<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra (ASII) Realisasikan Belanja Modal Rp8,8 Triliun pada Semester I-2025</title><description>Astra (ASII) merealisasikan belanja modal Rp8,8 triliun pada semester I 2025, terutama untuk pertambangan, agribisnis, dan otomotif. Total aset konsolidasi mencapai Rp487,79 triliun, naik 3?ri akhir 2024.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/27/278/3165761/astra-asii-realisasikan-belanja-modal-rp8-8-triliun-pada-semester-i-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/27/278/3165761/astra-asii-realisasikan-belanja-modal-rp8-8-triliun-pada-semester-i-2025"/><item><title>Astra (ASII) Realisasikan Belanja Modal Rp8,8 Triliun pada Semester I-2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/27/278/3165761/astra-asii-realisasikan-belanja-modal-rp8-8-triliun-pada-semester-i-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/27/278/3165761/astra-asii-realisasikan-belanja-modal-rp8-8-triliun-pada-semester-i-2025</guid><pubDate>Rabu 27 Agustus 2025 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/27/278/3165761/astra_realisasikan_belanja_modal-S39v_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Astra (ASII) Realisasikan Belanja Modal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/27/278/3165761/astra_realisasikan_belanja_modal-S39v_large.jpg</image><title>Astra (ASII) Realisasikan Belanja Modal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) mencatat realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp8,8 triliun pada semester I 2025.&#13;
&#13;
Dana tersebut terutama dialokasikan untuk pembelian alat berat di bisnis kontraktor pertambangan, kegiatan replanting di sektor agribisnis, serta pengembangan bisnis otomotif.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Direktur Astra, Rudy, mengatakan capex terbesar berasal dari sektor pertambangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita bicara tentang capex, realisasi belanja modal Astra sampai semester I 2025 itu sebesar Rp8,8 triliun. Terutama ini dipakai untuk pembelian alat berat untuk bisnis kontraktor pertambangan,&amp;rdquo; jelas Rudy dalam paparan publik, Rabu (27/8).&#13;
&#13;
Selain itu, perseroan juga mengalokasikan belanja modal untuk pemeliharaan lahan di Astra Agro serta pengadaan mesin produksi dan lahan baru di unit bisnis otomotif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di samping itu, kita juga ada kegiatan replanting dan mill spot maintenance di bisnis Astra Agro. Untuk otomotif, berupa pembelian mesin produksi di Astra Otoparts dan juga renovasi maupun pembelian lahan-lahan baru untuk cabang-cabang kita,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Hingga paruh pertama tahun ini, net capex Astra mencapai Rp8,24 triliun, relatif stabil dibandingkan Rp8,37 triliun pada periode yang sama 2024.&#13;
&#13;
Sementara itu, total aset konsolidasi per 30 Juni 2025 tercatat Rp487,79 triliun, naik 3 persen dari Rp471,36 triliun pada akhir 2024.&#13;
&#13;
Rudy menambahkan bahwa realisasi capex tersebut masih di bawah target awal tahun. Pada awal 2025, Astra mencanangkan capex sebesar Rp26 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun melihat situasi dan kondisi yang ada, rasanya kami akan sesuaikan dengan yang seharusnya kami spend dengan kondisi bisnis yang cukup challenging pada saat ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain belanja modal, Astra juga merealisasikan investasi sebesar Rp3,3 triliun hingga semester I 2025. Investasi tersebut mencakup pengembangan aset gudang logistik modern dan sektor kesehatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rasanya masih ada beberapa proyek dalam pipeline kami saat ini yang akan kami realisasikan di semester II 2025,&amp;rdquo; ujar Rudy.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) mencatat realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp8,8 triliun pada semester I 2025.&#13;
&#13;
Dana tersebut terutama dialokasikan untuk pembelian alat berat di bisnis kontraktor pertambangan, kegiatan replanting di sektor agribisnis, serta pengembangan bisnis otomotif.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Direktur Astra, Rudy, mengatakan capex terbesar berasal dari sektor pertambangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita bicara tentang capex, realisasi belanja modal Astra sampai semester I 2025 itu sebesar Rp8,8 triliun. Terutama ini dipakai untuk pembelian alat berat untuk bisnis kontraktor pertambangan,&amp;rdquo; jelas Rudy dalam paparan publik, Rabu (27/8).&#13;
&#13;
Selain itu, perseroan juga mengalokasikan belanja modal untuk pemeliharaan lahan di Astra Agro serta pengadaan mesin produksi dan lahan baru di unit bisnis otomotif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di samping itu, kita juga ada kegiatan replanting dan mill spot maintenance di bisnis Astra Agro. Untuk otomotif, berupa pembelian mesin produksi di Astra Otoparts dan juga renovasi maupun pembelian lahan-lahan baru untuk cabang-cabang kita,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Hingga paruh pertama tahun ini, net capex Astra mencapai Rp8,24 triliun, relatif stabil dibandingkan Rp8,37 triliun pada periode yang sama 2024.&#13;
&#13;
Sementara itu, total aset konsolidasi per 30 Juni 2025 tercatat Rp487,79 triliun, naik 3 persen dari Rp471,36 triliun pada akhir 2024.&#13;
&#13;
Rudy menambahkan bahwa realisasi capex tersebut masih di bawah target awal tahun. Pada awal 2025, Astra mencanangkan capex sebesar Rp26 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun melihat situasi dan kondisi yang ada, rasanya kami akan sesuaikan dengan yang seharusnya kami spend dengan kondisi bisnis yang cukup challenging pada saat ini,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain belanja modal, Astra juga merealisasikan investasi sebesar Rp3,3 triliun hingga semester I 2025. Investasi tersebut mencakup pengembangan aset gudang logistik modern dan sektor kesehatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rasanya masih ada beberapa proyek dalam pipeline kami saat ini yang akan kami realisasikan di semester II 2025,&amp;rdquo; ujar Rudy.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
