<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan Singgung Prabowo Soal Rekening Diblokir, Royalti Musik hingga Data Pribadi</title><description>DPR RI menerima ribuan aduan masyarakat, menyoroti isu pemblokiran rekening, royalti musik, data pribadi, dan bantuan sosial. Puan Maharani menekankan pentingnya tindak lanjut cepat oleh pemerintah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163055/puan-singgung-prabowo-soal-rekening-diblokir-royalti-musik-hingga-data-pribadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163055/puan-singgung-prabowo-soal-rekening-diblokir-royalti-musik-hingga-data-pribadi"/><item><title>Puan Singgung Prabowo Soal Rekening Diblokir, Royalti Musik hingga Data Pribadi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163055/puan-singgung-prabowo-soal-rekening-diblokir-royalti-musik-hingga-data-pribadi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163055/puan-singgung-prabowo-soal-rekening-diblokir-royalti-musik-hingga-data-pribadi</guid><pubDate>Jum'at 15 Agustus 2025 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163055/puan-yTuw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani di Pidato Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026. (foto: Okezone.com/DPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163055/puan-yTuw_large.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani di Pidato Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026. (foto: Okezone.com/DPR)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; DPR RI menerima 5.642 laporan dan pengaduan masyarakat sepanjang satu tahun terakhir. Oleh karena itu, DPR memberikan perhatian besar terhadap berbagai permasalahan yang menjadi sorotan publik.&#13;
&#13;
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, jika dirata-rata, terdapat sekitar 15&amp;ndash;16 laporan pengaduan setiap hari yang dimohonkan untuk segera dibantu penyelesaiannya. Adapun beberapa isu yang menjadi sorotan masyarakat antara lain penanganan dan penyelesaian masalah pemblokiran rekening dormant oleh PPATK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rencana penertiban kawasan dan tanah terlantar oleh negara, pelaksanaan program Sekolah Rakyat, evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, serta tata kelola pemberian tunjangan jabatan fungsional tertentu di kementerian/lembaga dan di daerah,&amp;rdquo; ujarnya dalam Pidato Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026.&#13;
&#13;
Selain itu, Puan juga menyoroti:&#13;
&#13;
- Rencana perubahan pola penyaluran bantuan sosial dari seumur hidup menjadi lima tahun,&#13;
&#13;
- Perlindungan data pribadi Warga Negara Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan tarif dagang,&#13;
&#13;
- Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi tentang pendidikan gratis jenjang SD dan SMP,&#13;
&#13;
- Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN),&#13;
&#13;
- Serta pelaksanaan royalti hak cipta lagu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain daftar isu tersebut, masih banyak persoalan rakyat yang disampaikan langsung kepada DPR RI melalui berbagai saluran, seperti aspirasi daerah pemilihan, pengaduan publik, maupun forum-forum resmi yang disediakan DPR,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Puan menyampaikan bahwa harapan rakyat sangat jelas: agar setiap masalah yang mereka hadapi mendapatkan perhatian dan dapat diselesaikan melalui kebijakan negara yang cepat dan responsif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan DPR RI, disertai rekomendasi untuk ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pemerintah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Puan menegaskan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi DPR bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari komitmen konstitusional dalam hubungan kemitraan yang sejajar antara lembaga legislatif dan eksekutif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; DPR RI menerima 5.642 laporan dan pengaduan masyarakat sepanjang satu tahun terakhir. Oleh karena itu, DPR memberikan perhatian besar terhadap berbagai permasalahan yang menjadi sorotan publik.&#13;
&#13;
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, jika dirata-rata, terdapat sekitar 15&amp;ndash;16 laporan pengaduan setiap hari yang dimohonkan untuk segera dibantu penyelesaiannya. Adapun beberapa isu yang menjadi sorotan masyarakat antara lain penanganan dan penyelesaian masalah pemblokiran rekening dormant oleh PPATK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rencana penertiban kawasan dan tanah terlantar oleh negara, pelaksanaan program Sekolah Rakyat, evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, serta tata kelola pemberian tunjangan jabatan fungsional tertentu di kementerian/lembaga dan di daerah,&amp;rdquo; ujarnya dalam Pidato Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026.&#13;
&#13;
Selain itu, Puan juga menyoroti:&#13;
&#13;
- Rencana perubahan pola penyaluran bantuan sosial dari seumur hidup menjadi lima tahun,&#13;
&#13;
- Perlindungan data pribadi Warga Negara Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan tarif dagang,&#13;
&#13;
- Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi tentang pendidikan gratis jenjang SD dan SMP,&#13;
&#13;
- Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN),&#13;
&#13;
- Serta pelaksanaan royalti hak cipta lagu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain daftar isu tersebut, masih banyak persoalan rakyat yang disampaikan langsung kepada DPR RI melalui berbagai saluran, seperti aspirasi daerah pemilihan, pengaduan publik, maupun forum-forum resmi yang disediakan DPR,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Puan menyampaikan bahwa harapan rakyat sangat jelas: agar setiap masalah yang mereka hadapi mendapatkan perhatian dan dapat diselesaikan melalui kebijakan negara yang cepat dan responsif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan DPR RI, disertai rekomendasi untuk ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pemerintah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Puan menegaskan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi DPR bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari komitmen konstitusional dalam hubungan kemitraan yang sejajar antara lembaga legislatif dan eksekutif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
