<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin Targetkan Nilai Perdagangan RI-India Tembus Rp822 Triliun&amp;nbsp;</title><description>Kadin Indonesia menargetkan nilai perdagangan dengan India mencapai Rp822 triliun. Pertemuan dengan Dubes India membahas tindak lanjut kerja sama di berbagai sektor demi meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166251/kadin-targetkan-nilai-perdagangan-ri-india-tembus-rp822-triliun-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166251/kadin-targetkan-nilai-perdagangan-ri-india-tembus-rp822-triliun-nbsp"/><item><title>Kadin Targetkan Nilai Perdagangan RI-India Tembus Rp822 Triliun&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166251/kadin-targetkan-nilai-perdagangan-ri-india-tembus-rp822-triliun-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166251/kadin-targetkan-nilai-perdagangan-ri-india-tembus-rp822-triliun-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/320/3166251/kadin_indonesia-fkbn_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kadin Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/320/3166251/kadin_indonesia-fkbn_large.JPG</image><title>Kadin Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menargetkan nilai perdagangan Indonesia dan India bisa tembus USD50 miliar atau setara Rp822 triliun. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.&#13;
&#13;
Menurutnya, saat ini total nilai perdagangan Indonesia dengan India telah mencapai sekitar USD30 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD23 miliar dan impor dari India USD7 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anindya membidik agar angka tersebut bisa ditingkatkan dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Targetnya mendapatkan angka ke USD50 miliar dalam waktu yang dekat,&amp;rdquo; ujar Anindya saat dijumpai usai menerima audiensi Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di The Convergence Indonesia Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (29 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Pertemuan Anindya dengan Dubes India sendiri selain membahas target perdagangan sebesar Rp822 triliun, juga membahas tindak lanjut hasil CEO Forum Indonesia - India yang sebelumnya digelar bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anindya mengungkapkan bahwa pembahasan difokuskan pada perkembangan sejumlah *working group* yang telah disepakati yang mencakup beberapa sektor, seperti manufaktur, kesehatan, teknologi, dan lain-lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi di sini bersama Pak Dubes, kita duduk, kita lihat di mana progress-nya. Mana yang masih belum jalan, apa yang mesti dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Anindya menambahkan, pertemuan ini juga sebagai persiapan kemungkinan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia awal tahun depan. Mengingat banyak kerja sama India dan Indonesia yang harus dilakukan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menilai tantangan utama hubungan kedua negara adalah menerjemahkan kedekatan diplomatik menjadi aktivitas ekonomi nyata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita adalah sahabat baik, tantangannya adalah bagaimana persahabatan itu diterjemahkan dalam kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja di Indonesia dan India, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, dalam konteks geopolitik global yang penuh ketidakpastian, kerja sama Indonesia - India menjadi semakin relevan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;India punya 1,4 miliar penduduk, Indonesia hampir 300 juta, dengan pendapatan yang terus meningkat. Pasar kita sendiri sangat besar. Jadi sebaiknya kita saling memanfaatkan pasar,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menargetkan nilai perdagangan Indonesia dan India bisa tembus USD50 miliar atau setara Rp822 triliun. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.&#13;
&#13;
Menurutnya, saat ini total nilai perdagangan Indonesia dengan India telah mencapai sekitar USD30 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD23 miliar dan impor dari India USD7 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anindya membidik agar angka tersebut bisa ditingkatkan dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Targetnya mendapatkan angka ke USD50 miliar dalam waktu yang dekat,&amp;rdquo; ujar Anindya saat dijumpai usai menerima audiensi Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di The Convergence Indonesia Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (29 Agustus 2025).&#13;
&#13;
Pertemuan Anindya dengan Dubes India sendiri selain membahas target perdagangan sebesar Rp822 triliun, juga membahas tindak lanjut hasil CEO Forum Indonesia - India yang sebelumnya digelar bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anindya mengungkapkan bahwa pembahasan difokuskan pada perkembangan sejumlah *working group* yang telah disepakati yang mencakup beberapa sektor, seperti manufaktur, kesehatan, teknologi, dan lain-lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi di sini bersama Pak Dubes, kita duduk, kita lihat di mana progress-nya. Mana yang masih belum jalan, apa yang mesti dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Anindya menambahkan, pertemuan ini juga sebagai persiapan kemungkinan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia awal tahun depan. Mengingat banyak kerja sama India dan Indonesia yang harus dilakukan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menilai tantangan utama hubungan kedua negara adalah menerjemahkan kedekatan diplomatik menjadi aktivitas ekonomi nyata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita adalah sahabat baik, tantangannya adalah bagaimana persahabatan itu diterjemahkan dalam kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja di Indonesia dan India, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, dalam konteks geopolitik global yang penuh ketidakpastian, kerja sama Indonesia - India menjadi semakin relevan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;India punya 1,4 miliar penduduk, Indonesia hampir 300 juta, dengan pendapatan yang terus meningkat. Pasar kita sendiri sangat besar. Jadi sebaiknya kita saling memanfaatkan pasar,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
