<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lahan Tak Produktif BUMN Siap Disulap Jadi 3 Juta Rumah</title><description>Dony Oskaria, menilai lahan yang saat ini dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap dialokasikan untuk mendukung program 3 juta ruma&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/26/470/3150584/lahan-tak-produktif-bumn-siap-disulap-jadi-3-juta-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/06/26/470/3150584/lahan-tak-produktif-bumn-siap-disulap-jadi-3-juta-rumah"/><item><title>Lahan Tak Produktif BUMN Siap Disulap Jadi 3 Juta Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/06/26/470/3150584/lahan-tak-produktif-bumn-siap-disulap-jadi-3-juta-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/06/26/470/3150584/lahan-tak-produktif-bumn-siap-disulap-jadi-3-juta-rumah</guid><pubDate>Kamis 26 Juni 2025 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/26/470/3150584/rumah-NzLX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banyak lahan milik BUMN yang kurang produktif akan dibangun Program 3 Juta Rumah. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/26/470/3150584/rumah-NzLX_large.jpg</image><title>Banyak lahan milik BUMN yang kurang produktif akan dibangun Program 3 Juta Rumah. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai lahan yang saat ini dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap dialokasikan untuk mendukung program 3 juta rumah. Menurutnya, masih banyak lahan milik BUMN yang kurang produktif.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, ke depannya lahan-lahan yang tidak produktif itulah yang disasar untuk dialokasikan dalam mendukung program tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Kita punya lahan, kita punya banyak lahan tidak produktif yang bisa kita kerja samakan, yang nantinya kita harapkan menjadi satu milestone besar dalam proyek perumahan yang diharapkan Bapak Presiden,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/6/2025).&#13;
&#13;
Dony menegaskan bahwa proyek rumah masyarakat merupakan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau, sehingga bukan semata-mata mengejar keuntungan komersial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proyek rumah bagi masyarakat ini merupakan sebuah tanggung jawab bersama. Bukan sekadar komersial, tapi juga tentu komitmen kami untuk memberikan yang terbaik dari Danantara kepada masyarakat sebagai bagian dari perusahaan negara,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan saat ini ada sekitar 888 BUMN yang telah menjadi bagian dari Danantara, yang sebagian besar memiliki aset berupa tanah.&#13;
&#13;
Hashim menyebutkan bahwa potensi lahan tersebut sebagian besar dimiliki oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia), Perumnas, PT Pertamina, hingga lahan besar milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Lahan milik perusahaan pelat merah itu diharapkan dapat mendukung keberhasilan program 3 juta rumah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Danantara kan memiliki sekitar 800 BUMN. BUMN ini sebagian besar punya lahan. Ada yang besar, ada yang luas, seperti Pertamina, PLN, KAI, PTPN. Ini nanti sebagian akan diserahkan untuk program ini,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengatakan bahwa penggunaan lahan yang merupakan bagian dari aset negara menjadi salah satu skema insentif yang akan diberikan kepada para pengembang.&#13;
&#13;
Fahri mengungkapkan bahwa skema tersebut tengah diusulkan dan dibahas bersama Kementerian Keuangan dan pemangku kepentingan terkait. Sebab menurutnya, jika harga lahan bisa ditekan, maka harga rumah secara otomatis juga akan lebih murah dan semakin terjangkau bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya, subsidi tanah akan memberikan kebijakan yang lebih kokoh terkait dengan perencanaan kota dan tata ruang. Karena itu bisa memberikan kontrol di mana rumah akan dibangun menggunakan tanah milik pemerintah untuk memenuhi permintaan,&amp;rdquo; ujar Fahri Hamzah.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai lahan yang saat ini dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap dialokasikan untuk mendukung program 3 juta rumah. Menurutnya, masih banyak lahan milik BUMN yang kurang produktif.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, ke depannya lahan-lahan yang tidak produktif itulah yang disasar untuk dialokasikan dalam mendukung program tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Kita punya lahan, kita punya banyak lahan tidak produktif yang bisa kita kerja samakan, yang nantinya kita harapkan menjadi satu milestone besar dalam proyek perumahan yang diharapkan Bapak Presiden,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/6/2025).&#13;
&#13;
Dony menegaskan bahwa proyek rumah masyarakat merupakan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau, sehingga bukan semata-mata mengejar keuntungan komersial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proyek rumah bagi masyarakat ini merupakan sebuah tanggung jawab bersama. Bukan sekadar komersial, tapi juga tentu komitmen kami untuk memberikan yang terbaik dari Danantara kepada masyarakat sebagai bagian dari perusahaan negara,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan saat ini ada sekitar 888 BUMN yang telah menjadi bagian dari Danantara, yang sebagian besar memiliki aset berupa tanah.&#13;
&#13;
Hashim menyebutkan bahwa potensi lahan tersebut sebagian besar dimiliki oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia), Perumnas, PT Pertamina, hingga lahan besar milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Lahan milik perusahaan pelat merah itu diharapkan dapat mendukung keberhasilan program 3 juta rumah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Danantara kan memiliki sekitar 800 BUMN. BUMN ini sebagian besar punya lahan. Ada yang besar, ada yang luas, seperti Pertamina, PLN, KAI, PTPN. Ini nanti sebagian akan diserahkan untuk program ini,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengatakan bahwa penggunaan lahan yang merupakan bagian dari aset negara menjadi salah satu skema insentif yang akan diberikan kepada para pengembang.&#13;
&#13;
Fahri mengungkapkan bahwa skema tersebut tengah diusulkan dan dibahas bersama Kementerian Keuangan dan pemangku kepentingan terkait. Sebab menurutnya, jika harga lahan bisa ditekan, maka harga rumah secara otomatis juga akan lebih murah dan semakin terjangkau bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya, subsidi tanah akan memberikan kebijakan yang lebih kokoh terkait dengan perencanaan kota dan tata ruang. Karena itu bisa memberikan kontrol di mana rumah akan dibangun menggunakan tanah milik pemerintah untuk memenuhi permintaan,&amp;rdquo; ujar Fahri Hamzah.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
