<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Ungkap Negara Rugi Rp2 Triliun akibat Beras Oplosan</title><description>Mentan membongkar praktik curang yang mengoplos beras program SPHP menjadi beras premium. Negara rugi Rp2 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/01/320/3151775/mentan-ungkap-negara-rugi-rp2-triliun-akibat-beras-oplosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/01/320/3151775/mentan-ungkap-negara-rugi-rp2-triliun-akibat-beras-oplosan"/><item><title>Mentan Ungkap Negara Rugi Rp2 Triliun akibat Beras Oplosan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/01/320/3151775/mentan-ungkap-negara-rugi-rp2-triliun-akibat-beras-oplosan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/01/320/3151775/mentan-ungkap-negara-rugi-rp2-triliun-akibat-beras-oplosan</guid><pubDate>Selasa 01 Juli 2025 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/01/320/3151775/mentan-Ny9Z_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Ungkap Negara Rugi Rp2 Triliun akibat Beras Oplosan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/01/320/3151775/mentan-Ny9Z_large.png</image><title>Mentan Ungkap Negara Rugi Rp2 Triliun akibat Beras Oplosan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar praktik curang yang mengoplos beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium.&#13;
&#13;
Dalam temuan tersebut, sebanyak 80 persen dari total beras SPHP diduga dioplos dan dijual di pasar dengan harga lebih tinggi, menyebabkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun per tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang dipajang adalah 20 persen, yang 80 persen (beras SPHP) dioplos jadi premium, naik 2.000 persen, kalau 1,4 juta ton beras (SPHP) kali 80 persen (yang dioplos) itu 1 juta ton beras, 1 juta ton kali Rp2.000 (subsidi) itu Rp2 triliun kerugian negara satu tahun,&amp;quot; kata Mentan, Senin (30/6/2025).&#13;
&#13;
Mentan mengungkap, kerugian negara itu diperparah dengan distribusi SPHP yang dilakukan saat panen raya, yang memperburuk harga di tingkat petani dan membuka ruang besar bagi spekulan memainkan suplai pasar beras.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan bahwa Satgas Pangan telah turun ke lapangan menyelidiki temuan itu dan mendorong penguatan pengawasan, agar subsidi tidak lagi dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan pribadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu Satgas Pangan sudah turun. Itu SPHP menurut laporan dari bawah, pengakuan mereka. Ini tim yang bekerja secara tertutup, itu 80 persen (beras SPHP) dioplos,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Mentan mengingatkan seluruh pelaku usaha distribusi beras untuk tidak bermain-main dengan program SPHP. Jika terbukti melakukan kecurangan, Mentan Amran menegaskan akan ada sanksi berat yang bakal diberikan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar praktik curang yang mengoplos beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium.&#13;
&#13;
Dalam temuan tersebut, sebanyak 80 persen dari total beras SPHP diduga dioplos dan dijual di pasar dengan harga lebih tinggi, menyebabkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun per tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang dipajang adalah 20 persen, yang 80 persen (beras SPHP) dioplos jadi premium, naik 2.000 persen, kalau 1,4 juta ton beras (SPHP) kali 80 persen (yang dioplos) itu 1 juta ton beras, 1 juta ton kali Rp2.000 (subsidi) itu Rp2 triliun kerugian negara satu tahun,&amp;quot; kata Mentan, Senin (30/6/2025).&#13;
&#13;
Mentan mengungkap, kerugian negara itu diperparah dengan distribusi SPHP yang dilakukan saat panen raya, yang memperburuk harga di tingkat petani dan membuka ruang besar bagi spekulan memainkan suplai pasar beras.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan bahwa Satgas Pangan telah turun ke lapangan menyelidiki temuan itu dan mendorong penguatan pengawasan, agar subsidi tidak lagi dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan pribadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu Satgas Pangan sudah turun. Itu SPHP menurut laporan dari bawah, pengakuan mereka. Ini tim yang bekerja secara tertutup, itu 80 persen (beras SPHP) dioplos,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Mentan mengingatkan seluruh pelaku usaha distribusi beras untuk tidak bermain-main dengan program SPHP. Jika terbukti melakukan kecurangan, Mentan Amran menegaskan akan ada sanksi berat yang bakal diberikan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
