<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Bansos Naik Jadi Rp1 Juta dan Rencana Perpanjangan BSU 2025</title><description>Presiden Prabowo Subianto akan memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/27/320/3158176/4-fakta-bansos-naik-jadi-rp1-juta-dan-rencana-perpanjangan-bsu-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/27/320/3158176/4-fakta-bansos-naik-jadi-rp1-juta-dan-rencana-perpanjangan-bsu-2025"/><item><title>4 Fakta Bansos Naik Jadi Rp1 Juta dan Rencana Perpanjangan BSU 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/27/320/3158176/4-fakta-bansos-naik-jadi-rp1-juta-dan-rencana-perpanjangan-bsu-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/27/320/3158176/4-fakta-bansos-naik-jadi-rp1-juta-dan-rencana-perpanjangan-bsu-2025</guid><pubDate>Minggu 27 Juli 2025 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/26/320/3158176/bansos-mACy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sinyal perpanjangan bantuan sosial (bansos) 2025 semakin menguat. (Foto: Okezone.com/Kemensos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/26/320/3158176/bansos-mACy_large.jpg</image><title>Sinyal perpanjangan bantuan sosial (bansos) 2025 semakin menguat. (Foto: Okezone.com/Kemensos)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sinyal perpanjangan bantuan sosial (bansos) 2025 semakin menguat. Dari rencana penambahan nilai bansos sampai kabar akan ada lagi paket ketiga stimulus ekonomi di tahun ini.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto akan memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM).&#13;
&#13;
Kemudian, pemerintah juga akan memberikan paket stimulus ekonomi kepada masyarakat pada kuartal III-2025. Kini program tersebut masih dalam tahap perencanaan serta akan dilanjutkan pada kuartal III-2025 dengan tujuan menjaga potensi pertumbuhan ekonomi.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta menarik terkait bansos yang kemungkinan diperpanjang dan ditambah lagi pada kuartal III-2025, Minggu (27/7/2025):&#13;
&#13;
1. Penerima Bansos Dipastikan Tidak Berkurang&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk bansos tidak ada yang dikurangi, bahkan Presiden memberikan penebalan bansos kepada 18 juta lebih KPM,&amp;rdquo; ujar Mensos Gus Ipul.&#13;
&#13;
2. Ada Tambahan Uang Bansos&#13;
&#13;
Gus Ipul mengatakan akan ada penebalan bansos yang dilakukan khusus untuk Juni dan Juli 2025. KPM yang biasanya menerima Rp600 ribu akan mendapatkan dukungan tambahan sebesar Rp200 ribu untuk 2 bulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya, 18 juta lebih KPM menerima Rp1 juta di triwulan kedua,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
3. Alasan Penerima Bansos Dicoret&#13;
&#13;
Meski demikian, Mensos menjelaskan bahwa pencoretan bansos akan dilakukan jika KPM dinilai telah naik kelas, yaitu hidup lebih sejahtera, berdaya, dan mandiri. Selanjutnya, akan dialihkan kepada yang berhak di desil 1 hingga desil 4 DTSEN.&#13;
&#13;
Namun, jika ada yang merasa keberatan soal bansos, dirinya mempersilakan untuk melapor dengan melampirkan data-data lengkap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon kalau ada keberatan itu juga melampirkan bukti-bukti yang cukup agar kita bisa menindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gus Ipul mengatakan aduan dan data yang diterima Kemensos nantinya akan diverifikasi dan divalidasi. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi pihak terakhir yang memvalidasi data tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan membantu pemutakhiran lewat sumber daya yang kami miliki,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
4. Paket Stimulus Lanjutan&#13;
&#13;
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa kini pemerintah tengah menyelesaikan beberapa kebijakan terkait lanjutan dari stimulus pada periode Juni&amp;ndash;Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagi disusun (paket stimulus), minggu ini kemungkinan akan difinalkan,&amp;rdquo; ujar Haryo.&#13;
&#13;
