<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bahas Skema Pembiayaan Baru World Bank</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Vice President for Development Finance World Bank, Akihiko Nishio.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/23/320/3164912/sri-mulyani-bahas-skema-pembiayaan-baru-world-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/23/320/3164912/sri-mulyani-bahas-skema-pembiayaan-baru-world-bank"/><item><title>Sri Mulyani Bahas Skema Pembiayaan Baru World Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/23/320/3164912/sri-mulyani-bahas-skema-pembiayaan-baru-world-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/23/320/3164912/sri-mulyani-bahas-skema-pembiayaan-baru-world-bank</guid><pubDate>Sabtu 23 Agustus 2025 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/23/320/3164912/sri_mulyani-zNDX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Bahas Skema Pembiayaan Baru World Bank (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/23/320/3164912/sri_mulyani-zNDX_large.jpg</image><title>Sri Mulyani Bahas Skema Pembiayaan Baru World Bank (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Vice President for Development Finance World Bank, Akihiko Nishio, di Jakarta, Jumat 22 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Pertemuan ini salah satunya membahas inisiatif Framework for Financial Incentives (FFI), sebuah skema pembiayaan baru yang dikembangkan Bank Dunia.&#13;
&#13;
Menurutnya, FFI dirancang untuk menghadirkan manfaat lintas negara dalam mengatasi tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, energi berkelanjutan, dan akses air bersih.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menyampaikan apresiasi karena World Bank terus melakukan inovasi instrumen pembiayaan yang relevan dan responsif untuk mengatasi isu-isu tersebut,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani di laman Instagram resminya, Sabtu (23/8/2025).&#13;
&#13;
Sri Mulyani menegaskan dukungan Indonesia terhadap misi Bank Dunia dalam memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia akan terus mendukung World Bank dalam mewujudkan misi dan tujuan dibentuknya&amp;mdash;untuk menghilangkan kemiskinan dan mendorong kesejahteraan bersama,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan pembangunan global sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi nasional.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Vice President for Development Finance World Bank, Akihiko Nishio, di Jakarta, Jumat 22 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Pertemuan ini salah satunya membahas inisiatif Framework for Financial Incentives (FFI), sebuah skema pembiayaan baru yang dikembangkan Bank Dunia.&#13;
&#13;
Menurutnya, FFI dirancang untuk menghadirkan manfaat lintas negara dalam mengatasi tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, energi berkelanjutan, dan akses air bersih.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menyampaikan apresiasi karena World Bank terus melakukan inovasi instrumen pembiayaan yang relevan dan responsif untuk mengatasi isu-isu tersebut,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani di laman Instagram resminya, Sabtu (23/8/2025).&#13;
&#13;
Sri Mulyani menegaskan dukungan Indonesia terhadap misi Bank Dunia dalam memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia akan terus mendukung World Bank dalam mewujudkan misi dan tujuan dibentuknya&amp;mdash;untuk menghilangkan kemiskinan dan mendorong kesejahteraan bersama,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan pembangunan global sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi nasional.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
