<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Beras Oplosan, Mentan Ungkap 25 Merek Diperiksa&amp;nbsp;</title><description>Menteri Pertanian Amran mengatakan, dari total 212 merek yang diproses, sebanyak 25 merek telah diperiksa terkait beras oplosan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3156812/kasus-beras-oplosan-mentan-ungkap-25-merek-diperiksa-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3156812/kasus-beras-oplosan-mentan-ungkap-25-merek-diperiksa-nbsp"/><item><title>Kasus Beras Oplosan, Mentan Ungkap 25 Merek Diperiksa&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3156812/kasus-beras-oplosan-mentan-ungkap-25-merek-diperiksa-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3156812/kasus-beras-oplosan-mentan-ungkap-25-merek-diperiksa-nbsp</guid><pubDate>Senin 21 Juli 2025 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/21/320/3156812/mentan-czUK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Beras Oplosan, Mentan Ungkap 25 Merek Diperiksa&amp;nbsp;(Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/21/320/3156812/mentan-czUK_large.jpg</image><title>Kasus Beras Oplosan, Mentan Ungkap 25 Merek Diperiksa&amp;nbsp;(Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, pemerintah terus menggalakkan pemeriksaan terhadap dugaan praktik beras oplosan di pasaran. Menurutnya, dari total 212 merek yang diproses, sebanyak 25 merek telah diperiksa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi malam kami komunikasi dengan Pak Kapolri. Dari 212 merek beras kita proses, sudah diperiksa 25 merek,&amp;quot; ungkap Mentan Amran dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Mentan menyebut, pemeriksaan terhadap puluhan merek lainnya akan dilakukan secara maraton dalam waktu dekat. Dia juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik kecurangan di sektor pangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan selanjutnya 40-50 merek diperiksa maraton. Jadi kami harapkan sekali lagi saudaraku para pengusaha beras, ayo kita menjaga kondisi yang kondusif. Anda bisa untung tapi ini tidak boleh dipermainkan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Mentan menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pengusaha atau produsen beras yang terbukti curang dan merugikan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perusahaan yang tidak ikut aturan, ditindak. Ini perintah Bapak Presiden Prabowo. Kita harus jaga ketenangan. Kita harus jaga pangan negara kita di saat pangan negara lain kesulitan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Amran juga menyoroti situasi krisis pangan global yang tengah melanda sejumlah negara, seperti Malaysia, Jepang, dan Filipina. Dia menyebut harga beras di Jepang bahkan telah menembus Rp100 ribu per kilogram.&#13;
&#13;
Dibandingkan dengan itu, Indonesia dinilai masih berada dalam kondisi yang cukup stabil dengan harga beras di kisaran Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak ingin kesulitan beras terjadi di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, pemerintah terus menggalakkan pemeriksaan terhadap dugaan praktik beras oplosan di pasaran. Menurutnya, dari total 212 merek yang diproses, sebanyak 25 merek telah diperiksa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi malam kami komunikasi dengan Pak Kapolri. Dari 212 merek beras kita proses, sudah diperiksa 25 merek,&amp;quot; ungkap Mentan Amran dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Mentan menyebut, pemeriksaan terhadap puluhan merek lainnya akan dilakukan secara maraton dalam waktu dekat. Dia juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik kecurangan di sektor pangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan selanjutnya 40-50 merek diperiksa maraton. Jadi kami harapkan sekali lagi saudaraku para pengusaha beras, ayo kita menjaga kondisi yang kondusif. Anda bisa untung tapi ini tidak boleh dipermainkan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Mentan menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pengusaha atau produsen beras yang terbukti curang dan merugikan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perusahaan yang tidak ikut aturan, ditindak. Ini perintah Bapak Presiden Prabowo. Kita harus jaga ketenangan. Kita harus jaga pangan negara kita di saat pangan negara lain kesulitan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Amran juga menyoroti situasi krisis pangan global yang tengah melanda sejumlah negara, seperti Malaysia, Jepang, dan Filipina. Dia menyebut harga beras di Jepang bahkan telah menembus Rp100 ribu per kilogram.&#13;
&#13;
Dibandingkan dengan itu, Indonesia dinilai masih berada dalam kondisi yang cukup stabil dengan harga beras di kisaran Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak ingin kesulitan beras terjadi di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
