<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hilangkan Tantiem, Prabowo Minta Jumlah Komisaris BUMN Hanya 4 Orang</title><description>Presiden Prabowo Subianto meminta jumlah komisaris BUMN dipangkas menjadi 4-5 orang dan menghapus sistem tantiem. Langkah ini diambil untuk efisiensi dan memastikan setiap rupiah diperjuangkan untuk rakyat, bukan untuk &amp;#39;akal-akalan&amp;#39; komisaris yang minim kontribusi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163091/hilangkan-tantiem-prabowo-minta-jumlah-komisaris-bumn-hanya-4-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163091/hilangkan-tantiem-prabowo-minta-jumlah-komisaris-bumn-hanya-4-orang"/><item><title>Hilangkan Tantiem, Prabowo Minta Jumlah Komisaris BUMN Hanya 4 Orang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163091/hilangkan-tantiem-prabowo-minta-jumlah-komisaris-bumn-hanya-4-orang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163091/hilangkan-tantiem-prabowo-minta-jumlah-komisaris-bumn-hanya-4-orang</guid><pubDate>Jum'at 15 Agustus 2025 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163091/presiden_prabowo-TVQI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163091/presiden_prabowo-TVQI_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto meminta jumlah komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipangkas. Hal ini disampaikannya dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Prabowo menekankan bahwa jumlah komisaris di setiap BUMN idealnya hanya empat hingga lima orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya potong, setengah. Komisaris paling banyak enam orang, kalau bisa cukup empat&amp;ndash;lima orang,&amp;rdquo; ucapnya, Jumat (15 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo juga meminta agar tidak ada lagi istilah tantiem-tantiem untuk para direksi dan komisaris BUMN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hilangkan tantiem. Saya pun tidak mengerti apa arti tantiem itu. Itu akal-akalan mereka saja. Mereka memilih istilah asing supaya orang tidak mengerti apa itu tantiem,&amp;rdquo; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
Dia mengaku mengambil keputusan ini karena mengetahui ada komisaris BUMN yang menerima tantiem besar meski kontribusinya minim terhadap perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiem-nya Rp40 miliar setahun,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Begitu juga untuk direksi BUMN. Prabowo memerintahkan Menteri BUMN untuk menghapus tantiem direksi bila BUMN-nya merugi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan untungnya harus untung bener, jangan untung akal-akalan. Kita sudah lama jadi orang Indonesia. Kalau direksi atau komisaris keberatan, segera berhenti,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak masuk akal. Jadi kalau direksi dan komisaris keberatan tidak menerima tantiem, ya berhenti. Banyak anak-anak muda yang mampu dan siap menggantikan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus diperjuangkan untuk kepentingan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan seenaknya main-main dengan uang rakyat,&amp;rdquo; tegas Prabowo.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto meminta jumlah komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipangkas. Hal ini disampaikannya dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Prabowo menekankan bahwa jumlah komisaris di setiap BUMN idealnya hanya empat hingga lima orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya potong, setengah. Komisaris paling banyak enam orang, kalau bisa cukup empat&amp;ndash;lima orang,&amp;rdquo; ucapnya, Jumat (15 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo juga meminta agar tidak ada lagi istilah tantiem-tantiem untuk para direksi dan komisaris BUMN.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hilangkan tantiem. Saya pun tidak mengerti apa arti tantiem itu. Itu akal-akalan mereka saja. Mereka memilih istilah asing supaya orang tidak mengerti apa itu tantiem,&amp;rdquo; ujar Prabowo.&#13;
&#13;
Dia mengaku mengambil keputusan ini karena mengetahui ada komisaris BUMN yang menerima tantiem besar meski kontribusinya minim terhadap perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiem-nya Rp40 miliar setahun,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Begitu juga untuk direksi BUMN. Prabowo memerintahkan Menteri BUMN untuk menghapus tantiem direksi bila BUMN-nya merugi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan untungnya harus untung bener, jangan untung akal-akalan. Kita sudah lama jadi orang Indonesia. Kalau direksi atau komisaris keberatan, segera berhenti,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak masuk akal. Jadi kalau direksi dan komisaris keberatan tidak menerima tantiem, ya berhenti. Banyak anak-anak muda yang mampu dan siap menggantikan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus diperjuangkan untuk kepentingan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan seenaknya main-main dengan uang rakyat,&amp;rdquo; tegas Prabowo.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
