<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Batas Waktu Ambil BSU 2025 Rp600.000 di Kantor Pos&amp;nbsp;</title><description>PT Pos Indonesia (Persero) telah mulai mendistribusikan BSU Rp600.000 secara bersamaan pada 3 Juli 2025. Distribusi BSU Rp600.000 di kantor pos ditujukan bagi 8,7 juta tenaga kerja yang aktif.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/11/320/3154317/ini-batas-waktu-ambil-bsu-2025-rp600-000-di-kantor-pos-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/11/320/3154317/ini-batas-waktu-ambil-bsu-2025-rp600-000-di-kantor-pos-nbsp"/><item><title>Ini Batas Waktu Ambil BSU 2025 Rp600.000 di Kantor Pos&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/11/320/3154317/ini-batas-waktu-ambil-bsu-2025-rp600-000-di-kantor-pos-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/11/320/3154317/ini-batas-waktu-ambil-bsu-2025-rp600-000-di-kantor-pos-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 11 Juli 2025 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Beby Apriliani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/10/320/3154317/bsu_cair_di_kantor_pos-1wqf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BSU Cair di Kantor Pos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/10/320/3154317/bsu_cair_di_kantor_pos-1wqf_large.jpg</image><title>BSU Cair di Kantor Pos (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pos Indonesia (Persero) telah mulai mendistribusikan BSU Rp600.000 secara bersamaan pada 3 Juli 2025. Distribusi BSU Rp600.000 di kantor pos ditujukan bagi 8,7 juta tenaga kerja yang aktif dari total target penerima sebanyak 17,3 juta pekerja.&#13;
&#13;
Penyaluran BSU 2025 menggunakan mekanisme pembayaran terbuka dan verifikasinya dapat dilakukan melalui aplikasi Pospay.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini memungkinkan penerima bantuan untuk mencairkan dana di seluruh jaringan kantor pos di Indonesia tanpa harus datang ke lokasi tertentu,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris di Jakarta.&#13;
&#13;
Selain itu, status penerima bantuan juga bisa dipastikan dengan mengunjungi website https://bsu.kemnaker.go.id/, https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/, atau cukup dengan memeriksa melalui aplikasi Pospay.&#13;
&#13;
Penerima BSU dapat mengambil bantuan dengan membawa beberapa dokumen yang diperlukan, seperti e-KTP asli dan Kode QR BSU Digital.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bagi penerima yang mengalami masalah dengan e-KTP asli (contohnya, ada perbedaan dalam penulisan nama atau nomor e-KTP), penerima dapat menggunakan Kartu BPJS TK dan Surat Keterangan dari Perusahaan sebagai identitas yang mendampingi e-KTP asli.&#13;
&#13;
Kepala Biro Humas Kemnaker Sunardi Manampiar Sinaga mengungkapkan bahwa pemanfaatan aplikasi Pospay adalah bagian dari rencana digitalisasi untuk sistem bantuan dari pemerintah, sehingga dapat lebih efisien dan tanpa rintangan administratif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin pencairan BSU tahun ini berjalan lebih efisien. Jadi, kalau tahap 1 dan 2 rekening bermasalah, maka bisa melalui aplikasi Pospay,&amp;rdquo; ujar Sunardi.&#13;
&#13;
Proses distribusi BSU menggunakan Pospay diawali dengan pemeriksaan status calon penerima yang dapat dilakukan melalui website resmi Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, atau langsung dari aplikasi Pospay.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah status penerima terverifikasi, calon penerima diharuskan untuk melengkapi informasi pribadi seperti nama, alamat, NIK, tanggal lahir, nomor ponsel, dan email sesuai dengan identitas resmi.&#13;
&#13;
Jika informasi telah terverifikasi, sistem akan menghasilkan QR Code (Cek pos Digital) yang berfungsi sebagai bukti resmi untuk mengklaim bantuan di kantor pos yang paling dekat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada saat pengambilan, penerima diwajibkan untuk menunjukkan e-KTP aslinya, QR Code dari aplikasi Pospay, serta kartu keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
