<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani membantah menyebut guru adalah beban negara. Menurutnya, video yang beredar adalah hoax dan hasil deepfake.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164084/ini-pernyataan-sri-mulyani-tentang-gaji-guru-yang-diviralkan-jadi-beban-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164084/ini-pernyataan-sri-mulyani-tentang-gaji-guru-yang-diviralkan-jadi-beban-negara"/><item><title> Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164084/ini-pernyataan-sri-mulyani-tentang-gaji-guru-yang-diviralkan-jadi-beban-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164084/ini-pernyataan-sri-mulyani-tentang-gaji-guru-yang-diviralkan-jadi-beban-negara</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164084/sri_mulyani-iqz5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164084/sri_mulyani-iqz5_large.jpg</image><title> Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membantah menyebut guru adalah beban negara. Menurutnya, video yang beredar adalah hoax dan hasil deepfake.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalak hoax Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara,&amp;quot; tegas kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
Video yang viral tersebut diambil dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025. Kemudian pernyataan ini diviralkan dan ditambahkan dengan narasi bahwa guru beban negara.&#13;
&#13;
Padahal, dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani kala itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
Sri Mulyani juga sempat menyinggung tentang pentingnya pengukuran tunjangan kinerja bagi dosen, bukan sekadar pemberian tunjangan otomatis. Menurutnya, hal ini perlu dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Video editan tersebut dikicaukan oleh sejumlah akun di media sosial dan memicu komentar negatif dari warganet, meskipun tidak sedikit yang meragukan keasliannya.&#13;
&#13;
Verifikasi oleh Grok, AI dari X juga membantah klaim tersebut. Saat ditanya apakah Sri Mulyani benar-benar mengatakan guru adalah beban negara, teknologi kecerdasan buatan tersebut jelas membantah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut &amp;quot;guru beban negara&amp;quot; adalah informasi yang tidak benar.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks dan merupakan hasil deepfake atau AI serta potongan tidak utuh dari pidato asli Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoax&amp;quot; kata Deni.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membantah menyebut guru adalah beban negara. Menurutnya, video yang beredar adalah hoax dan hasil deepfake.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalak hoax Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara,&amp;quot; tegas kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
Video yang viral tersebut diambil dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025. Kemudian pernyataan ini diviralkan dan ditambahkan dengan narasi bahwa guru beban negara.&#13;
&#13;
Padahal, dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani kala itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
Sri Mulyani juga sempat menyinggung tentang pentingnya pengukuran tunjangan kinerja bagi dosen, bukan sekadar pemberian tunjangan otomatis. Menurutnya, hal ini perlu dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Video editan tersebut dikicaukan oleh sejumlah akun di media sosial dan memicu komentar negatif dari warganet, meskipun tidak sedikit yang meragukan keasliannya.&#13;
&#13;
Verifikasi oleh Grok, AI dari X juga membantah klaim tersebut. Saat ditanya apakah Sri Mulyani benar-benar mengatakan guru adalah beban negara, teknologi kecerdasan buatan tersebut jelas membantah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut &amp;quot;guru beban negara&amp;quot; adalah informasi yang tidak benar.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks dan merupakan hasil deepfake atau AI serta potongan tidak utuh dari pidato asli Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoax&amp;quot; kata Deni.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
