<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayar Tiket Perjalanan Pakai Paylater Melonjak, Kartu Kredit Masih Mendominasi&amp;nbsp;</title><description>Skema pembayaran tiket perjalanan melalui Buy Now Pay Later (BNPL) disebut masih mendukung para pengusaha agen tiket online sebagai opsi pembayaran konsumen.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/23/320/3157525/bayar-tiket-perjalanan-pakai-paylater-melonjak-kartu-kredit-masih-mendominasi-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/23/320/3157525/bayar-tiket-perjalanan-pakai-paylater-melonjak-kartu-kredit-masih-mendominasi-nbsp"/><item><title>Bayar Tiket Perjalanan Pakai Paylater Melonjak, Kartu Kredit Masih Mendominasi&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/23/320/3157525/bayar-tiket-perjalanan-pakai-paylater-melonjak-kartu-kredit-masih-mendominasi-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/23/320/3157525/bayar-tiket-perjalanan-pakai-paylater-melonjak-kartu-kredit-masih-mendominasi-nbsp</guid><pubDate>Rabu 23 Juli 2025 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/23/320/3157525/paylater-TrxS_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Pakai Paylater (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/23/320/3157525/paylater-TrxS_large.png</image><title>Pakai Paylater (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Skema pembayaran tiket perjalanan melalui Buy Now Pay Later (BNPL) disebut masih mendukung para pengusaha agen tiket online sebagai opsi pembayaran konsumen.&#13;
&#13;
Meski demikian, hal tersebut dinilai belum sepenuhnya menggantikan peran kartu kredit yang dinilai masih dominan dalam skema pembayaran, di mana keduanya memungkinkan konsumen menunda pembayaran dari produk barang/jasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Cukup tinggi (penggunaan opsi BNPL). Opsi kartu kredit juga besar, maka BNPLnya tinggi tapi bukan super dominan,&amp;rdquo; kata Co-Founder &amp;amp; CMO Tiket.com, Gaery Undarsa di Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
Keberadaan berbagai opsi pembayaran membuat kontribusi BNPL, kata Gaeray, relatif signifikan, tetapi tidak mendominasi secara keseluruhan dalam perusahaan rintisan atau startup online travel agent (OTA) ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menjelaskan dalam industri perjalanan, kartu kredit tetap menjadi andalan karena fleksibilitas dan fitur yang ditawarkan.&#13;
&#13;
Sedianya BNPL dikenal sebagai skema cicilan tanpa kartu kredit yang biasanya dipakai konsumen dari segmen yang lebih luas, terutama generasi muda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, dalam konteks perjalanan, kata Gaery, sstruktur transaksi masih menunjukkan preferensi terhadap metode pembayaran tradisional seperti kartu kredit.&#13;
&#13;
Gaery juga menekankan pendekatan perusahaan terhadap metode pembayaran bersifat inklusif, dengan menyediakan berbagai pilihan dalam bertransaksi.&#13;
&#13;
Data perusahaan menunjukkan pertumbuhan pada berbagai metode pembayaran seiring peningkatan volume transaksi pascapandemi Covid-19.&#13;
&#13;
Gaery mengakui faktor libur musiman seperti lebaran dan libur sekolah menjadi sentimen pemacu daya beli tiket.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;School holiday jadi salah satu peak period untuk travel. Flight-kita naik 38 persen, sedangkan Accomodation itu 80 persen,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Skema pembayaran tiket perjalanan melalui Buy Now Pay Later (BNPL) disebut masih mendukung para pengusaha agen tiket online sebagai opsi pembayaran konsumen.&#13;
&#13;
Meski demikian, hal tersebut dinilai belum sepenuhnya menggantikan peran kartu kredit yang dinilai masih dominan dalam skema pembayaran, di mana keduanya memungkinkan konsumen menunda pembayaran dari produk barang/jasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Cukup tinggi (penggunaan opsi BNPL). Opsi kartu kredit juga besar, maka BNPLnya tinggi tapi bukan super dominan,&amp;rdquo; kata Co-Founder &amp;amp; CMO Tiket.com, Gaery Undarsa di Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
Keberadaan berbagai opsi pembayaran membuat kontribusi BNPL, kata Gaeray, relatif signifikan, tetapi tidak mendominasi secara keseluruhan dalam perusahaan rintisan atau startup online travel agent (OTA) ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menjelaskan dalam industri perjalanan, kartu kredit tetap menjadi andalan karena fleksibilitas dan fitur yang ditawarkan.&#13;
&#13;
Sedianya BNPL dikenal sebagai skema cicilan tanpa kartu kredit yang biasanya dipakai konsumen dari segmen yang lebih luas, terutama generasi muda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, dalam konteks perjalanan, kata Gaery, sstruktur transaksi masih menunjukkan preferensi terhadap metode pembayaran tradisional seperti kartu kredit.&#13;
&#13;
Gaery juga menekankan pendekatan perusahaan terhadap metode pembayaran bersifat inklusif, dengan menyediakan berbagai pilihan dalam bertransaksi.&#13;
&#13;
Data perusahaan menunjukkan pertumbuhan pada berbagai metode pembayaran seiring peningkatan volume transaksi pascapandemi Covid-19.&#13;
&#13;
Gaery mengakui faktor libur musiman seperti lebaran dan libur sekolah menjadi sentimen pemacu daya beli tiket.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;School holiday jadi salah satu peak period untuk travel. Flight-kita naik 38 persen, sedangkan Accomodation itu 80 persen,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
