<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Dapat Bansos, Buruan Lapor ke Kemensos dan Jangan Lupa Bawa Datanya&amp;nbsp;</title><description>Pemerintah memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penebalan bansos dilakukan khusus untuk Juni dan Juli 2025. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3157023/belum-dapat-bansos-buruan-lapor-ke-kemensos-dan-jangan-lupa-bawa-datanya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3157023/belum-dapat-bansos-buruan-lapor-ke-kemensos-dan-jangan-lupa-bawa-datanya-nbsp"/><item><title>Belum Dapat Bansos, Buruan Lapor ke Kemensos dan Jangan Lupa Bawa Datanya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3157023/belum-dapat-bansos-buruan-lapor-ke-kemensos-dan-jangan-lupa-bawa-datanya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/21/320/3157023/belum-dapat-bansos-buruan-lapor-ke-kemensos-dan-jangan-lupa-bawa-datanya-nbsp</guid><pubDate>Senin 21 Juli 2025 21:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/21/320/3157023/mensos-97cU_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos soal Bansos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/21/320/3157023/mensos-97cU_large.jpeg</image><title>Mensos soal Bansos (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penebalan bansos dilakukan khusus untuk Juni dan Juli 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan jika ada yang merasa keberatan soal bansos, ia mempersilakan untuk melapor dengan melampirkan data-data lengkap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon kalau ada keberatan itu juga melampirkan bukti-bukti yang cukup agar kita bisa menindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya di Jakarta, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Dia juga menjelaskan pencoretan bansos akan dilakukan jika KPM dinilai telah naik kelas, yaitu hidup lebih sejahtera, berdaya dan mandiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya akan dialihkan kepada yang berhak di desil 1 hingga desil 4 DTSEN.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menuturkan aduan dan data yang diterima Kemensos nantinya akan diverifikasi dan validasi. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi pihak terakhir yang memvalidasi data tersebut.&#13;
&#13;
Dia menambahkan untuk penebalan bansos, KPM yang biasanya menerima Rp600 ribu, mendapatkan dukungan tambahan sebanyak Rp200 ribu untuk 2 bulan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka itu 18 juta lebih KPM menerima Rp1 juta di triwulan kedua,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penebalan bansos dilakukan khusus untuk Juni dan Juli 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan jika ada yang merasa keberatan soal bansos, ia mempersilakan untuk melapor dengan melampirkan data-data lengkap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon kalau ada keberatan itu juga melampirkan bukti-bukti yang cukup agar kita bisa menindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya di Jakarta, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Dia juga menjelaskan pencoretan bansos akan dilakukan jika KPM dinilai telah naik kelas, yaitu hidup lebih sejahtera, berdaya dan mandiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya akan dialihkan kepada yang berhak di desil 1 hingga desil 4 DTSEN.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menuturkan aduan dan data yang diterima Kemensos nantinya akan diverifikasi dan validasi. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi pihak terakhir yang memvalidasi data tersebut.&#13;
&#13;
Dia menambahkan untuk penebalan bansos, KPM yang biasanya menerima Rp600 ribu, mendapatkan dukungan tambahan sebanyak Rp200 ribu untuk 2 bulan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka itu 18 juta lebih KPM menerima Rp1 juta di triwulan kedua,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
