<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bilang Guru Beban Negara? Ini Pernyataan Aslinya&amp;nbsp;</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/21/320/3164250/sri-mulyani-bilang-guru-beban-negara-ini-pernyataan-aslinya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/21/320/3164250/sri-mulyani-bilang-guru-beban-negara-ini-pernyataan-aslinya-nbsp"/><item><title>Sri Mulyani Bilang Guru Beban Negara? Ini Pernyataan Aslinya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/21/320/3164250/sri-mulyani-bilang-guru-beban-negara-ini-pernyataan-aslinya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/21/320/3164250/sri-mulyani-bilang-guru-beban-negara-ini-pernyataan-aslinya-nbsp</guid><pubDate>Kamis 21 Agustus 2025 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Razid Alvian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164250/menkeu_sri_mulyani-e3hD_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/320/3164250/menkeu_sri_mulyani-e3hD_large.png</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menyatakan, video yang beredar di media sosial adalah hoaks hasil rekayasa digital atau deepfake.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalak hoax Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara,&amp;quot; tegas kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta.&#13;
&#13;
Video viral yang menuding Sri Mulyani menyebut guru sebagai beban negara ternyata merupakan hasil manipulasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rekaman tersebut diambil dari pidato Menteri Keuangan dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025. Potongan video itu kemudian disebarkan dengan tambahan narasi yang bahwa guru beban negara.&#13;
&#13;
Padahal, dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani kala itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, Sri Mulyani juga menekankan perlunya evaluasi tunjangan kinerja bagi dosen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menilai tunjangan tidak seharusnya diberikan secara otomatis, melainkan melalui mekanisme pengukuran yang dapat dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&#13;
&#13;
Video hasil editan itu tersebar lewat sejumlah akun di media sosial dan langsung memicu komentar negatif warganet. Namun, tak sedikit pula pengguna yang meragukan keaslian rekaman tersebut.&#13;
&#13;
Verifikasi dari Grok, kecerdasan buatan milik X, turut membantah klaim tersebut. Saat ditelusuri, Grok menegaskan Sri Mulyani tidak pernah mengucapkan pernyataan bahwa guru adalah beban negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut &amp;quot;guru beban negara&amp;quot; adalah informasi yang tidak benar.&#13;
&#13;
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan video yang menampilkan Sri Mulyani seolah menyebut guru sebagai beban negara adalah hoaks.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjelaskan rekaman tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi AI (deepfake) dan potongan tidak utuh dari pidato asli Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoax&amp;quot; kata Deni.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menyatakan, video yang beredar di media sosial adalah hoaks hasil rekayasa digital atau deepfake.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalak hoax Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara,&amp;quot; tegas kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta.&#13;
&#13;
Video viral yang menuding Sri Mulyani menyebut guru sebagai beban negara ternyata merupakan hasil manipulasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rekaman tersebut diambil dari pidato Menteri Keuangan dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025. Potongan video itu kemudian disebarkan dengan tambahan narasi yang bahwa guru beban negara.&#13;
&#13;
Padahal, dalam pidato aslinya, Sri Mulyani berbicara tentang tantangan dalam klaster anggaran pendidikan, khususnya terkait gaji tenaga pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar,&amp;quot; ujar Sri Mulyani kala itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keuangan negara atau ada partisipasi masyarakat,&amp;quot; kata Sri Mulyani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, Sri Mulyani juga menekankan perlunya evaluasi tunjangan kinerja bagi dosen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menilai tunjangan tidak seharusnya diberikan secara otomatis, melainkan melalui mekanisme pengukuran yang dapat dibahas lebih lanjut oleh perguruan tinggi.&#13;
&#13;
Penggunaan frasa &amp;quot;tantangan keuangan negara&amp;quot; dalam pidato Sri Mulyani memang dapat ditafsirkan beragam, namun tidak secara otomatis dapat diartikan sebagai &amp;quot;beban&amp;quot;.&#13;
&#13;
Video hasil editan itu tersebar lewat sejumlah akun di media sosial dan langsung memicu komentar negatif warganet. Namun, tak sedikit pula pengguna yang meragukan keaslian rekaman tersebut.&#13;
&#13;
Verifikasi dari Grok, kecerdasan buatan milik X, turut membantah klaim tersebut. Saat ditelusuri, Grok menegaskan Sri Mulyani tidak pernah mengucapkan pernyataan bahwa guru adalah beban negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan &amp;#39;guru adalah beban negara&amp;#39;. Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai &amp;#39;tantangan bagi keuangan negara&amp;#39;, sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati,&amp;quot; tulis Grok.&#13;
&#13;
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa video yang menuduh Sri Mulyani menyebut &amp;quot;guru beban negara&amp;quot; adalah informasi yang tidak benar.&#13;
&#13;
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan video yang menampilkan Sri Mulyani seolah menyebut guru sebagai beban negara adalah hoaks.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjelaskan rekaman tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi AI (deepfake) dan potongan tidak utuh dari pidato asli Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu hoax&amp;quot; kata Deni.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Ini Pernyataan Sri Mulyani Tentang Gaji Guru yang Diviralkan Jadi Beban Negara&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
