<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Ini Penjelasan Kemenkeu</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Deni Surjantoro membantah soal video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163952/viral-sri-mulyani-sebut-guru-beban-negara-ini-penjelasan-kemenkeu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163952/viral-sri-mulyani-sebut-guru-beban-negara-ini-penjelasan-kemenkeu"/><item><title>Viral Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Ini Penjelasan Kemenkeu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163952/viral-sri-mulyani-sebut-guru-beban-negara-ini-penjelasan-kemenkeu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/19/320/3163952/viral-sri-mulyani-sebut-guru-beban-negara-ini-penjelasan-kemenkeu</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/320/3163952/menkeu_sri_mulyani-zlJ0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/320/3163952/menkeu_sri_mulyani-zlJ0_large.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Deni Surjantoro membantah soal video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deni menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks dan merupakan hasil deepfake atau AI serta potongan tidak utuh dari pidato asli Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu HOAX,&amp;quot; kata Deni kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Faktanya, Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan bahwa Guru adalah Beban Negara,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Video yang viral tersebut diambil dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; tambah Menkeu.&#13;
&#13;
Sri Mulyani juga sempat menyinggung tentang pentingnya pengukuran tunjangan kinerja bagi dosen, bukan sekadar pemberian tunjangan otomatis. Menurutnya, hal ini perlu dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Video editan tersebut dikicaukan oleh sejumlah akun di media sosial dan memicu komentar negatif dari warganet, meskipun tidak sedikit yang meragukan keasliannya.&#13;
&#13;
Verifikasi oleh Grok, AI dari X, juga membantah klaim tersebut. Saat ditanya apakah Sri Mulyani benar-benar mengatakan guru adalah beban negara, teknologi kecerdasan buatan tersebut jelas membantah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut guru beban negara adalah informasi yang tidak benar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Deni Surjantoro membantah soal video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deni menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks dan merupakan hasil deepfake atau AI serta potongan tidak utuh dari pidato asli Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu HOAX,&amp;quot; kata Deni kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Faktanya, Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan bahwa Guru adalah Beban Negara,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Video yang viral tersebut diambil dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; tambah Menkeu.&#13;
&#13;
Sri Mulyani juga sempat menyinggung tentang pentingnya pengukuran tunjangan kinerja bagi dosen, bukan sekadar pemberian tunjangan otomatis. Menurutnya, hal ini perlu dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Video editan tersebut dikicaukan oleh sejumlah akun di media sosial dan memicu komentar negatif dari warganet, meskipun tidak sedikit yang meragukan keasliannya.&#13;
&#13;
Verifikasi oleh Grok, AI dari X, juga membantah klaim tersebut. Saat ditanya apakah Sri Mulyani benar-benar mengatakan guru adalah beban negara, teknologi kecerdasan buatan tersebut jelas membantah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut guru beban negara adalah informasi yang tidak benar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
