<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa Indonesia Naik ke USD152,6 Miliar per Juni 2025</title><description>BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2025 sebesar USD152,6 miliar, meningkat dibandingkan posisi Mei 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/07/320/3153259/cadangan-devisa-indonesia-naik-ke-usd152-6-miliar-per-juni-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/07/320/3153259/cadangan-devisa-indonesia-naik-ke-usd152-6-miliar-per-juni-2025"/><item><title>Cadangan Devisa Indonesia Naik ke USD152,6 Miliar per Juni 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/07/320/3153259/cadangan-devisa-indonesia-naik-ke-usd152-6-miliar-per-juni-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/07/320/3153259/cadangan-devisa-indonesia-naik-ke-usd152-6-miliar-per-juni-2025</guid><pubDate>Senin 07 Juli 2025 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/07/320/3153259/bank_indonesia_catat_cadangan_devisa_ri-aAu7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia Catat Cadangan Devisa RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/07/320/3153259/bank_indonesia_catat_cadangan_devisa_ri-aAu7_large.jpg</image><title>Bank Indonesia Catat Cadangan Devisa RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2025 sebesar USD152,6 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada akhir Mei 2025.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyatakan kenaikan posisi cadangan devisa itu antara lain bersumber dari penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah, di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&amp;quot; kata Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
2. Dukung Ketahanan Sektor Eksternal&#13;
&#13;
Menurutnya cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, Bank Indonesia memandang posisi cadangan devisa memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga, neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Prospek Ekonomi Nasional&#13;
&#13;
Selain itu, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2025 sebesar USD152,6 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada akhir Mei 2025.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyatakan kenaikan posisi cadangan devisa itu antara lain bersumber dari penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah, di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&amp;quot; kata Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
2. Dukung Ketahanan Sektor Eksternal&#13;
&#13;
Menurutnya cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, Bank Indonesia memandang posisi cadangan devisa memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga, neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Prospek Ekonomi Nasional&#13;
&#13;
Selain itu, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
