<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Danantara Investasi Rp130 Triliun di AS, Ini Penjelasan Rosan </title><description>Rosan Roeslani menyatakan pemerintah memprioritaskan investasi dalam negeri di tengah beredar kabar isu negosiasi dengan Amerika Serikat terkait rencana investasi yang dikabarkan mencapai Rp130 Triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/22/320/3157265/soal-danantara-investasi-rp130-triliun-di-as-ini-penjelasan-rosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/22/320/3157265/soal-danantara-investasi-rp130-triliun-di-as-ini-penjelasan-rosan"/><item><title>Soal Danantara Investasi Rp130 Triliun di AS, Ini Penjelasan Rosan </title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/22/320/3157265/soal-danantara-investasi-rp130-triliun-di-as-ini-penjelasan-rosan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/22/320/3157265/soal-danantara-investasi-rp130-triliun-di-as-ini-penjelasan-rosan</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2025 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/22/320/3157265/menteri_investasi_rosan-98Pv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Rosan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/22/320/3157265/menteri_investasi_rosan-98Pv_large.jpg</image><title>Menteri Investasi Rosan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani menyatakan pemerintah memprioritaskan investasi dalam negeri di tengah beredar kabar isu negosiasi dengan Amerika Serikat terkait rencana investasi yang dikabarkan mencapai Rp130 Triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya kita evaluasi semua investasi, kita kan fokusnya di Indonesia dulu ya,&amp;rdquo; kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
1. Pendekatan Proposional&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan, pemerintah menerapkan pendekatan proporsional dalam pengelolaan investasi luar negeri, dengan komposisi sekitar 80% difokuskan di dalam negeri dan 20% sisanya di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi memang ada porsi kita, kita bilangnya 80%-20%, investasi 80% fokus di Indonesia, 20% di luar Indonesia. Kita lihat semua tidak hanya di Amerika tetapi juga di negara-negara lain,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
2. Penuhi Beberapa Kriteria&#13;
&#13;
Rosan menambahkan, setiap investasi yang dilakukan harus memenuhi beberapa kriteria utama. Di antaranya, transfer teknologi, penciptaan lalangan pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang penting bagi kami adalah, bagaimana dengan kami investasi itu ada transfer-transfer teknologinya, dan juga ada penciptaan lapangan pekerjaannya dan yang penting juga adalah returnnya sesuai dengan benchmark yang kita bikin ya itu di atas cost of capital. Jadi kita lihat semua,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani menyatakan pemerintah memprioritaskan investasi dalam negeri di tengah beredar kabar isu negosiasi dengan Amerika Serikat terkait rencana investasi yang dikabarkan mencapai Rp130 Triliun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya kita evaluasi semua investasi, kita kan fokusnya di Indonesia dulu ya,&amp;rdquo; kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
1. Pendekatan Proposional&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan, pemerintah menerapkan pendekatan proporsional dalam pengelolaan investasi luar negeri, dengan komposisi sekitar 80% difokuskan di dalam negeri dan 20% sisanya di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetapi memang ada porsi kita, kita bilangnya 80%-20%, investasi 80% fokus di Indonesia, 20% di luar Indonesia. Kita lihat semua tidak hanya di Amerika tetapi juga di negara-negara lain,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
2. Penuhi Beberapa Kriteria&#13;
&#13;
Rosan menambahkan, setiap investasi yang dilakukan harus memenuhi beberapa kriteria utama. Di antaranya, transfer teknologi, penciptaan lalangan pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang penting bagi kami adalah, bagaimana dengan kami investasi itu ada transfer-transfer teknologinya, dan juga ada penciptaan lapangan pekerjaannya dan yang penting juga adalah returnnya sesuai dengan benchmark yang kita bikin ya itu di atas cost of capital. Jadi kita lihat semua,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
