<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Logistik RI Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen</title><description>Pemerintah menargetkan biaya logistik bisa diturunkan dari 14,5% menjadi 8%&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/02/320/3152013/biaya-logistik-ri-ditargetkan-turun-jadi-8-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/02/320/3152013/biaya-logistik-ri-ditargetkan-turun-jadi-8-persen"/><item><title>Biaya Logistik RI Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/02/320/3152013/biaya-logistik-ri-ditargetkan-turun-jadi-8-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/02/320/3152013/biaya-logistik-ri-ditargetkan-turun-jadi-8-persen</guid><pubDate>Rabu 02 Juli 2025 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/02/320/3152013/alfi-pXGN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Ungkap Target Biaya Logistik Turun Jadi 8%. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/02/320/3152013/alfi-pXGN_large.jpg</image><title>Menko Airlangga Ungkap Target Biaya Logistik Turun Jadi 8%. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah menargetkan biaya logistik bisa diturunkan dari 14,5% menjadi 8%. Oleh karena itu, upaya memperkuat transformasi sektor logistik nasional dilakukan guna menurunkan biaya logistik nasional dan menjaga stabilitas neraca perdagangan.&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai peresmian ALFI CONVEX 2025, konferensi dan pameran logistik nasional yang akan digelar pada 12&amp;ndash;14 November 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan.&#13;
&#13;
Airlangga mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2025 kembali mencatatkan surplus untuk bulan ke-61 berturut-turut, dengan nilai USD4,3 miliar. Namun, defisit dari sektor migas masih terjadi sebesar USD1,53 miliar.&#13;
&#13;
Karena itu, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan program kemandirian energi untuk menekan ketergantungan impor migas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pak Presiden minta agar program kemandirian energi bisa dilaksanakan. Dengan kemandirian energi, tentu defisit ini bisa dikurangi,&amp;rdquo; kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (2/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Targetnya, biaya logistik yang saat ini di kisaran 14,5% bisa turun menjadi 12,5% dan bahkan kembali ke single digit sebesar 8%,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Logistik Nasional yang mencakup tiga pilar utama: penguatan infrastruktur konektivitas, integrasi dan digitalisasi layanan logistik, serta peningkatan daya saing SDM dan penyedia jasa logistik.&#13;
&#13;
Ketua Umum DPP ALFI M. Akbar Djohan menyambut baik arahan tersebut dan memastikan bahwa sektor logistik siap menyusun peta jalan menuju efisiensi logistik nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perhelatan ALFI CONVEX ini menjadi ajang pertemuan pelaku logistik nasional dan internasional bersama regulator serta seluruh stakeholder,&amp;rdquo; ujar Akbar.&#13;
&#13;
ALFI CONVEX 2025 menurutnya akan menjadi platform strategis mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami siap menyusun program perbaikan. Industri logistik kita masih punya banyak ruang untuk ditingkatkan. Target biaya logistik menjadi 12,5% bahkan 8% di tahun 2030 siap kami kawal,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga meminta dukungan media untuk menyampaikan berita-berita positif tentang perbaikan ekosistem logistik nasional agar publik kembali percaya terhadap perekonomian kita,&amp;rdquo; tambah Akbar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Carmelita Hartoto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya sebagai Kadin kami mendukung karena kami adalah payung dari semua organisasi. Ini ajang yang sangat baik karena Pak Akbar mengajak seluruh organisasi yang terkait,&amp;rdquo; ujar Carmelita.&#13;
&#13;
Menurutnya, Kadin sebagai payung organisasi siap mengawal proses deregulasi yang dibutuhkan demi mempercepat efisiensi sektor logistik nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan deregulasi yang dirancang, kami dari Kadin akan terus mengawal regulasi-regulasi tersebut agar tepat sasaran,&amp;rdquo; ujar Carmelita.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah menargetkan biaya logistik bisa diturunkan dari 14,5% menjadi 8%. Oleh karena itu, upaya memperkuat transformasi sektor logistik nasional dilakukan guna menurunkan biaya logistik nasional dan menjaga stabilitas neraca perdagangan.&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai peresmian ALFI CONVEX 2025, konferensi dan pameran logistik nasional yang akan digelar pada 12&amp;ndash;14 November 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan.&#13;
&#13;
Airlangga mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2025 kembali mencatatkan surplus untuk bulan ke-61 berturut-turut, dengan nilai USD4,3 miliar. Namun, defisit dari sektor migas masih terjadi sebesar USD1,53 miliar.&#13;
&#13;
Karena itu, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan program kemandirian energi untuk menekan ketergantungan impor migas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pak Presiden minta agar program kemandirian energi bisa dilaksanakan. Dengan kemandirian energi, tentu defisit ini bisa dikurangi,&amp;rdquo; kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (2/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Targetnya, biaya logistik yang saat ini di kisaran 14,5% bisa turun menjadi 12,5% dan bahkan kembali ke single digit sebesar 8%,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Logistik Nasional yang mencakup tiga pilar utama: penguatan infrastruktur konektivitas, integrasi dan digitalisasi layanan logistik, serta peningkatan daya saing SDM dan penyedia jasa logistik.&#13;
&#13;
Ketua Umum DPP ALFI M. Akbar Djohan menyambut baik arahan tersebut dan memastikan bahwa sektor logistik siap menyusun peta jalan menuju efisiensi logistik nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perhelatan ALFI CONVEX ini menjadi ajang pertemuan pelaku logistik nasional dan internasional bersama regulator serta seluruh stakeholder,&amp;rdquo; ujar Akbar.&#13;
&#13;
ALFI CONVEX 2025 menurutnya akan menjadi platform strategis mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami siap menyusun program perbaikan. Industri logistik kita masih punya banyak ruang untuk ditingkatkan. Target biaya logistik menjadi 12,5% bahkan 8% di tahun 2030 siap kami kawal,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga meminta dukungan media untuk menyampaikan berita-berita positif tentang perbaikan ekosistem logistik nasional agar publik kembali percaya terhadap perekonomian kita,&amp;rdquo; tambah Akbar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Carmelita Hartoto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya sebagai Kadin kami mendukung karena kami adalah payung dari semua organisasi. Ini ajang yang sangat baik karena Pak Akbar mengajak seluruh organisasi yang terkait,&amp;rdquo; ujar Carmelita.&#13;
&#13;
Menurutnya, Kadin sebagai payung organisasi siap mengawal proses deregulasi yang dibutuhkan demi mempercepat efisiensi sektor logistik nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan deregulasi yang dirancang, kami dari Kadin akan terus mengawal regulasi-regulasi tersebut agar tepat sasaran,&amp;rdquo; ujar Carmelita.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
