<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Erick Thohir, Prabowo Perintahkan Danantara untuk Bereskan Masalah BUMN</title><description>Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia-bukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir??&quot;untuk membereskan persoalan-persoalan di tubuh BUMN. Pasalnya, potensi aset negara yang ada di BUMN disebut mencapai USD 1.000 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163101/bukan-erick-thohir-prabowo-perintahkan-danantara-untuk-bereskan-masalah-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163101/bukan-erick-thohir-prabowo-perintahkan-danantara-untuk-bereskan-masalah-bumn"/><item><title>Bukan Erick Thohir, Prabowo Perintahkan Danantara untuk Bereskan Masalah BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163101/bukan-erick-thohir-prabowo-perintahkan-danantara-untuk-bereskan-masalah-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/15/320/3163101/bukan-erick-thohir-prabowo-perintahkan-danantara-untuk-bereskan-masalah-bumn</guid><pubDate>Jum'at 15 Agustus 2025 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163101/presiden_prabowo-QL9O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Nota Keuangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/15/320/3163101/presiden_prabowo-QL9O_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Nota Keuangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia-bukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir&amp;mdash;untuk membereskan persoalan-persoalan di tubuh BUMN. Pasalnya, potensi aset negara yang ada di BUMN disebut mencapai USD 1.000 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya memberi tugas kepada BPI Danantara untuk membereskan BUMN-BUMN kita,&amp;quot; ujar Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Prabowo menjelaskan, dalam dunia usaha dikenal istilah return on asset (ROA), di mana kinerja bisnis dikatakan baik apabila ROA mencapai sekitar 12%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Katakanlah konservatif 10%, atau untuk bangsa Indonesia cukup 5%. Aset yang dimiliki bangsa Indonesia di BUMN-BUMN kita lebih dari USD 1.000 triliun. Harusnya BUMN itu menyumbang kepada kita minimal USD 50 miliar (setara Rp809,6 triliun). Kalau USD 50 miliar, APBN kita tidak akan defisit,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo menyoroti pengelolaan bisnis di sejumlah BUMN yang dinilai tidak masuk akal. Ia menyinggung kondisi perusahaan yang merugi namun memiliki jumlah direksi dan komisaris sangat banyak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengelolaannya secara tidak masuk akal. Perusahaan rugi, komisarisnya banyak banget,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo pun meminta Danantara untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menekankan bahwa jumlah komisaris di setiap BUMN idealnya hanya empat hingga lima orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya potong, setengah. Komisaris paling banyak enam orang, kalau bisa cukup empat&amp;ndash;lima orang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia-bukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir&amp;mdash;untuk membereskan persoalan-persoalan di tubuh BUMN. Pasalnya, potensi aset negara yang ada di BUMN disebut mencapai USD 1.000 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya memberi tugas kepada BPI Danantara untuk membereskan BUMN-BUMN kita,&amp;quot; ujar Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Prabowo menjelaskan, dalam dunia usaha dikenal istilah return on asset (ROA), di mana kinerja bisnis dikatakan baik apabila ROA mencapai sekitar 12%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Katakanlah konservatif 10%, atau untuk bangsa Indonesia cukup 5%. Aset yang dimiliki bangsa Indonesia di BUMN-BUMN kita lebih dari USD 1.000 triliun. Harusnya BUMN itu menyumbang kepada kita minimal USD 50 miliar (setara Rp809,6 triliun). Kalau USD 50 miliar, APBN kita tidak akan defisit,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo menyoroti pengelolaan bisnis di sejumlah BUMN yang dinilai tidak masuk akal. Ia menyinggung kondisi perusahaan yang merugi namun memiliki jumlah direksi dan komisaris sangat banyak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengelolaannya secara tidak masuk akal. Perusahaan rugi, komisarisnya banyak banget,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo pun meminta Danantara untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menekankan bahwa jumlah komisaris di setiap BUMN idealnya hanya empat hingga lima orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya potong, setengah. Komisaris paling banyak enam orang, kalau bisa cukup empat&amp;ndash;lima orang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