Petugas akan melakukan pemindaian terhadap QR Code, mencocokkan informasi dengan dokumen yang ada, dan merekam proses pencairan dengan mengambil foto penerima bersama uang tunai dan KTP sebagai bukti resmi penerimaan.&#13;
&#13;
Lalu hingga kapan Bantuan Subsidi Upah dapat diambil di kantor pos? berdasarkan informasi yang diterima Okezone di kantor pos Cikini, Jakarta Pusat, periode pembayaran BSU berjalan dari 3 Juli sampai 15 Juli 2025.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Batas Waktu Ambil BSU 2025 Rp600.000 di Kantor Pos, Jangan Sampai Telat!&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pos Indonesia (Persero) telah mulai mendistribusikan BSU Rp600.000 secara bersamaan pada 3 Juli 2025. Distribusi BSU Rp600.000 di kantor pos ditujukan bagi 8,7 juta tenaga kerja yang aktif dari total target penerima sebanyak 17,3 juta pekerja.&#13;
&#13;
Penyaluran BSU 2025 menggunakan mekanisme pembayaran terbuka dan verifikasinya dapat dilakukan melalui aplikasi Pospay.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini memungkinkan penerima bantuan untuk mencairkan dana di seluruh jaringan kantor pos di Indonesia tanpa harus datang ke lokasi tertentu,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris di Jakarta.&#13;
&#13;
Selain itu, status penerima bantuan juga bisa dipastikan dengan mengunjungi website https://bsu.kemnaker.go.id/, https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/, atau cukup dengan memeriksa melalui aplikasi Pospay.&#13;
&#13;
Penerima BSU dapat mengambil bantuan dengan membawa beberapa dokumen yang diperlukan, seperti e-KTP asli dan Kode QR BSU Digital.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bagi penerima yang mengalami masalah dengan e-KTP asli (contohnya, ada perbedaan dalam penulisan nama atau nomor e-KTP), penerima dapat menggunakan Kartu BPJS TK dan Surat Keterangan dari Perusahaan sebagai identitas yang mendampingi e-KTP asli.&#13;
&#13;
Kepala Biro Humas Kemnaker Sunardi Manampiar Sinaga mengungkapkan bahwa pemanfaatan aplikasi Pospay adalah bagian dari rencana digitalisasi untuk sistem bantuan dari pemerintah, sehingga dapat lebih efisien dan tanpa rintangan administratif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin pencairan BSU tahun ini berjalan lebih efisien. Jadi, kalau tahap 1 dan 2 rekening bermasalah, maka bisa melalui aplikasi Pospay,&amp;rdquo; ujar Sunardi.&#13;
&#13;
Proses distribusi BSU menggunakan Pospay diawali dengan pemeriksaan status calon penerima yang dapat dilakukan melalui website resmi Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, atau langsung dari aplikasi Pospay.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah status penerima terverifikasi, calon penerima diharuskan untuk melengkapi informasi pribadi seperti nama, alamat, NIK, tanggal lahir, nomor ponsel, dan email sesuai dengan identitas resmi.&#13;
&#13;
Jika informasi telah terverifikasi, sistem akan menghasilkan QR Code (Cek pos Digital) yang berfungsi sebagai bukti resmi untuk mengklaim bantuan di kantor pos yang paling dekat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada saat pengambilan, penerima diwajibkan untuk menunjukkan e-KTP aslinya, QR Code dari aplikasi Pospay, serta kartu keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
Petugas akan melakukan pemindaian terhadap QR Code, mencocokkan informasi dengan dokumen yang ada, dan merekam proses pencairan dengan mengambil foto penerima bersama uang tunai dan KTP sebagai bukti resmi penerimaan.&#13;
&#13;
Lalu hingga kapan Bantuan Subsidi Upah dapat diambil di kantor pos? berdasarkan informasi yang diterima Okezone di kantor pos Cikini, Jakarta Pusat, periode pembayaran BSU berjalan dari 3 Juli sampai 15 Juli 2025.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Batas Waktu Ambil BSU 2025 Rp600.000 di Kantor Pos, Jangan Sampai Telat!&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
