<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Pede Pertumbuhan Ekonomi Tembus di Atas 5% pada Akhir Tahun</title><description>Gubernur BI, Perry Warjiyo, optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus di atas 5% pada akhir tahun 2025. Didukung oleh neraca pembayaran sehat, inflasi rendah, dan komitmen BI menjaga stabilitas rupiah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164704/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-tembus-di-atas-5-pada-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164704/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-tembus-di-atas-5-pada-akhir-tahun"/><item><title>Gubernur BI Pede Pertumbuhan Ekonomi Tembus di Atas 5% pada Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164704/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-tembus-di-atas-5-pada-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164704/gubernur-bi-pede-pertumbuhan-ekonomi-tembus-di-atas-5-pada-akhir-tahun</guid><pubDate>Jum'at 22 Agustus 2025 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/22/320/3164704/gubernur_bank_indonesia-CSrc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/22/320/3164704/gubernur_bank_indonesia-CSrc_large.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus di atas 5% pada tahun ini. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI pada Jumat (22/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sisi pertumbuhan, kami perkirakan tahun ini setelah realisasi pertumbuhan di kuartal 2 kemarin 5,12. Secara keseluruhan kami memperkirakan kisaran pertumbuhan 4,6% dengan kecenderungan tahun ini bisa sekitar 5,1%,&amp;quot; kata Perry.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Perry memproyeksikan bahwa tren pertumbuhan positif ini akan berlanjut hingga 2026. Di mana tahun depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada dalam rentang 4,7% hingga 5,5% dengan arah penurunan suku bunga dan ekspansi moneter likuiditas, dengan skenario optimistis mencapai 5,3%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu saja itu kami perkirakan juga bisa dicapai dengan sinergitas fiskal, moneter dan juga kebijakan-kebijakan sektor real,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Selain pertumbuhan ekonomi, Perry juga menyampaikan proyeksi positif terhadap nilai tukar rupiah. Ia menyebutkan bahwa rupiah diperkirakan akan tetap stabil, bahkan cenderung menguat, didukung oleh beberapa faktor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pertama adalah bahwa neraca pembayaran tetap sehat dengan defisit yang rendah sekitar 0,8% sampai 1,1% per PDB, kedua inflasi yang rendah, ketiga adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan keempat adalah komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan upayakan rupiah berada di sekitar Rp16.300 sehingga kami perkirakan rupiah pada tahun ini dan tahun depan kisarannya antara Rp16.000 sampai Rp16.500,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus di atas 5% pada tahun ini. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI pada Jumat (22/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sisi pertumbuhan, kami perkirakan tahun ini setelah realisasi pertumbuhan di kuartal 2 kemarin 5,12. Secara keseluruhan kami memperkirakan kisaran pertumbuhan 4,6% dengan kecenderungan tahun ini bisa sekitar 5,1%,&amp;quot; kata Perry.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Perry memproyeksikan bahwa tren pertumbuhan positif ini akan berlanjut hingga 2026. Di mana tahun depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada dalam rentang 4,7% hingga 5,5% dengan arah penurunan suku bunga dan ekspansi moneter likuiditas, dengan skenario optimistis mencapai 5,3%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu saja itu kami perkirakan juga bisa dicapai dengan sinergitas fiskal, moneter dan juga kebijakan-kebijakan sektor real,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Selain pertumbuhan ekonomi, Perry juga menyampaikan proyeksi positif terhadap nilai tukar rupiah. Ia menyebutkan bahwa rupiah diperkirakan akan tetap stabil, bahkan cenderung menguat, didukung oleh beberapa faktor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pertama adalah bahwa neraca pembayaran tetap sehat dengan defisit yang rendah sekitar 0,8% sampai 1,1% per PDB, kedua inflasi yang rendah, ketiga adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan keempat adalah komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan upayakan rupiah berada di sekitar Rp16.300 sehingga kami perkirakan rupiah pada tahun ini dan tahun depan kisarannya antara Rp16.000 sampai Rp16.500,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
