<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Hadapan Prabowo, Mentan: Harga Beras Sudah Turun</title><description>Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa harga beras saat ini menunjukkan tren penurunan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/26/320/3165473/di-hadapan-prabowo-mentan-harga-beras-sudah-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/26/320/3165473/di-hadapan-prabowo-mentan-harga-beras-sudah-turun"/><item><title>Di Hadapan Prabowo, Mentan: Harga Beras Sudah Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/26/320/3165473/di-hadapan-prabowo-mentan-harga-beras-sudah-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/26/320/3165473/di-hadapan-prabowo-mentan-harga-beras-sudah-turun</guid><pubDate>Selasa 26 Agustus 2025 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/26/320/3165473/mentan-IH8T_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Klaim Harga Beras Sudah Turun. (Foto: Okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/26/320/3165473/mentan-IH8T_large.jpg</image><title>Mentan Klaim Harga Beras Sudah Turun. (Foto: Okezone.com/Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa harga beras saat ini menunjukkan tren penurunan. Hal ini disampaikan Mentan dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai hasil Badan Pangan Nasional dan pengamatan lapangan, sekarang ini harga beras sudah berangsur-angsur turun. Kita terus melakukan operasi pasar besar-besaran berkelanjutan sampai Desember,&amp;rdquo; terangnya, Selasa (26/8/2025).&#13;
&#13;
Selain melaporkan terkait harga beras, Mentan Amran juga menyampaikan kelangsungan program optimalisasi lahan (oplah) dan cetak sawah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau oplah dan cetak sawah selesai secara bertahap selama tiga tahun berturut-turut, ini akan membuat swasembada ke depan itu sustain, berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Mentan Amran.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga beras melalui operasi pasar besar-besaran. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton beras SPHP hingga Desember.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beras SPHP yang disiapkan sebanyak 1,3 juta ton sampai Desember. Saat ini per harian kita sudah menyalurkan 6 ribu ton, target berikutnya 7 ribu ton, dan ke depan mencapai 10 ribu ton per hari,&amp;rdquo; jelas Mentan Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran memastikan stok beras pemerintah dalam kondisi aman. Ia mengklaim pencadangan beras pemerintah masih 3,9 juta ton. Angka ini dinilai sangat aman untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih cukup besar. Sangat, sangat aman. Kalau nanti kita SPHP-nya 1 juta, perkiraan akhir tahun itu minimal 2,5&amp;ndash;2,7 juta ton. Dan itu masih cukup tinggi,&amp;rdquo; katanya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa harga beras saat ini menunjukkan tren penurunan. Hal ini disampaikan Mentan dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai hasil Badan Pangan Nasional dan pengamatan lapangan, sekarang ini harga beras sudah berangsur-angsur turun. Kita terus melakukan operasi pasar besar-besaran berkelanjutan sampai Desember,&amp;rdquo; terangnya, Selasa (26/8/2025).&#13;
&#13;
Selain melaporkan terkait harga beras, Mentan Amran juga menyampaikan kelangsungan program optimalisasi lahan (oplah) dan cetak sawah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau oplah dan cetak sawah selesai secara bertahap selama tiga tahun berturut-turut, ini akan membuat swasembada ke depan itu sustain, berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Mentan Amran.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga beras melalui operasi pasar besar-besaran. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan 1,3 juta ton beras SPHP hingga Desember.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beras SPHP yang disiapkan sebanyak 1,3 juta ton sampai Desember. Saat ini per harian kita sudah menyalurkan 6 ribu ton, target berikutnya 7 ribu ton, dan ke depan mencapai 10 ribu ton per hari,&amp;rdquo; jelas Mentan Amran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mentan Amran memastikan stok beras pemerintah dalam kondisi aman. Ia mengklaim pencadangan beras pemerintah masih 3,9 juta ton. Angka ini dinilai sangat aman untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih cukup besar. Sangat, sangat aman. Kalau nanti kita SPHP-nya 1 juta, perkiraan akhir tahun itu minimal 2,5&amp;ndash;2,7 juta ton. Dan itu masih cukup tinggi,&amp;rdquo; katanya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
