<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Main Padel di Jakarta Kena Pajak 10 Persen, Ini Penjelasannya</title><description>Viral main padel menjadi objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hiburan dan Kesenian.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/04/320/3152555/main-padel-di-jakarta-kena-pajak-10-persen-ini-penjelasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/04/320/3152555/main-padel-di-jakarta-kena-pajak-10-persen-ini-penjelasannya"/><item><title>Main Padel di Jakarta Kena Pajak 10 Persen, Ini Penjelasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/04/320/3152555/main-padel-di-jakarta-kena-pajak-10-persen-ini-penjelasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/04/320/3152555/main-padel-di-jakarta-kena-pajak-10-persen-ini-penjelasannya</guid><pubDate>Jum'at 04 Juli 2025 07:48 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/04/320/3152555/padel-pdfA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Padel</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/04/320/3152555/padel-pdfA_large.jpg</image><title>Padel</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Viral main padel menjadi objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hiburan dan Kesenian. Besaran pajak yang akan dikenakan yakni 10%.&#13;
&#13;
Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda DKI Andri M Rijal, menjelaskan, kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, olahraga padel dikenai objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10 persen,&amp;quot; ujar Andri, Jumat (4/7/2025).&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan, pajak PBJT pada padel bukan karena olahraga ini sedang viral saat ini. Pihaknya pun akan terus memantau objek lain dari jasa hiburan yang layak dikenai pajak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya pengenaan pajak PBJT untuk olahraga padel ini disesuaikan dengan Pasal 49 ayat (1) huruf i Perda Nomor 1 Tahun 2024, olahraga permainan dengan menggunakan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk olahraga dan kebugaran. Jadi kami kenakan pajaknya bukan karena viral juga,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti, kalau ada objek lainnya yang memenuhi kategori-kategori jasa hiburan dan kesenian, kami akan kenakan juga,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap fasilitas olahraga yang dikenai pajak hiburan di Jakarta:&#13;
&#13;
- Tempat kebugaran (fitness center), termasuk tempat yoga/pilates/zumba&#13;
&#13;
- Lapangan futsal/sepak bola/mini soccer&#13;
&#13;
- Lapangan tenis&#13;
&#13;
- Kolam renang&#13;
&#13;
- Lapangan bulutangkis&#13;
&#13;
- Lapangan basket&#13;
&#13;
- Lapangan voli&#13;
&#13;
- Lapangan tenis meja&#13;
&#13;
- Lapangan squash&#13;
&#13;
- Lapangan panahan&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Lapangan bisbol/sofbol&#13;
&#13;
- Lapangan tembak&#13;
&#13;
- Tempat boling&#13;
&#13;
- Tempat biliar&#13;
&#13;
- Tempat panjat tebing&#13;
&#13;
- Tempat ice skating&#13;
&#13;
- Tempat berkuda&#13;
&#13;
- Tempat sasana tinju/bela diri&#13;
&#13;
- Tempat atletik/lari&#13;
&#13;
- Jetski&#13;
&#13;
- Lapangan padel&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Viral main padel menjadi objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hiburan dan Kesenian. Besaran pajak yang akan dikenakan yakni 10%.&#13;
&#13;
Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda DKI Andri M Rijal, menjelaskan, kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, olahraga padel dikenai objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10 persen,&amp;quot; ujar Andri, Jumat (4/7/2025).&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan, pajak PBJT pada padel bukan karena olahraga ini sedang viral saat ini. Pihaknya pun akan terus memantau objek lain dari jasa hiburan yang layak dikenai pajak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya pengenaan pajak PBJT untuk olahraga padel ini disesuaikan dengan Pasal 49 ayat (1) huruf i Perda Nomor 1 Tahun 2024, olahraga permainan dengan menggunakan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk olahraga dan kebugaran. Jadi kami kenakan pajaknya bukan karena viral juga,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti, kalau ada objek lainnya yang memenuhi kategori-kategori jasa hiburan dan kesenian, kami akan kenakan juga,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap fasilitas olahraga yang dikenai pajak hiburan di Jakarta:&#13;
&#13;
- Tempat kebugaran (fitness center), termasuk tempat yoga/pilates/zumba&#13;
&#13;
- Lapangan futsal/sepak bola/mini soccer&#13;
&#13;
- Lapangan tenis&#13;
&#13;
- Kolam renang&#13;
&#13;
- Lapangan bulutangkis&#13;
&#13;
- Lapangan basket&#13;
&#13;
- Lapangan voli&#13;
&#13;
- Lapangan tenis meja&#13;
&#13;
- Lapangan squash&#13;
&#13;
- Lapangan panahan&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Lapangan bisbol/sofbol&#13;
&#13;
- Lapangan tembak&#13;
&#13;
- Tempat boling&#13;
&#13;
- Tempat biliar&#13;
&#13;
- Tempat panjat tebing&#13;
&#13;
- Tempat ice skating&#13;
&#13;
- Tempat berkuda&#13;
&#13;
- Tempat sasana tinju/bela diri&#13;
&#13;
- Tempat atletik/lari&#13;
&#13;
- Jetski&#13;
&#13;
- Lapangan padel&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
