<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Drop 1,5 Persen, BEI: Itu Wajar, Fundamental Kita Masih Kuat</title><description>IHSG anjlok 1,5% di tengah aksi demo. BEI menegaskan fundamental pasar modal domestik masih kuat dan koreksi hanya bersifat teknikal. Investor diminta tetap rasional.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/278/3166355/ihsg-drop-1-5-persen-bei-itu-wajar-fundamental-kita-masih-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/278/3166355/ihsg-drop-1-5-persen-bei-itu-wajar-fundamental-kita-masih-kuat"/><item><title>IHSG Drop 1,5 Persen, BEI: Itu Wajar, Fundamental Kita Masih Kuat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/278/3166355/ihsg-drop-1-5-persen-bei-itu-wajar-fundamental-kita-masih-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/278/3166355/ihsg-drop-1-5-persen-bei-itu-wajar-fundamental-kita-masih-kuat</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/278/3166355/ihsg-VRf5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kondisi fundamental pasar modal domestik masih kuat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/278/3166355/ihsg-VRf5_large.jpg</image><title>Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kondisi fundamental pasar modal domestik masih kuat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kondisi fundamental pasar modal domestik masih kuat, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,5% sepanjang perdagangan di tengah aksi demo hari ini. IHSG ditutup melemah ke level 7.830.&#13;
&#13;
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan, pergerakan indeks yang sempat terkoreksi merupakan bagian dari mekanisme pasar.&#13;
Ia menegaskan, koreksi yang terjadi hanya bersifat teknikal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Koreksi yang bersifat teknikal itu wajar, yang penting sekali lagi fundamental (pasar) kita masih sangat kuat,&amp;quot; ujar Jeffrey saat ditemui wartawan di Gedung BEI, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
Menurut Jeffrey, kenaikan dan penurunan indeks merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar.&#13;
&#13;
Ia menilai, setelah sebelumnya indeks mencapai level tertinggi, ruang koreksi teknikal terbuka sebagai bagian dari mekanisme pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua bulan lalu kita bilang 7.700 tinggi, tapi sekarang kita bilang rendah, inilah dinamika pasar,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Jeffrey juga mengingatkan bahwa investor perlu tetap mengambil keputusan investasi secara rasional di tengah dinamika pergerakan indeks.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan-pesan kita yang selalu kita ulang-ulang itu, investor mengambil keputusan secara rasional,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dengan penegasan tersebut, BEI memastikan bahwa pihaknya tidak akan melakukan penyesuaian target penerbitan produk baru sebagai langkah pendalaman pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, semua masih on-track,&amp;quot; tegas Jeffrey.&#13;
&#13;
Diketahui, IHSG ditutup turun 1,53% ke 7.830,49. Nilai transaksi mencapai Rp22,73 triliun, dengan volume 50,5 miliar lembar saham.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kondisi fundamental pasar modal domestik masih kuat, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,5% sepanjang perdagangan di tengah aksi demo hari ini. IHSG ditutup melemah ke level 7.830.&#13;
&#13;
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan, pergerakan indeks yang sempat terkoreksi merupakan bagian dari mekanisme pasar.&#13;
Ia menegaskan, koreksi yang terjadi hanya bersifat teknikal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Koreksi yang bersifat teknikal itu wajar, yang penting sekali lagi fundamental (pasar) kita masih sangat kuat,&amp;quot; ujar Jeffrey saat ditemui wartawan di Gedung BEI, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
Menurut Jeffrey, kenaikan dan penurunan indeks merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar.&#13;
&#13;
Ia menilai, setelah sebelumnya indeks mencapai level tertinggi, ruang koreksi teknikal terbuka sebagai bagian dari mekanisme pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua bulan lalu kita bilang 7.700 tinggi, tapi sekarang kita bilang rendah, inilah dinamika pasar,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Jeffrey juga mengingatkan bahwa investor perlu tetap mengambil keputusan investasi secara rasional di tengah dinamika pergerakan indeks.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan-pesan kita yang selalu kita ulang-ulang itu, investor mengambil keputusan secara rasional,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dengan penegasan tersebut, BEI memastikan bahwa pihaknya tidak akan melakukan penyesuaian target penerbitan produk baru sebagai langkah pendalaman pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak, semua masih on-track,&amp;quot; tegas Jeffrey.&#13;
&#13;
Diketahui, IHSG ditutup turun 1,53% ke 7.830,49. Nilai transaksi mencapai Rp22,73 triliun, dengan volume 50,5 miliar lembar saham.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
