<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Proyeksi Inflasi 2025 di Level 2,5 Persen</title><description>Gubernur BI, Perry Warjiyo, memproyeksikan inflasi 2025 di 2,5%. Inflasi inti terkendali, volatile food ditekan, dan rupiah diperkirakan stabil didukung neraca pembayaran sehat, inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan komitmen BI.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164720/bi-proyeksi-inflasi-2025-di-level-2-5-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164720/bi-proyeksi-inflasi-2025-di-level-2-5-persen"/><item><title>BI Proyeksi Inflasi 2025 di Level 2,5 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164720/bi-proyeksi-inflasi-2025-di-level-2-5-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/22/320/3164720/bi-proyeksi-inflasi-2025-di-level-2-5-persen</guid><pubDate>Jum'at 22 Agustus 2025 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/22/320/3164720/bank_indonesia-oPQn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/22/320/3164720/bank_indonesia-oPQn_large.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memproyeksikan tingkat inflasi Indonesia pada tahun 2025 akan berada di angka 2,5 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami perkirakan inflasi tahun ini sekitar 2,5%,&amp;quot; ujar Perry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Jumat (22 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, inflasi inti yang terkendali mencerminkan kestabilan ekonomi.&#13;
&#13;
Dia menuturkan ada beberapa faktor pendorong yang menjadikan inflasi di tahun 2025 ini tetap berada di level yang cenderung rendah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Inflasi inti masih tetap rendah karena permintaan kita masih di bawah kapasitas output nasional di samping juga karena ekspektasi inflasi yang terjangkar,&amp;quot; jelas Perry.&#13;
&#13;
Selain tingkat inflasi, Perry juga mengklaim bahwa gejolak harga pangan atau volatile food akan terkendali. Ia menilai volatile food juga dapat ditekan berkat koordinasi antar instansi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Volatile food terkendali karena Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, dan kami kerahkan 46 kantor-kantor kami bersama pemerintah daerah untuk pengendalian inflasi pangan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perry turut menyampaikan proyeksi positif terhadap nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
Dia menyebutkan bahwa rupiah diperkirakan akan tetap stabil, bahkan cenderung menguat, didukung oleh beberapa faktor.&#13;
&#13;
Pertama adalah neraca pembayaran tetap sehat dengan defisit yang rendah sekitar 0,8% sampai 1,1% per PDB, kedua inflasi yang rendah, ketiga adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan keempat adalah komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan upayakan rupiah berada di sekitar Rp16.300 sehingga kami perkirakan rupiah pada tahun ini dan tahun depan kisarannya antara Rp16.000 sampai Rp16.500,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memproyeksikan tingkat inflasi Indonesia pada tahun 2025 akan berada di angka 2,5 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami perkirakan inflasi tahun ini sekitar 2,5%,&amp;quot; ujar Perry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Jumat (22 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, inflasi inti yang terkendali mencerminkan kestabilan ekonomi.&#13;
&#13;
Dia menuturkan ada beberapa faktor pendorong yang menjadikan inflasi di tahun 2025 ini tetap berada di level yang cenderung rendah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Inflasi inti masih tetap rendah karena permintaan kita masih di bawah kapasitas output nasional di samping juga karena ekspektasi inflasi yang terjangkar,&amp;quot; jelas Perry.&#13;
&#13;
Selain tingkat inflasi, Perry juga mengklaim bahwa gejolak harga pangan atau volatile food akan terkendali. Ia menilai volatile food juga dapat ditekan berkat koordinasi antar instansi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Volatile food terkendali karena Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, dan kami kerahkan 46 kantor-kantor kami bersama pemerintah daerah untuk pengendalian inflasi pangan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perry turut menyampaikan proyeksi positif terhadap nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
Dia menyebutkan bahwa rupiah diperkirakan akan tetap stabil, bahkan cenderung menguat, didukung oleh beberapa faktor.&#13;
&#13;
Pertama adalah neraca pembayaran tetap sehat dengan defisit yang rendah sekitar 0,8% sampai 1,1% per PDB, kedua inflasi yang rendah, ketiga adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan keempat adalah komitmen BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan upayakan rupiah berada di sekitar Rp16.300 sehingga kami perkirakan rupiah pada tahun ini dan tahun depan kisarannya antara Rp16.000 sampai Rp16.500,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
