<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Singgung Perjalanan Dinas hingga ATK, Prabowo: Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun untuk Rakyat</title><description>Prabowo mengungkapkan, pada awal 2025 menyelamatkan dana sekitar Rp300 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162979/singgung-perjalanan-dinas-hingga-atk-prabowo-efisiensi-anggaran-rp300-triliun-untuk-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162979/singgung-perjalanan-dinas-hingga-atk-prabowo-efisiensi-anggaran-rp300-triliun-untuk-rakyat"/><item><title> Singgung Perjalanan Dinas hingga ATK, Prabowo: Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun untuk Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162979/singgung-perjalanan-dinas-hingga-atk-prabowo-efisiensi-anggaran-rp300-triliun-untuk-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3162979/singgung-perjalanan-dinas-hingga-atk-prabowo-efisiensi-anggaran-rp300-triliun-untuk-rakyat</guid><pubDate>Jum'at 15 Agustus 2025 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3162979/prabowo-KFRY_large.png" expression="full" type="image/jpeg"> Singgung Perjalanan Dinas hingga ATK, Prabowo: Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun untuk Rakyat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3162979/prabowo-KFRY_large.png</image><title> Singgung Perjalanan Dinas hingga ATK, Prabowo: Efisiensi Anggaran Rp300 Triliun untuk Rakyat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memimpin langsung upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan di seluruh lembaga eksekutif dan pemerintahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya disumpah untuk melaksanakan perintah Undang-Undang Dasar Republik kita, karena itu saya tidak ada pilihan lain untuk memimpin upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan di semua lembaga eksekutif dan pemerintah,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan RI &amp;amp; Sidang Bersama DPR, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Prabowo mengungkapkan, pada awal 2025 pemerintah telah berhasil mengidentifikasi dan menyelamatkan dana sekitar Rp300 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai rawan diselewengkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di antaranya anggaran perjalanan dinas luar dan dalam negeri yang begitu besar, anggaran alat tulis kantor yang begitu besar dan berbagai anggaran yang selama ini jadi sumber korupsi, sumber bancakan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, langkah efisiensi ini merupakan perintah langsung dari Undang-Undang Dasar, tepatnya Pasal 33 ayat 4. Dana hasil efisiensi tersebut, kata dia, digeser untuk pembiayaan yang lebih produktif dan berdampak langsung pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rp300 triliun kami geser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat banyak,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memimpin langsung upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan di seluruh lembaga eksekutif dan pemerintahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya disumpah untuk melaksanakan perintah Undang-Undang Dasar Republik kita, karena itu saya tidak ada pilihan lain untuk memimpin upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan di semua lembaga eksekutif dan pemerintah,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan RI &amp;amp; Sidang Bersama DPR, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Prabowo mengungkapkan, pada awal 2025 pemerintah telah berhasil mengidentifikasi dan menyelamatkan dana sekitar Rp300 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai rawan diselewengkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di antaranya anggaran perjalanan dinas luar dan dalam negeri yang begitu besar, anggaran alat tulis kantor yang begitu besar dan berbagai anggaran yang selama ini jadi sumber korupsi, sumber bancakan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, langkah efisiensi ini merupakan perintah langsung dari Undang-Undang Dasar, tepatnya Pasal 33 ayat 4. Dana hasil efisiensi tersebut, kata dia, digeser untuk pembiayaan yang lebih produktif dan berdampak langsung pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rp300 triliun kami geser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat banyak,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
