<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mentan Janji Harga Beras Akan Turun&amp;nbsp;</title><description>Mentan Andi Amran Sulaiman optimistis bahwa harga beras akan mengalami penurunan dalam waktu dekat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/16/320/3163251/mentan-janji-harga-beras-akan-turun-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/16/320/3163251/mentan-janji-harga-beras-akan-turun-nbsp"/><item><title> Mentan Janji Harga Beras Akan Turun&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/16/320/3163251/mentan-janji-harga-beras-akan-turun-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/16/320/3163251/mentan-janji-harga-beras-akan-turun-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 16 Agustus 2025 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/16/320/3163251/mentan-wUta_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mentan Janji Harga Beras Akan Turun&amp;nbsp;(Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/16/320/3163251/mentan-wUta_large.jpg</image><title> Mentan Janji Harga Beras Akan Turun&amp;nbsp;(Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis bahwa harga beras akan mengalami penurunan dalam waktu dekat. Hal ini seiring dengan mulai turunnya harga gabah di sejumlah daerah.&#13;
&#13;
Mentan menyampaikan penurunan harga gabah telah terjadi di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya apa? Insyaallah dalam waktu dekat akan turun harga beras,&amp;quot; ungkap Mentan saat dijumpai usai konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2025 di Jakarta, Jumat (15/8/2025),&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain tiga provinsi di Pulau Jawa tersebut, Amran juga melanjut bahwa penurunan harga gabah turut berlangsung di beberapa wilayah lain seperti Aceh, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Lampung.&#13;
&#13;
Namun, dirinya mengakui bahwa di Sumatera Utara, harga gabah masih belum mengalami perubahan signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecuali Sumatera Utara masih tetap harganya,&amp;quot; tegas Mentan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mentan menyebut, terjadinya kenaikan harga beras tidak lepas dari praktik pengoplosan beras yang menyebabkan harga beras medium dijual dengan harga premium, hingga selisih harga dapat mencapai Rp5.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harusnya ini beras dijual Rp12.000, tapi dijual Rp17.000. Dan itu sudah berapa tersangka? Banyak tersangka kan?. Kalau selisih Rp5.000 kali 1 juta ton itu sama dengan nilainya Rp5 triliun. Itu korbannya adalah konsumen,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis bahwa harga beras akan mengalami penurunan dalam waktu dekat. Hal ini seiring dengan mulai turunnya harga gabah di sejumlah daerah.&#13;
&#13;
Mentan menyampaikan penurunan harga gabah telah terjadi di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya apa? Insyaallah dalam waktu dekat akan turun harga beras,&amp;quot; ungkap Mentan saat dijumpai usai konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2025 di Jakarta, Jumat (15/8/2025),&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain tiga provinsi di Pulau Jawa tersebut, Amran juga melanjut bahwa penurunan harga gabah turut berlangsung di beberapa wilayah lain seperti Aceh, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Lampung.&#13;
&#13;
Namun, dirinya mengakui bahwa di Sumatera Utara, harga gabah masih belum mengalami perubahan signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecuali Sumatera Utara masih tetap harganya,&amp;quot; tegas Mentan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mentan menyebut, terjadinya kenaikan harga beras tidak lepas dari praktik pengoplosan beras yang menyebabkan harga beras medium dijual dengan harga premium, hingga selisih harga dapat mencapai Rp5.000.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harusnya ini beras dijual Rp12.000, tapi dijual Rp17.000. Dan itu sudah berapa tersangka? Banyak tersangka kan?. Kalau selisih Rp5.000 kali 1 juta ton itu sama dengan nilainya Rp5 triliun. Itu korbannya adalah konsumen,&amp;quot; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
