<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 5 Persen</title><description>Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi 5,00% usai RDG BI Agustus 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan inflasi rendah dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, meski di luar ekspektasi pasar.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164183/breaking-news-bi-pangkas-suku-bunga-jadi-5-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164183/breaking-news-bi-pangkas-suku-bunga-jadi-5-persen"/><item><title>Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 5 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164183/breaking-news-bi-pangkas-suku-bunga-jadi-5-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/20/320/3164183/breaking-news-bi-pangkas-suku-bunga-jadi-5-persen</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164183/bi_pangkas_suku_bunga-GsUf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,00% (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164183/bi_pangkas_suku_bunga-GsUf_large.jpg</image><title> Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,00% (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,00%. Keputusan ini ditetapkan usai dilakukan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 19-20 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan menurunkan suku bunga berdasarkan asesmen menyeluruh, terutama seiring inflasi yang lebih rendah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan mendasarkan asesmen, proyeksi, dan berbagai arah ke depan, RDG BI pada 19 dan 20 Agustus 2025 memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen,&amp;rdquo; kata Perry dalam pengumuman hasil RDG BI periode Agustus di Jakarta, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
Adapun suku bunga Deposit Facility juga turun 25 bps menjadi 4,25 persen, demikian juga suku bunga Lending Facility turun 25 bps menjadi 5,75 persen&#13;
&#13;
Perry menuturkan keputusan penurunan suku bunga BI Rate ini konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi tahun 2025 dan 2026 di kisaran 2,5 - 1 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juga terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kapasitas perekonomian,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Adapun langkah BI kali ini di luar ekspektasi pasar.&#13;
&#13;
Sebelumnya Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, memproyeksikan BI tetap akan menahan suku bunga.&#13;
&#13;
&amp;quot;BI sudah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini. Kami perkirakan pemangkasan lanjutan sebesar 25 bps ke 5,0% baru akan dilakukan pada semester II-2025,&amp;quot; kata Rully dalam risetnya, Rabu (20/8).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rully menuturkan fundamental ekonomi masih cukup mendukung. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tercatat 5,12 persen yoy, lebih tinggi dari konsensus 4,8 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara rupiah sempat melemah 0,5 persen ke level Rp16.245 per dolar AS pada perdagangan kemarin, sehingga risiko volatilitas masih membayangi,&amp;quot; ujarnya Rully.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli 2025 tercatat sebesar 2,37 persen (year-on-year), naik dari 1,87 persen (yoy) pada Juni 2025.&#13;
&#13;
Secara bulanan, indeks harga konsumen (IHK) periode Juli 2025 mencapai 0,30 persen (month-to-month), naik dari bulan sebelumnya mencapai 0,19 persen.&#13;
&#13;
Inflasi inti turun menjadi 2,32 persen yoy, meningkat dari Juni 2025 yang mencapai 1,95 persen yoy.&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,00%. Keputusan ini ditetapkan usai dilakukan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 19-20 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan menurunkan suku bunga berdasarkan asesmen menyeluruh, terutama seiring inflasi yang lebih rendah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan mendasarkan asesmen, proyeksi, dan berbagai arah ke depan, RDG BI pada 19 dan 20 Agustus 2025 memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen,&amp;rdquo; kata Perry dalam pengumuman hasil RDG BI periode Agustus di Jakarta, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
Adapun suku bunga Deposit Facility juga turun 25 bps menjadi 4,25 persen, demikian juga suku bunga Lending Facility turun 25 bps menjadi 5,75 persen&#13;
&#13;
Perry menuturkan keputusan penurunan suku bunga BI Rate ini konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi tahun 2025 dan 2026 di kisaran 2,5 - 1 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juga terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kapasitas perekonomian,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Adapun langkah BI kali ini di luar ekspektasi pasar.&#13;
&#13;
Sebelumnya Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, memproyeksikan BI tetap akan menahan suku bunga.&#13;
&#13;
&amp;quot;BI sudah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini. Kami perkirakan pemangkasan lanjutan sebesar 25 bps ke 5,0% baru akan dilakukan pada semester II-2025,&amp;quot; kata Rully dalam risetnya, Rabu (20/8).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rully menuturkan fundamental ekonomi masih cukup mendukung. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tercatat 5,12 persen yoy, lebih tinggi dari konsensus 4,8 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara rupiah sempat melemah 0,5 persen ke level Rp16.245 per dolar AS pada perdagangan kemarin, sehingga risiko volatilitas masih membayangi,&amp;quot; ujarnya Rully.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli 2025 tercatat sebesar 2,37 persen (year-on-year), naik dari 1,87 persen (yoy) pada Juni 2025.&#13;
&#13;
Secara bulanan, indeks harga konsumen (IHK) periode Juli 2025 mencapai 0,30 persen (month-to-month), naik dari bulan sebelumnya mencapai 0,19 persen.&#13;
&#13;
Inflasi inti turun menjadi 2,32 persen yoy, meningkat dari Juni 2025 yang mencapai 1,95 persen yoy.&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
