<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Buka Suara soal Kapal di Ketapang-Gilimanuk Minta Ditambah</title><description>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah meminta, kepada Kementerian Perhubungan untuk menambah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang??&quot;Gilimanuk.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/28/320/3158653/pengusaha-buka-suara-soal-kapal-di-ketapang-gilimanuk-minta-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/07/28/320/3158653/pengusaha-buka-suara-soal-kapal-di-ketapang-gilimanuk-minta-ditambah"/><item><title>Pengusaha Buka Suara soal Kapal di Ketapang-Gilimanuk Minta Ditambah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/07/28/320/3158653/pengusaha-buka-suara-soal-kapal-di-ketapang-gilimanuk-minta-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/07/28/320/3158653/pengusaha-buka-suara-soal-kapal-di-ketapang-gilimanuk-minta-ditambah</guid><pubDate>Senin 28 Juli 2025 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/28/320/3158653/antrean_kendaraan_di_pelabuhan_ketapang-LvDz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/28/320/3158653/antrean_kendaraan_di_pelabuhan_ketapang-LvDz_large.jpg</image><title>Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah meminta, kepada Kementerian Perhubungan untuk menambah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk. Hal ini menyusul kemacetan panjang akibat dihentikannya 15 kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) di lintasan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait hal itu, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) menyatakan permintaan menambah kapal dari Gubernur Jatim Khofifah belum tepat.&#13;
&#13;
Ketua Bidang Tarif dan Usaha DPP Gapasdap Rahmatika, mengungkapkan bahwa kemacetan yang terjadi di Ketapang bukan disebabkan oleh kekurangan kapal, melainkan karena keterbatasan jumlah dermaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 56 kapal yang ada saat ini hanya bisa dioperasikan 28 kapal karena keterbatasan dermaga. Bila penambahan kapal tetap dilakukan, hal itu hanya akan menambah deretan kapal-kapal yang menganggur karena tidak memiliki tempat sandaran (dermaga),&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka itu, penambahan kapal bukan berarti menambah kapasitas muat atau daya angkut tapi malah menimbulkan antrian panjang operasional kapal karena kekurangan dermaga,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyarankan agar yang ditambah bukan kapal, melainkan dermaga sebanyak minimal dua pasang maksimal lima pasang untuk mengantisipasi 28 kapal yang menanggur sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal, bila 3 pasang dermaga saja sudah 12 kapal yang bisa beroperasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngapain tambah kapal. Ekonomi kita masih sulit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan penambahan dermaga tersebut sudah bisa mengantisipasi 50 persen tambahan demand kendaraan sekaligus antisipasi dermaga-dermaga yang banyak rusak saat ini serta adanya jalan tol Probowangi nantinya&amp;nbsp;&#13;
Harusnya Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur tidak perlu panik dan harus mengamati kondisi lapangan yang saat ini kapal-kapal di LCT sudah dioperasikan semuanya.&#13;
&#13;
Bahkan sudah bisa mengantisipasi kemacetan panjang sehingga antrian sampai pada hari Minggu malam sudah 0 meter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Silahkan Kepala Dinas lihat di lapangan langsung, jangan hanya berdasarkan laporan di media sosial! Bisa Hoax,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah meminta, kepada Kementerian Perhubungan untuk menambah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk. Hal ini menyusul kemacetan panjang akibat dihentikannya 15 kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) di lintasan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait hal itu, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) menyatakan permintaan menambah kapal dari Gubernur Jatim Khofifah belum tepat.&#13;
&#13;
Ketua Bidang Tarif dan Usaha DPP Gapasdap Rahmatika, mengungkapkan bahwa kemacetan yang terjadi di Ketapang bukan disebabkan oleh kekurangan kapal, melainkan karena keterbatasan jumlah dermaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 56 kapal yang ada saat ini hanya bisa dioperasikan 28 kapal karena keterbatasan dermaga. Bila penambahan kapal tetap dilakukan, hal itu hanya akan menambah deretan kapal-kapal yang menganggur karena tidak memiliki tempat sandaran (dermaga),&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka itu, penambahan kapal bukan berarti menambah kapasitas muat atau daya angkut tapi malah menimbulkan antrian panjang operasional kapal karena kekurangan dermaga,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyarankan agar yang ditambah bukan kapal, melainkan dermaga sebanyak minimal dua pasang maksimal lima pasang untuk mengantisipasi 28 kapal yang menanggur sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal, bila 3 pasang dermaga saja sudah 12 kapal yang bisa beroperasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngapain tambah kapal. Ekonomi kita masih sulit,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan penambahan dermaga tersebut sudah bisa mengantisipasi 50 persen tambahan demand kendaraan sekaligus antisipasi dermaga-dermaga yang banyak rusak saat ini serta adanya jalan tol Probowangi nantinya&amp;nbsp;&#13;
Harusnya Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur tidak perlu panik dan harus mengamati kondisi lapangan yang saat ini kapal-kapal di LCT sudah dioperasikan semuanya.&#13;
&#13;
Bahkan sudah bisa mengantisipasi kemacetan panjang sehingga antrian sampai pada hari Minggu malam sudah 0 meter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Silahkan Kepala Dinas lihat di lapangan langsung, jangan hanya berdasarkan laporan di media sosial! Bisa Hoax,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
