<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG hingga Rupiah Anjlok Imbas Ada Demo, Sesmenko Susiwijono: Itu Respons yang Wajar! </title><description>Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 meskipun IHSG dan Rupiah tertekan akibat demo di Jakarta. Berbagai instrumen disiapkan untuk menjaga stabilitas.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166292/ihsg-hingga-rupiah-anjlok-imbas-ada-demo-sesmenko-susiwijono-itu-respons-yang-wajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166292/ihsg-hingga-rupiah-anjlok-imbas-ada-demo-sesmenko-susiwijono-itu-respons-yang-wajar"/><item><title>IHSG hingga Rupiah Anjlok Imbas Ada Demo, Sesmenko Susiwijono: Itu Respons yang Wajar! </title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166292/ihsg-hingga-rupiah-anjlok-imbas-ada-demo-sesmenko-susiwijono-itu-respons-yang-wajar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/08/29/320/3166292/ihsg-hingga-rupiah-anjlok-imbas-ada-demo-sesmenko-susiwijono-itu-respons-yang-wajar</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/320/3166292/sesmenko_susiwijono-MLG9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sesmenko Susiwijono soal Rupiah dan IHSG Turun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/320/3166292/sesmenko_susiwijono-MLG9_large.jpg</image><title>Sesmenko Susiwijono soal Rupiah dan IHSG Turun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menanggapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang terjadi sejalan dengan aksi unjuk rasa di Jakarta.&#13;
&#13;
Sesmenko menilai kondisi tersebut merupakan respons wajar pasar terhadap perkembangan situasi terkini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh situasi hari ini, saya kira kan itu biasa lah merespon situasi perkembangan, mudah-mudahan sih perkembangannya kondusif ya,&amp;rdquo; kata Susiwijono kepada wartawan di kantornya, Jumat (29/08/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah tetap optimistis menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2025.&#13;
&#13;
Dia menekankan pentingnya memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk mendorong aktivitas ekonomi lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kita berharap ini kan kuartal III kan harus kita dorong lebih tinggi lagi, ini sudah akhir Agustus, kesempatannya tinggal di September,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susiwijono menambahkan bahwa pemerintah bersama otoritas terkait telah menyiapkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami dengan teman-teman sudah menyiapkan berbagai instrumen sepenuhnya untuk ekonomi dan lain-lain, dan mudah-mudahan ini situasi hari ini juga kondusif karena kita berharap sisa waktu tinggal sebulan di kuartal III bisa kami dorong betul,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Terkait pergerakan pasar keuangan, ia menegaskan IHSG memiliki mekanisme tersendiri dalam merespons dinamika yang terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kalau respon tadi masalah IHSG, saya kira market kan sudah punya mekanisme sendiri untuk merespon itu. Tapi kita berharap mudah-mudahan kondusif, karena minggu depan sudah September, sudah bulan akhir di kuartal III,&amp;rdquo; tutur Susiwijono.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, IHSG dan rupiah pada perdagangan hari ini bergerak cenderung tertekan seiring meningkatnya tensi politik di ibu kota, meski pemerintah optimistis kondisi pasar akan kembali stabil dalam waktu dekat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menanggapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang terjadi sejalan dengan aksi unjuk rasa di Jakarta.&#13;
&#13;
Sesmenko menilai kondisi tersebut merupakan respons wajar pasar terhadap perkembangan situasi terkini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh situasi hari ini, saya kira kan itu biasa lah merespon situasi perkembangan, mudah-mudahan sih perkembangannya kondusif ya,&amp;rdquo; kata Susiwijono kepada wartawan di kantornya, Jumat (29/08/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah tetap optimistis menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2025.&#13;
&#13;
Dia menekankan pentingnya memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk mendorong aktivitas ekonomi lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kita berharap ini kan kuartal III kan harus kita dorong lebih tinggi lagi, ini sudah akhir Agustus, kesempatannya tinggal di September,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susiwijono menambahkan bahwa pemerintah bersama otoritas terkait telah menyiapkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami dengan teman-teman sudah menyiapkan berbagai instrumen sepenuhnya untuk ekonomi dan lain-lain, dan mudah-mudahan ini situasi hari ini juga kondusif karena kita berharap sisa waktu tinggal sebulan di kuartal III bisa kami dorong betul,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Terkait pergerakan pasar keuangan, ia menegaskan IHSG memiliki mekanisme tersendiri dalam merespons dinamika yang terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kalau respon tadi masalah IHSG, saya kira market kan sudah punya mekanisme sendiri untuk merespon itu. Tapi kita berharap mudah-mudahan kondusif, karena minggu depan sudah September, sudah bulan akhir di kuartal III,&amp;rdquo; tutur Susiwijono.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, IHSG dan rupiah pada perdagangan hari ini bergerak cenderung tertekan seiring meningkatnya tensi politik di ibu kota, meski pemerintah optimistis kondisi pasar akan kembali stabil dalam waktu dekat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
