menjembatani kebutuhan pengusaha terhadap lahan, sekaligus mendukung program-program prioritas pemerintahan baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap usaha butuh tanah, khususnya dalam mendukung Asta Cita Presiden melalui program seperti rumah layak huni MBR, MBG, tempat pelatihan, dan lain sebagainya,&amp;rdquo; ujar Parman.&#13;
&#13;
Parman juga menjamin kepastian hukum atas aset yang dikelola Badan Bank Tanah. Menurutnya, tanah yang diberikan kepada pengusaha sudah berstatus clean and clear, serta dilindungi secara hukum dari potensi sengketa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada tuntutan kepada pengusaha itu kita yang maju,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas Kadin.&#13;
&#13;
1. Manfaatkan Aset Tanah&#13;
&#13;
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan kemitraan ini selaras dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
Anin menegaskan Kadin dan Bank Tanah akan memanfaatan aset tanah negara untuk mendukung proyek strategis dunia usaha.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bank Tanah sekarang memang mempunyai sekitar 33.000 hektare tanah, tapi jumlahnya akan terus berkembang dan mempunyai kemampuan untuk bekerja sama dengan HGB 30 tahun tambah 20, tambah 30 tahun,&amp;rdquo; ujar Anindya usai menerima kunjungan Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
2. Program Sosial&#13;
&#13;
Dia menegaskan aset tanah tersebut bisa digunakan untuk program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan rumah layak huni gotong royong, pelatihan tenaga kerja migran, hingga layanan kesehatan gratis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Khusus untuk kepentingan sosial, ia menyebut ada potensi tarif sewa tanah ditetapkan nol rupiah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menurut saya luar biasa. Terobosan pemerintah, dan tentu kami dari dunia usaha selalu ingin kerja sama dengan pemerintah yang progresif dan menjunjung keadilan sosial,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
3. Jamin Kepastian Hukum&#13;
&#13;
Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, menyambut positif kerja sama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menilai audiensi dengan Kadin sebagai langkah penting dalam menjembatani kebutuhan pengusaha terhadap lahan, sekaligus mendukung program-program prioritas pemerintahan baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap usaha butuh tanah, khususnya dalam mendukung Asta Cita Presiden melalui program seperti rumah layak huni MBR, MBG, tempat pelatihan, dan lain sebagainya,&amp;rdquo; ujar Parman.&#13;
&#13;
Parman juga menjamin kepastian hukum atas aset yang dikelola Badan Bank Tanah. Menurutnya, tanah yang diberikan kepada pengusaha sudah berstatus clean and clear, serta dilindungi secara hukum dari potensi sengketa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada tuntutan kepada pengusaha itu kita yang maju,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
