<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Panen Padi di Lahan Sitaan Kasus Korupsi Asabri</title><description>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Jaksa Agung, ST Burhanuddin, melakukan panen padi di atas lahan hasil sitaan kasus korupsi&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163933/mentan-panen-padi-di-lahan-sitaan-kasus-korupsi-asabri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163933/mentan-panen-padi-di-lahan-sitaan-kasus-korupsi-asabri"/><item><title>Mentan Panen Padi di Lahan Sitaan Kasus Korupsi Asabri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163933/mentan-panen-padi-di-lahan-sitaan-kasus-korupsi-asabri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163933/mentan-panen-padi-di-lahan-sitaan-kasus-korupsi-asabri</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/320/3163933/mentan_panen-4e1U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panen di lahan dari program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kab. Bekasi memiliki luas 7 hektare. (Foto: Okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/320/3163933/mentan_panen-4e1U_large.jpg</image><title>Panen di lahan dari program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kab. Bekasi memiliki luas 7 hektare. (Foto: Okezone.com/Kementan)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Jaksa Agung, ST Burhanuddin, melakukan panen padi di atas lahan hasil sitaan kasus korupsi di Bekasi, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Mentan menjelaskan, lahan dari program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kab. Bekasi memiliki luas 7 hektare. Yang sudah bisa dilakukan panen pada hari ini seluas 3 hektare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mewakili petani seluruh Indonesia, petani padi ada 100 juta. Menyampaikan terima kasih Pak Jaksa Agung beserta seluruh jajaran. Kami merasa terhormat dan terbantu,&amp;quot; ujar Mentan, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan total lahan hasil sitaan kasus korupsi yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian totalnya ada 414 bidang tanah seluas lebih dari 330 hektare.&#13;
&#13;
Jaksa Agung menjelaskan, lahan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi ini dulunya merupakan milik terpidana Benny Tjokrosaputro dalam kasus korupsi dana investasi Asabri tahun 2012&amp;ndash;2019. Lahan tersebut digarap oleh Gapoktan sambil menunggu dilelang oleh negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita punya lahan itu sekitar 1.000 hektare, sitaan-sitaan. Tapi tidak menjadi satu hamparan memang, dan di sinilah (Kabupaten Bekasi) yang paling dekat ke kota. Bahkan ini tanah sitaan yang harganya paling tinggi, karena berdekatan dengan perumahan-perumahan,&amp;quot; kata Jaksa Agung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan dari 2 hektare lahan aset milik terpidana koruptor itu didapatkan sekitar 14 ton gabah kering panen (GKP). Bulog setidaknya menggelontorkan sekitar Rp91 juta untuk membeli GKP dari lahan tersebut dengan harga Rp6.500/kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembelian GKP (gabah kering panen) oleh BULOG dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah (HPP), yaitu Rp6.500 per kilo langsung diangkut dari lahan tersebut,&amp;quot; kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Jaksa Agung, ST Burhanuddin, melakukan panen padi di atas lahan hasil sitaan kasus korupsi di Bekasi, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Mentan menjelaskan, lahan dari program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kab. Bekasi memiliki luas 7 hektare. Yang sudah bisa dilakukan panen pada hari ini seluas 3 hektare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mewakili petani seluruh Indonesia, petani padi ada 100 juta. Menyampaikan terima kasih Pak Jaksa Agung beserta seluruh jajaran. Kami merasa terhormat dan terbantu,&amp;quot; ujar Mentan, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan total lahan hasil sitaan kasus korupsi yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian totalnya ada 414 bidang tanah seluas lebih dari 330 hektare.&#13;
&#13;
Jaksa Agung menjelaskan, lahan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi ini dulunya merupakan milik terpidana Benny Tjokrosaputro dalam kasus korupsi dana investasi Asabri tahun 2012&amp;ndash;2019. Lahan tersebut digarap oleh Gapoktan sambil menunggu dilelang oleh negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita punya lahan itu sekitar 1.000 hektare, sitaan-sitaan. Tapi tidak menjadi satu hamparan memang, dan di sinilah (Kabupaten Bekasi) yang paling dekat ke kota. Bahkan ini tanah sitaan yang harganya paling tinggi, karena berdekatan dengan perumahan-perumahan,&amp;quot; kata Jaksa Agung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan dari 2 hektare lahan aset milik terpidana koruptor itu didapatkan sekitar 14 ton gabah kering panen (GKP). Bulog setidaknya menggelontorkan sekitar Rp91 juta untuk membeli GKP dari lahan tersebut dengan harga Rp6.500/kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembelian GKP (gabah kering panen) oleh BULOG dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah (HPP), yaitu Rp6.500 per kilo langsung diangkut dari lahan tersebut,&amp;quot; kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
