<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BCA Syariah Catat Laba Rp100 Miliar di Semester I-2025</title><description>PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat laba bersih Rp100 miliar pada Semester I-2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/06/278/3160897/bca-syariah-catat-laba-rp100-miliar-di-semester-i-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/06/278/3160897/bca-syariah-catat-laba-rp100-miliar-di-semester-i-2025"/><item><title>BCA Syariah Catat Laba Rp100 Miliar di Semester I-2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/06/278/3160897/bca-syariah-catat-laba-rp100-miliar-di-semester-i-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/06/278/3160897/bca-syariah-catat-laba-rp100-miliar-di-semester-i-2025</guid><pubDate>Rabu 06 Agustus 2025 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/06/278/3160897/bca_syariah-JsSU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kinerja BCA Syariah Sepanjang Semester I-2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/06/278/3160897/bca_syariah-JsSU_large.jpg</image><title>Kinerja BCA Syariah Sepanjang Semester I-2025. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat laba bersih Rp100 miliar pada Semester I-2025. Laba tersebut naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, kinerja Semester I-2025 menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, didorong oleh penyaluran pembiayaan yang berkualitas serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK),&amp;rdquo; ujar Yuli di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta Timur, Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
Pertumbuhan laba didukung oleh peningkatan pendapatan dari pembiayaan, pertumbuhan dana murah, dan efisiensi operasional. Hingga akhir Juni 2025, total aset BCA Syariah meningkat 18,2% YoY menjadi Rp17,6 triliun.&#13;
&#13;
Penyaluran pembiayaan BCA Syariah tercatat sebesar Rp11,3 triliun atau tumbuh 18,2% YoY.&#13;
&#13;
Segmen pembiayaan komersial mendominasi dengan kontribusi Rp8,6 triliun atau 76,7% dari total pembiayaan. Pembiayaan di segmen ini tumbuh 13,2% YoY.&#13;
&#13;
Sementara itu, pembiayaan di segmen konsumer mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 56,1% YoY menjadi Rp1,7 triliun.&#13;
&#13;
Pendorong utama segmen ini adalah pembiayaan emas yang melonjak 231,2% YoY menjadi Rp300 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembiayaan emas iB dapat diakses melalui mobile banking BSya by BCA Syariah,&amp;rdquo; kata Direktur BCA Syariah, Pranata.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepercayaan nasabah juga tercermin pada pertumbuhan DPK yang naik 24,2% YoY menjadi Rp14 triliun. Komposisi dana murah (CASA) mencapai 40,8% dari total DPK, didukung oleh akselerasi digital melalui pengembangan fitur BSya.&#13;
&#13;
Di sisi digital, transaksi mobile banking naik 20,1% YoY. BCA Syariah terus menambah fitur Islami dan transaksional, termasuk pembayaran zakat fitrah, pembelian kurban, pembayaran QRIS dengan Customer Presented Mode (CPM), serta setor tunai cardless melalui jaringan ATM BCA.&#13;
&#13;
Selain itu, pembiayaan berkelanjutan juga tumbuh 16,4% YoY menjadi Rp3 triliun atau setara 26,9% dari total pembiayaan. Penyaluran dilakukan ke enam sektor pembiayaan hijau, termasuk efisiensi energi dan pengelolaan SDA hayati.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat laba bersih Rp100 miliar pada Semester I-2025. Laba tersebut naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, kinerja Semester I-2025 menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, didorong oleh penyaluran pembiayaan yang berkualitas serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK),&amp;rdquo; ujar Yuli di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta Timur, Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
Pertumbuhan laba didukung oleh peningkatan pendapatan dari pembiayaan, pertumbuhan dana murah, dan efisiensi operasional. Hingga akhir Juni 2025, total aset BCA Syariah meningkat 18,2% YoY menjadi Rp17,6 triliun.&#13;
&#13;
Penyaluran pembiayaan BCA Syariah tercatat sebesar Rp11,3 triliun atau tumbuh 18,2% YoY.&#13;
&#13;
Segmen pembiayaan komersial mendominasi dengan kontribusi Rp8,6 triliun atau 76,7% dari total pembiayaan. Pembiayaan di segmen ini tumbuh 13,2% YoY.&#13;
&#13;
Sementara itu, pembiayaan di segmen konsumer mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 56,1% YoY menjadi Rp1,7 triliun.&#13;
&#13;
Pendorong utama segmen ini adalah pembiayaan emas yang melonjak 231,2% YoY menjadi Rp300 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembiayaan emas iB dapat diakses melalui mobile banking BSya by BCA Syariah,&amp;rdquo; kata Direktur BCA Syariah, Pranata.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepercayaan nasabah juga tercermin pada pertumbuhan DPK yang naik 24,2% YoY menjadi Rp14 triliun. Komposisi dana murah (CASA) mencapai 40,8% dari total DPK, didukung oleh akselerasi digital melalui pengembangan fitur BSya.&#13;
&#13;
Di sisi digital, transaksi mobile banking naik 20,1% YoY. BCA Syariah terus menambah fitur Islami dan transaksional, termasuk pembayaran zakat fitrah, pembelian kurban, pembayaran QRIS dengan Customer Presented Mode (CPM), serta setor tunai cardless melalui jaringan ATM BCA.&#13;
&#13;
Selain itu, pembiayaan berkelanjutan juga tumbuh 16,4% YoY menjadi Rp3 triliun atau setara 26,9% dari total pembiayaan. Penyaluran dilakukan ke enam sektor pembiayaan hijau, termasuk efisiensi energi dan pengelolaan SDA hayati.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
