<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Tegaskan Tak Ada Trading Halt Perdagangan Saham</title><description>IHSG terkoreksi tajam, namun BEI memastikan tidak akan memberlakukan trading halt. Fundamental pasar Indonesia tetap kuat, didukung penambahan bobot emiten dalam indeks global. Investor diimbau bijak dan tidak terpengaruh rumor.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/278/3166861/bei-tegaskan-tak-ada-trading-halt-perdagangan-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/278/3166861/bei-tegaskan-tak-ada-trading-halt-perdagangan-saham"/><item><title>BEI Tegaskan Tak Ada Trading Halt Perdagangan Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/278/3166861/bei-tegaskan-tak-ada-trading-halt-perdagangan-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/278/3166861/bei-tegaskan-tak-ada-trading-halt-perdagangan-saham</guid><pubDate>Senin 01 September 2025 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/01/278/3166861/ihsg-gl0f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Meski IHSG dibayangi aksi jual, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tidak akan menerapkan pembekuan sementara. (Foto: okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/01/278/3166861/ihsg-gl0f_large.jpg</image><title>Meski IHSG dibayangi aksi jual, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tidak akan menerapkan pembekuan sementara. (Foto: okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot karena meningkatnya aksi jual investor terhadap saham-saham big cap. Koreksi IHSG hampir 6%, sejak menyentuh level tertinggi lebih dari 8.000, sampai tergerus hingga 7.500 dalam waktu kurang dari 3 hari.&#13;
&#13;
Meski IHSG dibayangi aksi jual, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tidak akan menerapkan pembekuan sementara perdagangan alias trading halt.&#13;
&#13;
Bursa juga belum berkeinginan untuk mengubah lagi aturan trading halt, yang sebelumnya ditetapkan apabila indeks turun lebih dari 5%. Kini aturan ini mensyaratkan lebih dari 8%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum,&amp;rdquo; kata Direktur Utama BEI Iman Rachman saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).&#13;
&#13;
Sesuai aturan yang baru, trading halt memiliki ketentuan bahwa perdagangan saham akan dihentikan selama 30 menit apabila IHSG turun lebih dari 8% dalam sehari.&#13;
&#13;
Ini bakal dilanjutkan apabila koreksi terjadi lebih dari 15%.&#13;
&#13;
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengharapkan investor dapat bijak dalam menyikapi dinamika pasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lihat memang ada dampak yang positif dan tentunya kepada para investor untuk betul-betul bijak dalam berinvestasi, tidak berdasarkan rumor, tapi berdasarkan fakta. Itu yang utama,&amp;rdquo; ujar Inarno di Gedung BEI, Senin (1/9).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
IHSG dalam beberapa hari terakhir tertekan akibat arus keluar dana asing. Namun BEI menegaskan fundamental pasar Indonesia tetap kuat.&#13;
&#13;
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan penambahan bobot emiten dalam indeks global seperti MSCI dan FTSE menjadi bukti bahwa pasar modal RI diperhitungkan di mata global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fundamental kita masih bagus, indeks kita juga. Kemarin MSCI rebalancing, bobot kita naik, FTSE juga ada inclusion, weight-nya juga naik. Ini menunjukkan bahwa market kita bagus dan kuat,&amp;rdquo; tutur Irvan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot karena meningkatnya aksi jual investor terhadap saham-saham big cap. Koreksi IHSG hampir 6%, sejak menyentuh level tertinggi lebih dari 8.000, sampai tergerus hingga 7.500 dalam waktu kurang dari 3 hari.&#13;
&#13;
Meski IHSG dibayangi aksi jual, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tidak akan menerapkan pembekuan sementara perdagangan alias trading halt.&#13;
&#13;
Bursa juga belum berkeinginan untuk mengubah lagi aturan trading halt, yang sebelumnya ditetapkan apabila indeks turun lebih dari 5%. Kini aturan ini mensyaratkan lebih dari 8%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Belum,&amp;rdquo; kata Direktur Utama BEI Iman Rachman saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).&#13;
&#13;
Sesuai aturan yang baru, trading halt memiliki ketentuan bahwa perdagangan saham akan dihentikan selama 30 menit apabila IHSG turun lebih dari 8% dalam sehari.&#13;
&#13;
Ini bakal dilanjutkan apabila koreksi terjadi lebih dari 15%.&#13;
&#13;
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengharapkan investor dapat bijak dalam menyikapi dinamika pasar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lihat memang ada dampak yang positif dan tentunya kepada para investor untuk betul-betul bijak dalam berinvestasi, tidak berdasarkan rumor, tapi berdasarkan fakta. Itu yang utama,&amp;rdquo; ujar Inarno di Gedung BEI, Senin (1/9).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
IHSG dalam beberapa hari terakhir tertekan akibat arus keluar dana asing. Namun BEI menegaskan fundamental pasar Indonesia tetap kuat.&#13;
&#13;
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan penambahan bobot emiten dalam indeks global seperti MSCI dan FTSE menjadi bukti bahwa pasar modal RI diperhitungkan di mata global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fundamental kita masih bagus, indeks kita juga. Kemarin MSCI rebalancing, bobot kita naik, FTSE juga ada inclusion, weight-nya juga naik. Ini menunjukkan bahwa market kita bagus dan kuat,&amp;rdquo; tutur Irvan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