Meskipun demikian, Haryo belum menyampaikan sepenuhnya insentif seperti apa yang akan diberikan. Ia menyinggung bahwa stimulus sebelumnya masih dalam tahap evaluasi, sementara kebijakan baru ini disusun dengan mengutamakan program-program prioritas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau insentif baru atau stimulus baru belum ada, cuma program-program prioritas ini yang perlu didorong. Sama government spending yang kemarin masih kurang ya, masih kurang besar, seperti untuk makan bergizi gratis dan perumahan, termasuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) perumahan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sampai saat ini, paket stimulus ekonomi yang kedua masih berlangsung. Di antaranya diskon tarif tol dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sinyal perpanjangan bantuan sosial (bansos) 2025 semakin menguat. Dari rencana penambahan nilai bansos sampai kabar akan ada lagi paket ketiga stimulus ekonomi di tahun ini.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto akan memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM).&#13;
&#13;
Kemudian, pemerintah juga akan memberikan paket stimulus ekonomi kepada masyarakat pada kuartal III-2025. Kini program tersebut masih dalam tahap perencanaan serta akan dilanjutkan pada kuartal III-2025 dengan tujuan menjaga potensi pertumbuhan ekonomi.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta menarik terkait bansos yang kemungkinan diperpanjang dan ditambah lagi pada kuartal III-2025, Minggu (27/7/2025):&#13;
&#13;
1. Penerima Bansos Dipastikan Tidak Berkurang&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk bansos tidak ada yang dikurangi, bahkan Presiden memberikan penebalan bansos kepada 18 juta lebih KPM,&amp;rdquo; ujar Mensos Gus Ipul.&#13;
&#13;
2. Ada Tambahan Uang Bansos&#13;
&#13;
Gus Ipul mengatakan akan ada penebalan bansos yang dilakukan khusus untuk Juni dan Juli 2025. KPM yang biasanya menerima Rp600 ribu akan mendapatkan dukungan tambahan sebesar Rp200 ribu untuk 2 bulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya, 18 juta lebih KPM menerima Rp1 juta di triwulan kedua,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
3. Alasan Penerima Bansos Dicoret&#13;
&#13;
Meski demikian, Mensos menjelaskan bahwa pencoretan bansos akan dilakukan jika KPM dinilai telah naik kelas, yaitu hidup lebih sejahtera, berdaya, dan mandiri. Selanjutnya, akan dialihkan kepada yang berhak di desil 1 hingga desil 4 DTSEN.&#13;
&#13;
Namun, jika ada yang merasa keberatan soal bansos, dirinya mempersilakan untuk melapor dengan melampirkan data-data lengkap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon kalau ada keberatan itu juga melampirkan bukti-bukti yang cukup agar kita bisa menindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gus Ipul mengatakan aduan dan data yang diterima Kemensos nantinya akan diverifikasi dan divalidasi. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi pihak terakhir yang memvalidasi data tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan membantu pemutakhiran lewat sumber daya yang kami miliki,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
4. Paket Stimulus Lanjutan&#13;
&#13;
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa kini pemerintah tengah menyelesaikan beberapa kebijakan terkait lanjutan dari stimulus pada periode Juni&amp;ndash;Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagi disusun (paket stimulus), minggu ini kemungkinan akan difinalkan,&amp;rdquo; ujar Haryo.&#13;
&#13;
Meskipun demikian, Haryo belum menyampaikan sepenuhnya insentif seperti apa yang akan diberikan. Ia menyinggung bahwa stimulus sebelumnya masih dalam tahap evaluasi, sementara kebijakan baru ini disusun dengan mengutamakan program-program prioritas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau insentif baru atau stimulus baru belum ada, cuma program-program prioritas ini yang perlu didorong. Sama government spending yang kemarin masih kurang ya, masih kurang besar, seperti untuk makan bergizi gratis dan perumahan, termasuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) perumahan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sampai saat ini, paket stimulus ekonomi yang kedua masih berlangsung. Di antaranya diskon tarif tol dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
