<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSU Rp600.000 Lanjut hingga Akhir 2025</title><description>Kabar baik, BSU 2025 kabarnya akan disalurkan lagi hingga akhir tahun ini&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/08/320/3161153/bsu-rp600-000-lanjut-hingga-akhir-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/08/320/3161153/bsu-rp600-000-lanjut-hingga-akhir-2025"/><item><title>BSU Rp600.000 Lanjut hingga Akhir 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/08/320/3161153/bsu-rp600-000-lanjut-hingga-akhir-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/08/320/3161153/bsu-rp600-000-lanjut-hingga-akhir-2025</guid><pubDate>Jum'at 08 Agustus 2025 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Zefanya Hillary Siwalette</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/07/320/3161153/bsu-UhDI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah saat ini sedang mengkaji kelanjutan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu. (Foto: okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/07/320/3161153/bsu-UhDI_large.jpg</image><title>Pemerintah saat ini sedang mengkaji kelanjutan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu. (Foto: okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kabar baik, BSU 2025 kabarnya akan disalurkan lagi hingga akhir tahun ini. Pemerintah saat ini sedang mengkaji kelanjutan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu untuk kuartal III dan IV tahun 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;BSU kelihatannya lanjut karena kita efektif pelaksanaannya. Itu akan lanjut di triwulan III dan triwulan IV,&amp;quot; ujar Riznaldi Akbar, Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, dalam acara International Battery Summit di Jakarta.&#13;
&#13;
BSU merupakan program bantuan tunai dari pemerintah kepada pekerja dan buruh untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi seperti inflasi dan perlambatan pertumbuhan. Bantuan ini diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan dan disalurkan sekaligus dalam satu tahap dengan total nilai Rp600 ribu per penerima.&#13;
&#13;
Pada kuartal II lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,72 triliun untuk BSU yang disalurkan kepada 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta serta 565 ribu guru honorer. Melihat efektivitas penyaluran sebelumnya, pemerintah berencana melanjutkannya hingga akhir tahun.&#13;
&#13;
Pencairan BSU ini juga menjadi bagian dari strategi stimulus fiskal untuk menggenjot konsumsi domestik, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di 5%. Salah satu alatnya adalah melalui stimulus fiskal,&amp;rdquo; tambah Riznaldi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya juga mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan total stimulus senilai Rp10,8 triliun pada kuartal III-2025. Dana tersebut akan difokuskan untuk program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan program perumahan FLPP.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah hingga Rp2 miliar dan terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditargetkan mencapai Rp287,8 triliun di semester kedua tahun ini.&#13;
&#13;
Dengan masih tersedianya ruang fiskal dalam APBN 2025 sebesar Rp2.121 triliun, pemerintah memastikan akan terus menggerakkan ekonomi nasional melalui berbagai program stimulus.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kabar baik, BSU 2025 kabarnya akan disalurkan lagi hingga akhir tahun ini. Pemerintah saat ini sedang mengkaji kelanjutan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu untuk kuartal III dan IV tahun 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;BSU kelihatannya lanjut karena kita efektif pelaksanaannya. Itu akan lanjut di triwulan III dan triwulan IV,&amp;quot; ujar Riznaldi Akbar, Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, dalam acara International Battery Summit di Jakarta.&#13;
&#13;
BSU merupakan program bantuan tunai dari pemerintah kepada pekerja dan buruh untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi seperti inflasi dan perlambatan pertumbuhan. Bantuan ini diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan dan disalurkan sekaligus dalam satu tahap dengan total nilai Rp600 ribu per penerima.&#13;
&#13;
Pada kuartal II lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,72 triliun untuk BSU yang disalurkan kepada 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta serta 565 ribu guru honorer. Melihat efektivitas penyaluran sebelumnya, pemerintah berencana melanjutkannya hingga akhir tahun.&#13;
&#13;
Pencairan BSU ini juga menjadi bagian dari strategi stimulus fiskal untuk menggenjot konsumsi domestik, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di 5%. Salah satu alatnya adalah melalui stimulus fiskal,&amp;rdquo; tambah Riznaldi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya juga mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan total stimulus senilai Rp10,8 triliun pada kuartal III-2025. Dana tersebut akan difokuskan untuk program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan program perumahan FLPP.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah hingga Rp2 miliar dan terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditargetkan mencapai Rp287,8 triliun di semester kedua tahun ini.&#13;
&#13;
Dengan masih tersedianya ruang fiskal dalam APBN 2025 sebesar Rp2.121 triliun, pemerintah memastikan akan terus menggerakkan ekonomi nasional melalui berbagai program stimulus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
