<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Indonesia Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa terjadi deflasi pada Agustus 2025 secara bulanan sebesar 0,08 persen terhadap Juli 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/320/3166832/bps-indonesia-deflasi-0-08-persen-di-agustus-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/320/3166832/bps-indonesia-deflasi-0-08-persen-di-agustus-2025"/><item><title>BPS: Indonesia Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/320/3166832/bps-indonesia-deflasi-0-08-persen-di-agustus-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/09/01/320/3166832/bps-indonesia-deflasi-0-08-persen-di-agustus-2025</guid><pubDate>Senin 01 September 2025 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/01/320/3166832/inflasi-v49a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS: Indonesia Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/01/320/3166832/inflasi-v49a_large.jpg</image><title>BPS: Indonesia Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa terjadi deflasi pada Agustus 2025 secara bulanan sebesar 0,08 persen terhadap Juli 2025.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, selain deflasi bulanan, terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 108,51 pada Agustus 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 108,51 pada Agustus 2025,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (1/9/2025).&#13;
&#13;
Secara tahunan (yoy) juga terjadi inflasi sebesar 2,31 persen dan secara tahun kalender (ytd) terjadi inflasi 1,69 persen.&#13;
&#13;
Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan/minuman dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,29 persen dan memberikan andil deflasi sebesar 0,08 persen.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini adalah tomat yang memberikan andil deflasi sebesar 0,10 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil deflasi cukup besar antara lain, cabai rawit dengan andil inflasi masing-masing 0,07 persen, tarif angkutan udara 0,03 persen, bensin 0,02 persen.&#13;
&#13;
Selain itu, masih ada komoditas yang masih memberikan andil inflasi di Agustus 2025 yaitu bawang merah 0,05 persen dan beras 0,03 persen.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa terjadi deflasi pada Agustus 2025 secara bulanan sebesar 0,08 persen terhadap Juli 2025.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, selain deflasi bulanan, terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 108,51 pada Agustus 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,60 pada Juli 2025 menjadi 108,51 pada Agustus 2025,&amp;quot; kata Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (1/9/2025).&#13;
&#13;
Secara tahunan (yoy) juga terjadi inflasi sebesar 2,31 persen dan secara tahun kalender (ytd) terjadi inflasi 1,69 persen.&#13;
&#13;
Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan/minuman dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,29 persen dan memberikan andil deflasi sebesar 0,08 persen.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini adalah tomat yang memberikan andil deflasi sebesar 0,10 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil deflasi cukup besar antara lain, cabai rawit dengan andil inflasi masing-masing 0,07 persen, tarif angkutan udara 0,03 persen, bensin 0,02 persen.&#13;
&#13;
Selain itu, masih ada komoditas yang masih memberikan andil inflasi di Agustus 2025 yaitu bawang merah 0,05 persen dan beras 0,03 persen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
