<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Ini Perbedaan Notifikasi Bansos Resmi Pemerintah dan Penipuan</title><description>Ini perbedaan notifikasi bansos resmi pemerintah dan penipuan. Modus penipuan berkedok notifikasi pencairan bansos kian marak&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/14/622/3155239/waspada-ini-perbedaan-notifikasi-bansos-resmi-pemerintah-dan-penipuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/14/622/3155239/waspada-ini-perbedaan-notifikasi-bansos-resmi-pemerintah-dan-penipuan"/><item><title>Waspada! Ini Perbedaan Notifikasi Bansos Resmi Pemerintah dan Penipuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/14/622/3155239/waspada-ini-perbedaan-notifikasi-bansos-resmi-pemerintah-dan-penipuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/14/622/3155239/waspada-ini-perbedaan-notifikasi-bansos-resmi-pemerintah-dan-penipuan</guid><pubDate>Senin 14 Juli 2025 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Razid Alvian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/14/622/3155239/bansos-vNyP_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Waspada! Ini Perbedaan Notifikasi Bansos Resmi Pemerintah dan Penipuan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/14/622/3155239/bansos-vNyP_large.png</image><title>Waspada! Ini Perbedaan Notifikasi Bansos Resmi Pemerintah dan Penipuan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Waspada, ini perbedaan notifikasi bansos resmi pemerintah dan penipuan. Warga penerima bantuan sosial (bansos) diminta semakin waspada. Belakangan ini, modus penipuan berkedok notifikasi pencairan bansos kian marak beredar melalui WhatsApp, SMS hingga media sosial.&#13;
&#13;
Lantas, bagaimana cara membedakan notifikasi bansos resmi pemerintah dengan yang palsu?&#13;
&#13;
Biasanya, pesan-pesan palsu itu kerap menggunakan bahasa yang meyakinkan serta menggunakan nama resmi instansi pemerintah. Agar tidak tertipu, berikut adalah perbedaan notifikasi resmi pemerintah dan notikfikasi palsu seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (14/7/2025).&#13;
&#13;
Ciri-Ciri Notifikasi Resmi Pemerintah&#13;
&#13;
1. Pesan dikirim langsung oleh lembaga resmi pemerintah seperti Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), atau BPJS Ketenagakerjaan&#13;
2. Pesan pemerintah tidak meminta informasi seperti data diri, kode OTP, arau nomor rekening&#13;
3. Biasanya, penerima diarahkan untuk memeriksa data secara mandiri melalui kanal resmi milik pemerintah, seperti:&amp;nbsp;cekbansos.kemensos.go.id,&amp;nbsp;bsu.kemnaker.go.id, atau melalui aplikasi resmi Kantor Pos seperti Pospay.&#13;
4. Link resmi pemerintah tidak membuat domain .com/.biz/.net terkait bansos, domain resmi pemeritah menggunakan .go.id&#13;
5. Penyaluran bansos resmi tidak memungut biaya&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ciri-Ciri Notifikasi Penipuan&#13;
&#13;
1. Pesan biasanya menggunakan bahasa yang terkesan memaksa atau menekan, misalnya: &amp;ldquo;Klik link ini sekarang juga sebelum dananya hangus!&amp;rdquo;&#13;
2. Menggunakan tautan palsu seperti&amp;nbsp;bansos2024.biz.id,&amp;nbsp;cekbansoskemensos.com, atau domain lain yang mengaku laman resmi&#13;
3. Meminta data diri atau detail nomor rekening&#13;
4. Dikirim dari nomor atau akun pribadi yang tidak terverifikasi&#13;
&#13;
Sebelum mempercayai setiap notifikasi bansos yang masuk, pastikan anda mengenali ciri-ciri resminya. Jangan mudah tergiur janji pencairan dana yang menggiurkan. Berikut tips agar terhindar dari penipuan bansos:&#13;
&#13;
1. Selalu akses informasi hanya melalui&amp;nbsp;cekbansos.kemensos.go.id&#13;
2. Jangan klik tautan dari pesan berantai atau media sosial&#13;
3. Verifikasi alamat, periksa gembok HTTPS dan domain .go.id&#13;
4. Waspadai jika ada permintaan data sensitif atau biaya&#13;
5. Laporkan jika menerima pesan mencurigakan&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Waspada, ini perbedaan notifikasi bansos resmi pemerintah dan penipuan. Warga penerima bantuan sosial (bansos) diminta semakin waspada. Belakangan ini, modus penipuan berkedok notifikasi pencairan bansos kian marak beredar melalui WhatsApp, SMS hingga media sosial.&#13;
&#13;
Lantas, bagaimana cara membedakan notifikasi bansos resmi pemerintah dengan yang palsu?&#13;
&#13;
Biasanya, pesan-pesan palsu itu kerap menggunakan bahasa yang meyakinkan serta menggunakan nama resmi instansi pemerintah. Agar tidak tertipu, berikut adalah perbedaan notifikasi resmi pemerintah dan notikfikasi palsu seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (14/7/2025).&#13;
&#13;
Ciri-Ciri Notifikasi Resmi Pemerintah&#13;
&#13;
1. Pesan dikirim langsung oleh lembaga resmi pemerintah seperti Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), atau BPJS Ketenagakerjaan&#13;
2. Pesan pemerintah tidak meminta informasi seperti data diri, kode OTP, arau nomor rekening&#13;
3. Biasanya, penerima diarahkan untuk memeriksa data secara mandiri melalui kanal resmi milik pemerintah, seperti:&amp;nbsp;cekbansos.kemensos.go.id,&amp;nbsp;bsu.kemnaker.go.id, atau melalui aplikasi resmi Kantor Pos seperti Pospay.&#13;
4. Link resmi pemerintah tidak membuat domain .com/.biz/.net terkait bansos, domain resmi pemeritah menggunakan .go.id&#13;
5. Penyaluran bansos resmi tidak memungut biaya&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ciri-Ciri Notifikasi Penipuan&#13;
&#13;
1. Pesan biasanya menggunakan bahasa yang terkesan memaksa atau menekan, misalnya: &amp;ldquo;Klik link ini sekarang juga sebelum dananya hangus!&amp;rdquo;&#13;
2. Menggunakan tautan palsu seperti&amp;nbsp;bansos2024.biz.id,&amp;nbsp;cekbansoskemensos.com, atau domain lain yang mengaku laman resmi&#13;
3. Meminta data diri atau detail nomor rekening&#13;
4. Dikirim dari nomor atau akun pribadi yang tidak terverifikasi&#13;
&#13;
Sebelum mempercayai setiap notifikasi bansos yang masuk, pastikan anda mengenali ciri-ciri resminya. Jangan mudah tergiur janji pencairan dana yang menggiurkan. Berikut tips agar terhindar dari penipuan bansos:&#13;
&#13;
1. Selalu akses informasi hanya melalui&amp;nbsp;cekbansos.kemensos.go.id&#13;
2. Jangan klik tautan dari pesan berantai atau media sosial&#13;
3. Verifikasi alamat, periksa gembok HTTPS dan domain .go.id&#13;
4. Waspadai jika ada permintaan data sensitif atau biaya&#13;
5. Laporkan jika menerima pesan mencurigakan&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
