<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Luar Negeri Naik Jadi USD433 Miliar, BI Pastikan Tetap Terjaga</title><description>Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar USD433,3 miliar pada triwulan II-2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162974/utang-luar-negeri-naik-jadi-usd433-miliar-bi-pastikan-tetap-terjaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162974/utang-luar-negeri-naik-jadi-usd433-miliar-bi-pastikan-tetap-terjaga"/><item><title>Utang Luar Negeri Naik Jadi USD433 Miliar, BI Pastikan Tetap Terjaga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162974/utang-luar-negeri-naik-jadi-usd433-miliar-bi-pastikan-tetap-terjaga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162974/utang-luar-negeri-naik-jadi-usd433-miliar-bi-pastikan-tetap-terjaga</guid><pubDate>Jum'at 15 Agustus 2025 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3162974/utang-0Soz_large.png" expression="full" type="image/jpeg">&amp;quot;Kenaikan ULN pemerintah utamanya dipicu oleh peningkatan aliran modal asing .(Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3162974/utang-0Soz_large.png</image><title>&amp;quot;Kenaikan ULN pemerintah utamanya dipicu oleh peningkatan aliran modal asing .(Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar USD433,3 miliar pada triwulan II-2025. Capaian ini tumbuh 6,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan I-2025 sebesar 6,4% (yoy). Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh kontraksi ULN swasta yang berlanjut dari triwulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa ULN pemerintah pada periode tersebut tetap terjaga dengan posisi mencapai USD210,1 miliar.&#13;
&#13;
Angka tersebut tumbuh 10,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 7,6% (yoy) pada triwulan I-2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenaikan ULN pemerintah utamanya dipicu oleh peningkatan aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik,&amp;quot; kata Ramdan di Jakarta, Jumat (15/8).&#13;
&#13;
Adapun ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,3%), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (19,0%), jasa pendidikan (16,4%), konstruksi (11,9%), serta transportasi dan pergudangan (8,6%).&#13;
&#13;
Bank Indonesia menegaskan bahwa posisi ULN pemerintah tetap aman karena didominasi utang jangka panjang, dengan pangsa 99,9% dari total ULN pemerintah.&#13;
&#13;
Sementara itu, ULN swasta pada triwulan II-2025 tercatat sebesar USD194,9 miliar, mengalami kontraksi 0,7% (yoy), melanjutkan penurunan 1,0% (yoy) pada triwulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Kontraksi ini bersumber dari ULN perusahaan bukan lembaga keuangan yang turun 1,4% (yoy), meskipun ULN lembaga keuangan masih tumbuh 2,3% (yoy).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari sektor industri pengolahan; jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa 80,5% dari total ULN swasta. ULN swasta juga masih didominasi oleh utang jangka panjang, dengan porsi 76,7%.&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II-2025 tercatat 30,5%, turun dari 30,7% pada triwulan sebelumnya. ULN jangka panjang mendominasi dengan pangsa 85,0% dari total ULN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar USD433,3 miliar pada triwulan II-2025. Capaian ini tumbuh 6,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan I-2025 sebesar 6,4% (yoy). Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh kontraksi ULN swasta yang berlanjut dari triwulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa ULN pemerintah pada periode tersebut tetap terjaga dengan posisi mencapai USD210,1 miliar.&#13;
&#13;
Angka tersebut tumbuh 10,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 7,6% (yoy) pada triwulan I-2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenaikan ULN pemerintah utamanya dipicu oleh peningkatan aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) domestik,&amp;quot; kata Ramdan di Jakarta, Jumat (15/8).&#13;
&#13;
Adapun ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,3%), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (19,0%), jasa pendidikan (16,4%), konstruksi (11,9%), serta transportasi dan pergudangan (8,6%).&#13;
&#13;
Bank Indonesia menegaskan bahwa posisi ULN pemerintah tetap aman karena didominasi utang jangka panjang, dengan pangsa 99,9% dari total ULN pemerintah.&#13;
&#13;
Sementara itu, ULN swasta pada triwulan II-2025 tercatat sebesar USD194,9 miliar, mengalami kontraksi 0,7% (yoy), melanjutkan penurunan 1,0% (yoy) pada triwulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Kontraksi ini bersumber dari ULN perusahaan bukan lembaga keuangan yang turun 1,4% (yoy), meskipun ULN lembaga keuangan masih tumbuh 2,3% (yoy).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari sektor industri pengolahan; jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa 80,5% dari total ULN swasta. ULN swasta juga masih didominasi oleh utang jangka panjang, dengan porsi 76,7%.&#13;
&#13;
Secara keseluruhan, rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II-2025 tercatat 30,5%, turun dari 30,7% pada triwulan sebelumnya. ULN jangka panjang mendominasi dengan pangsa 85,0% dari total ULN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
