<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemiskinan di Pedesaan Masih Tinggi, Orang Miskin di Kota Bertambah Banyak</title><description>Jumlah penduduk miskin di kota mengalami peningkatan. Sementara di pedesaan, tingkat kemiskinannya tetap tinggi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-di-pedesaan-masih-tinggi-orang-miskin-di-kota-bertambah-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-di-pedesaan-masih-tinggi-orang-miskin-di-kota-bertambah-banyak"/><item><title>Kemiskinan di Pedesaan Masih Tinggi, Orang Miskin di Kota Bertambah Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-di-pedesaan-masih-tinggi-orang-miskin-di-kota-bertambah-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-di-pedesaan-masih-tinggi-orang-miskin-di-kota-bertambah-banyak</guid><pubDate>Jum'at 25 Juli 2025 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-Ac45_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbandingan Kemiskinan di Perkotaan dan Pedesaan. (Foto ;Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/25/320/3157891/kemiskinan-Ac45_large.jpg</image><title>Perbandingan Kemiskinan di Perkotaan dan Pedesaan. (Foto ;Okezone.com/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Jumlah penduduk miskin di kota mengalami peningkatan. Sementara di pedesaan, tingkat kemiskinannya tetap tinggi.&#13;
&#13;
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya disparitas atau ketimpangan kemiskinan antara perkotaan dan pedesaan. Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,73%. Sedangkan kemiskinan pedesaan sebesar 11,03%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi desa lebih banyak yang miskinnya jika dibandingkan dengan perkotaan, terhadap tadi total penduduk masing-masing wilayahnya,&amp;quot; ujar Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, Jumat (25/7/2025).&#13;
&#13;
Namun persentase kemiskinan di pedesaan pada Maret 2025 sebesar 11,03% mengalami penurunan 0,31%, jika dibandingkan dengan September 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mencermati persentase penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2025 yaitu sebesar 6,73%, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi September 2024. Penduduk miskin di kota meningkat sekitar 0,07 poin persen pada Maret 2025 dibandingkan dengan September 2024 yang lalu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain data kemiskinan di kota dan desa, salah satu indikator yang penting diperhatikan adalah indeks kedalaman dan indeks keparahan.&#13;
&#13;
Ateng menjelaskan bahwa garis kemiskinan pada Maret 2025 berdasarkan Susenas sebesar Rp609.160 per kapita per bulan. Jika dibandingkan dengan September 2024, mengalami peningkatan 2,34%.&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota sebesar Rp629.561 per kapita per bulan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan pedesaan yang di desa mencapai Rp580.349 per kapita per bulan.&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota tersebut naik pada bulan Maret 2025 dibandingkan dengan bulan September 2024. GK atau garis kemiskinan kota naik 2,24 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi sudah saya sebutkan bahwa garis kemiskinan di desa sebesar Rp580.349 per kapita per bulan,&amp;quot; kata Ateng.&#13;
&#13;
Kemudian jika dibandingkan dengan kondisi September 2024, sebesar 2,42 persen. Dengan demikian garis kemiskinan pedesaan naik sedikit di atas garis kemiskinan perkotaan secara kenaikannya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Jumlah penduduk miskin di kota mengalami peningkatan. Sementara di pedesaan, tingkat kemiskinannya tetap tinggi.&#13;
&#13;
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya disparitas atau ketimpangan kemiskinan antara perkotaan dan pedesaan. Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,73%. Sedangkan kemiskinan pedesaan sebesar 11,03%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi desa lebih banyak yang miskinnya jika dibandingkan dengan perkotaan, terhadap tadi total penduduk masing-masing wilayahnya,&amp;quot; ujar Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, Jumat (25/7/2025).&#13;
&#13;
Namun persentase kemiskinan di pedesaan pada Maret 2025 sebesar 11,03% mengalami penurunan 0,31%, jika dibandingkan dengan September 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mencermati persentase penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2025 yaitu sebesar 6,73%, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi September 2024. Penduduk miskin di kota meningkat sekitar 0,07 poin persen pada Maret 2025 dibandingkan dengan September 2024 yang lalu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain data kemiskinan di kota dan desa, salah satu indikator yang penting diperhatikan adalah indeks kedalaman dan indeks keparahan.&#13;
&#13;
Ateng menjelaskan bahwa garis kemiskinan pada Maret 2025 berdasarkan Susenas sebesar Rp609.160 per kapita per bulan. Jika dibandingkan dengan September 2024, mengalami peningkatan 2,34%.&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota sebesar Rp629.561 per kapita per bulan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan pedesaan yang di desa mencapai Rp580.349 per kapita per bulan.&#13;
&#13;
Garis kemiskinan kota tersebut naik pada bulan Maret 2025 dibandingkan dengan bulan September 2024. GK atau garis kemiskinan kota naik 2,24 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi sudah saya sebutkan bahwa garis kemiskinan di desa sebesar Rp580.349 per kapita per bulan,&amp;quot; kata Ateng.&#13;
&#13;
Kemudian jika dibandingkan dengan kondisi September 2024, sebesar 2,42 persen. Dengan demikian garis kemiskinan pedesaan naik sedikit di atas garis kemiskinan perkotaan secara kenaikannya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
