<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Tim Audit Independen Evaluasi Penyebab Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek</title><description>Kemenhub akan membentuk tim audit independen guna mengevaluasi penyebab anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/03/320/3160083/menhub-tim-audit-independen-evaluasi-penyebab-anjloknya-ka-argo-bromo-anggrek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/03/320/3160083/menhub-tim-audit-independen-evaluasi-penyebab-anjloknya-ka-argo-bromo-anggrek"/><item><title>Menhub: Tim Audit Independen Evaluasi Penyebab Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/03/320/3160083/menhub-tim-audit-independen-evaluasi-penyebab-anjloknya-ka-argo-bromo-anggrek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/03/320/3160083/menhub-tim-audit-independen-evaluasi-penyebab-anjloknya-ka-argo-bromo-anggrek</guid><pubDate>Minggu 03 Agustus 2025 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/03/320/3160083/kereta_api-9IKa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub: Tim Audit Independen Evaluasi Penyebab Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/03/320/3160083/kereta_api-9IKa_large.jpg</image><title>Menhub: Tim Audit Independen Evaluasi Penyebab Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek (Foto: Kemenhub)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membentuk tim audit independen guna mengevaluasi penyebab anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada Jumat, 1 Agustus 2025 di Subang, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, penanganan sesudah insiden tidak hanya berfokus pada pemulihan teknis, namun akan evaluasi secara menyeluruh.&#13;
&#13;
Kemenhub juga berkomitmen untuk melanjutkan pengawasan ketat terhadap proses pemulihan dan memastikan agar operasional kereta api khususnya pada jalur terdampak dapat kembali berjalan secara optimal, aman, dan andal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemulihan fisik saja tidak cukup. Pemerintah akan memperkuat sistem deteksi dini dan meningkatkan standar pemeliharaan prasarana perkeretaapian,&amp;rdquo; ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (3/8/2025).&#13;
&#13;
Menhub menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, langkah-langkah cepat dan terukur langsung dilakukan. Koordinasi intensif antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan personel tetap menjadi prioritas utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim di lapangan yang telah bekerja tanpa henti selama lebih dari 16 jam. Ini adalah bukti nyata bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas kami,&amp;rdquo; kata Menhub.&#13;
&#13;
Menhub menambahkan insiden ini menjadi pengingat penting bahwa sistem perkeretaapian nasional harus terus ditingkatkan secara proaktif dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak hanya berkomitmen untuk memperbaiki, tetapi juga untuk mencegah. Keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aspek penyelenggaraan transportasi,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada kedua jalur (hulu dan hilir) serta sekitar 4 kilometer prasarana, mulai dari titik sinyal blok hingga area wesel. Evakuasi sarana dilakukan secara bertahap sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, melibatkan kereta penolong, unit crane, dan tim teknis gabungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami sampaikan hingga Sabtu (2/8) pukul 07.09 WIB, seluruh proses evakuasi sarana telah berhasil diselesaikan.Proses pengangkatan sarana dilakukan secara bertahap mulai&amp;nbsp; tadi malam hingga Sabtu pagi ini, dengan koordinasi intensif untuk menjamin keselamatan personel dan kelancaran operasi, &amp;quot; tutur Allan.&#13;
&#13;
Allan menyebut begitu proses evakuasi dimulai, tim teknis langsung melakukan pemulihan jalur, mencakup pelurusan rel, penggantian stang penggerak, detektor, serta bantalan rel yang mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Saat ini, jalur yang terdampak telah berhasil dibuka kembali dan sudah dapat dilalui kereta api, meskipun dengan pembatasan kecepatan sebagai langkah pengamanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kereta api sudah bisa melintas di jalur yang terdampak. Namun, demi menjamin keselamatan, diberlakukan pembatasan kecepatan secara bertahap,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membentuk tim audit independen guna mengevaluasi penyebab anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada Jumat, 1 Agustus 2025 di Subang, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, penanganan sesudah insiden tidak hanya berfokus pada pemulihan teknis, namun akan evaluasi secara menyeluruh.&#13;
&#13;
Kemenhub juga berkomitmen untuk melanjutkan pengawasan ketat terhadap proses pemulihan dan memastikan agar operasional kereta api khususnya pada jalur terdampak dapat kembali berjalan secara optimal, aman, dan andal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemulihan fisik saja tidak cukup. Pemerintah akan memperkuat sistem deteksi dini dan meningkatkan standar pemeliharaan prasarana perkeretaapian,&amp;rdquo; ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (3/8/2025).&#13;
&#13;
Menhub menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, langkah-langkah cepat dan terukur langsung dilakukan. Koordinasi intensif antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan personel tetap menjadi prioritas utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim di lapangan yang telah bekerja tanpa henti selama lebih dari 16 jam. Ini adalah bukti nyata bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas kami,&amp;rdquo; kata Menhub.&#13;
&#13;
Menhub menambahkan insiden ini menjadi pengingat penting bahwa sistem perkeretaapian nasional harus terus ditingkatkan secara proaktif dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak hanya berkomitmen untuk memperbaiki, tetapi juga untuk mencegah. Keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aspek penyelenggaraan transportasi,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada kedua jalur (hulu dan hilir) serta sekitar 4 kilometer prasarana, mulai dari titik sinyal blok hingga area wesel. Evakuasi sarana dilakukan secara bertahap sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, melibatkan kereta penolong, unit crane, dan tim teknis gabungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami sampaikan hingga Sabtu (2/8) pukul 07.09 WIB, seluruh proses evakuasi sarana telah berhasil diselesaikan.Proses pengangkatan sarana dilakukan secara bertahap mulai&amp;nbsp; tadi malam hingga Sabtu pagi ini, dengan koordinasi intensif untuk menjamin keselamatan personel dan kelancaran operasi, &amp;quot; tutur Allan.&#13;
&#13;
Allan menyebut begitu proses evakuasi dimulai, tim teknis langsung melakukan pemulihan jalur, mencakup pelurusan rel, penggantian stang penggerak, detektor, serta bantalan rel yang mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Saat ini, jalur yang terdampak telah berhasil dibuka kembali dan sudah dapat dilalui kereta api, meskipun dengan pembatasan kecepatan sebagai langkah pengamanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kereta api sudah bisa melintas di jalur yang terdampak. Namun, demi menjamin keselamatan, diberlakukan pembatasan kecepatan secara bertahap,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
