<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Kucurkan Rp335 Triliun untuk Program MBG, Target 82,9 Juta Penerima Manfaat</title><description>Pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas SDM.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/18/320/3163620/prabowo-kucurkan-rp335-triliun-untuk-program-mbg-target-82-9-juta-penerima-manfaat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/18/320/3163620/prabowo-kucurkan-rp335-triliun-untuk-program-mbg-target-82-9-juta-penerima-manfaat"/><item><title>Prabowo Kucurkan Rp335 Triliun untuk Program MBG, Target 82,9 Juta Penerima Manfaat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/18/320/3163620/prabowo-kucurkan-rp335-triliun-untuk-program-mbg-target-82-9-juta-penerima-manfaat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/18/320/3163620/prabowo-kucurkan-rp335-triliun-untuk-program-mbg-target-82-9-juta-penerima-manfaat</guid><pubDate>Senin 18 Agustus 2025 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/18/320/3163620/program_makan_bergizi_gratis-ktAx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program Makan Bergizi Gratis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/18/320/3163620/program_makan_bergizi_gratis-ktAx_large.jpg</image><title>Program Makan Bergizi Gratis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.&#13;
&#13;
Total dana akan menyasar target penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaksanaan program MBG tahun 2026 untuk memenuhi target 82,9 juta peserta (terdiri dari) siswa, prasiswa, ibu hamil/menyusui, dan balita), &amp;quot; tertulis dalam dokumen Buku II Nota Keuangan dan RAPBN TA 2026, Senin (18/8/2025).&#13;
&#13;
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengonfirmasi bahwa mulai awal 2026 program akan berjalan penuh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di awal tahun 2026 kita akan full speed dari awal tahun,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, target penyerapan tersebut sejalan dengan pembangunan infrastruktur pelayanan gizi yang dikebut sejak 2025.&#13;
&#13;
Target berikutnya, kata Dadan, adalah menyelesaikan seluruh infrastruktur satuan pelayanan penerimaan gizi di Oktober.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga seluruh penerima manfaat bisa mendapat pelayanan di akhir November,&amp;rdquo; kata Dadan.&#13;
&#13;
Pada 2025, realisasi penyerapan anggaran Program Makan Bergizi lebih rendah dari pagu yang disediakan.&#13;
&#13;
Dari Rp171 triliun yang disiapkan, diperkirakan hanya Rp121 triliun yang dapat terserap karena jumlah penerima manfaat baru bertambah secara bertahap.&#13;
&#13;
Dadan menjelaskan pada awal pelaksanaan Januari 2025, penerima manfaat hanya sekitar 300.000 orang. Jumlah ini meningkat signifikan hingga mencapai 82,9 juta orang pada akhir tahun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Penyerapan makan bergizi identik dengan jumlah penerima manfaat, jadi ini murni karena penerima manfaat yang sudah dalam jumlah besar di 2026,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Program Makan Bergizi merupakan salah satu agenda utama pemerintah dalam RAPBN 2026 yang diarahkan untuk memperbaiki ketahanan gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bangun generasi unggul anak-anak kita melalui MBG. Generasi unggul lahir dari tubuh sehat dengan gizi terpenuhi,&amp;quot; kata Prabowo dalam pidato Nota Keuangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.&#13;
&#13;
Total dana akan menyasar target penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaksanaan program MBG tahun 2026 untuk memenuhi target 82,9 juta peserta (terdiri dari) siswa, prasiswa, ibu hamil/menyusui, dan balita), &amp;quot; tertulis dalam dokumen Buku II Nota Keuangan dan RAPBN TA 2026, Senin (18/8/2025).&#13;
&#13;
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengonfirmasi bahwa mulai awal 2026 program akan berjalan penuh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di awal tahun 2026 kita akan full speed dari awal tahun,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, target penyerapan tersebut sejalan dengan pembangunan infrastruktur pelayanan gizi yang dikebut sejak 2025.&#13;
&#13;
Target berikutnya, kata Dadan, adalah menyelesaikan seluruh infrastruktur satuan pelayanan penerimaan gizi di Oktober.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga seluruh penerima manfaat bisa mendapat pelayanan di akhir November,&amp;rdquo; kata Dadan.&#13;
&#13;
Pada 2025, realisasi penyerapan anggaran Program Makan Bergizi lebih rendah dari pagu yang disediakan.&#13;
&#13;
Dari Rp171 triliun yang disiapkan, diperkirakan hanya Rp121 triliun yang dapat terserap karena jumlah penerima manfaat baru bertambah secara bertahap.&#13;
&#13;
Dadan menjelaskan pada awal pelaksanaan Januari 2025, penerima manfaat hanya sekitar 300.000 orang. Jumlah ini meningkat signifikan hingga mencapai 82,9 juta orang pada akhir tahun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Penyerapan makan bergizi identik dengan jumlah penerima manfaat, jadi ini murni karena penerima manfaat yang sudah dalam jumlah besar di 2026,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Program Makan Bergizi merupakan salah satu agenda utama pemerintah dalam RAPBN 2026 yang diarahkan untuk memperbaiki ketahanan gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bangun generasi unggul anak-anak kita melalui MBG. Generasi unggul lahir dari tubuh sehat dengan gizi terpenuhi,&amp;quot; kata Prabowo dalam pidato Nota Keuangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
