<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada yang Kaget, Airlangga Bantah Tuduhan Mainkan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen</title><description>Airlangga membantah tuduhan adanya permainan data dalam pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 yang mencapai 5,12 persen.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/05/320/3160697/ada-yang-kaget-airlangga-bantah-tuduhan-mainkan-data-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-5-12-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/05/320/3160697/ada-yang-kaget-airlangga-bantah-tuduhan-mainkan-data-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-5-12-persen"/><item><title>Ada yang Kaget, Airlangga Bantah Tuduhan Mainkan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/05/320/3160697/ada-yang-kaget-airlangga-bantah-tuduhan-mainkan-data-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-5-12-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/05/320/3160697/ada-yang-kaget-airlangga-bantah-tuduhan-mainkan-data-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-5-12-persen</guid><pubDate>Selasa 05 Agustus 2025 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/05/320/3160697/menko_airlangga-jtXK_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Ada yang Kaget, Airlangga Bantah Tuduhan Mainkan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/05/320/3160697/menko_airlangga-jtXK_large.png</image><title>Ada yang Kaget, Airlangga Bantah Tuduhan Mainkan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tuduhan adanya permainan data dalam pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 yang mencapai 5,12 persen.&#13;
&#13;
Adapun hal ini menyangkut banyak pihak seperti ekonom yang mengaku kaget dan meragukan data yang diberikan Badan Pusat Statistik (BPS)&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mana ada (permainan data),&amp;rdquo; kata Airlangga singkat di kantornya, Selasa (5/8/2025) malam.&#13;
&#13;
Menanggapi keraguan sejumlah pihak, Airlangga menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan data konsumsi, investasi, dan aktivitas ekonomi yang terpantau tumbuh positif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat kan konsumen konsumsi tumbuh tinggi. Sekitar 4,97 persen dan itu mewakili 54 persen. Kemudian investasi tumbuh 6,99 persen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Airlangga memaparkan bahwa aktivitas perdagangan ritel dan transaksi digital juga menunjukkan peningkatan. Uang elektronik naik 6,26 persen, sementara transaksi di marketplace tumbuh 7,5 persen secara kuartalan.&#13;
&#13;
Selain itu, kebijakan pemerintah mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perjalanan domestik, baik menggunakan pesawat, kereta api, maupun jalan tol, meningkat 22,3 persen. Wisatawan mancanegara pun tumbuh 23,32 persen.&#13;
&#13;
Airlangga menambahkan, penciptaan lapangan kerja juga signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Year on year jumlah lapangan pekerjaan yang tercipta dari Februari ke Februari itu ada sejumlah mendekati 3,6 juta,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 sebesar 5,12 persen secara tahunan (year on year). Angka ini lebih tinggi dibanding kuartal I 2025 yang tumbuh 4,87 persen, menempatkan Indonesia di peringkat kedua tertinggi di dunia setelah China yang tumbuh 5,2 persen pada periode yang sama.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tuduhan adanya permainan data dalam pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 yang mencapai 5,12 persen.&#13;
&#13;
Adapun hal ini menyangkut banyak pihak seperti ekonom yang mengaku kaget dan meragukan data yang diberikan Badan Pusat Statistik (BPS)&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mana ada (permainan data),&amp;rdquo; kata Airlangga singkat di kantornya, Selasa (5/8/2025) malam.&#13;
&#13;
Menanggapi keraguan sejumlah pihak, Airlangga menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan data konsumsi, investasi, dan aktivitas ekonomi yang terpantau tumbuh positif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat kan konsumen konsumsi tumbuh tinggi. Sekitar 4,97 persen dan itu mewakili 54 persen. Kemudian investasi tumbuh 6,99 persen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Airlangga memaparkan bahwa aktivitas perdagangan ritel dan transaksi digital juga menunjukkan peningkatan. Uang elektronik naik 6,26 persen, sementara transaksi di marketplace tumbuh 7,5 persen secara kuartalan.&#13;
&#13;
Selain itu, kebijakan pemerintah mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perjalanan domestik, baik menggunakan pesawat, kereta api, maupun jalan tol, meningkat 22,3 persen. Wisatawan mancanegara pun tumbuh 23,32 persen.&#13;
&#13;
Airlangga menambahkan, penciptaan lapangan kerja juga signifikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Year on year jumlah lapangan pekerjaan yang tercipta dari Februari ke Februari itu ada sejumlah mendekati 3,6 juta,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 sebesar 5,12 persen secara tahunan (year on year). Angka ini lebih tinggi dibanding kuartal I 2025 yang tumbuh 4,87 persen, menempatkan Indonesia di peringkat kedua tertinggi di dunia setelah China yang tumbuh 5,2 persen pada periode yang sama.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
